Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Pelatihan Eksekusi Perdata di Pengadilan Agama: “Intinya berani, selebihnya teori”
Berita

Pelatihan Eksekusi Perdata di Pengadilan Agama: “Intinya berani, selebihnya teori”

M. Natsir AsnawiM. Natsir Asnawi17 October 2025 • 20:59 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Megamendung, 13-17 Oktober 2025

Pelatihan eksekusi perdata merupakan salah satu program pelatihan di lingkungan Peradilan Agama yang dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi para pimpinan Pengadilan Agama dalam mengatasi hambatan-hambatan eksekusi. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring menggunakan media Zoom Meetings. Pelatihan ini secara khusus dirancang untuk mengatasi berbagai kendala eksekusi yang kerap menjadi batu sandungan dalam penegakan hukum. Mulai dari eksekusi harta Bersama, eksekusi perkara waris, sita eksekutorial atas aset tidak bergerak, hingga strategi menghadapi pihak-pihak yang secara sengaja menghambat proses eksekusi

Sebanyak 156 orang Hakim dan Pimpinan dari Pengadilan Agama di seluruh Indonesia telah mengikuti sebuah pelatihan peningkatan kapasitas yang berskala nasional. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda strategis Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan kinerja peradilan. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah ini menunjukkan komitmen kolektif dalam membangun peradilan yang modern, akuntabel, dan berwibawa.

Acara pembukaan pelatihan secara resmi dibuka oleh Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H., selaku Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung RI. Dalam sambutan pembukaannya yang berisi arahan strategis, beliau menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan suatu wujud komitmen nyata dan langkah konkret Mahkamah Agung dalam mendorong terwujudnya peningkatan indeks eksekutabilitas putusan perdata. Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa eksekusi putusan membutuhkan keberanian Ketua. “Ini adalah poin utama karena jika tidak ada keberanian, semua diksi teoretis menjadi tidak berarti,” jelas Kepala BSDK. Di akhir sambutan, Kepala BSDK menegaskan Kembali bahwa eksekusi merupakan fondasi utama untuk memastikan bahwa keadilan yang dijatuhkan oleh hakim tidak hanya berada di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh para pencari keadilan,” ujar Dr. Syamsul Arief.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan ini dinilai sebagai suatu upaya strategis yang sejalan dan relevan dengan agenda transformasi peradilan menuju peradilan modern. Dalam konteks ini, peningkatan kapasitas hakim dianggap sebagai kunci dalam menyongsong tantangan hukum yang semakin kompleks, sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan peradilan yang cepat, tepat, dan memiliki daya ungkit yang kuat terhadap kepastian hukum di Indonesia.

Problematika Eksekutabilitas Putusan

Rendahnya eksekutabilitas putusan bukan sekadar persoalan teknis yudisial, melainkan sebuah masalah sistemik yang telah menyentuh level perhatian nasional. Bukti seriusnya komitmen pemerintah terhadap isu ini tercermin dari dimuatnya upaya peningkatan eksekutabilitas putusan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), menjadikannya agenda strategis bangsa yang memerlukan penanganan kolaboratif.

Fakta bahwa persentase eksekutabilitas hingga kini masih berada pada angka yang rendah mengindikasikan bahwa akar permasalahannya sangat dalam dan multidimensi. Di level teknis, hambatan seringkali berawal dari rumusan amar putusan yang tidak jelas dan multi-tafsir, sehingga menimbulkan kerumitan dalam implementasinya. Sementara itu, pada aspek non-teknis, masalah seperti mahalnya biaya eksekusi dan kompleksnya prosedur administratif sering kali menjadi tembok penghalang yang justru membuat putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tidak dapat dijalankan

Kurikulum Pelatihan Eksekusi

Pelatihan eksekusi ini secara khusus dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi menyeluruh, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan, dalam melaksanakan eksekusi putusan. Lebih dari sekadar teori, pelatihan ini diformulasikan untuk membekali peserta dengan seperangkat alat praktis guna mengidentifikasi, menganalisis, dan menetralisasi berbagai hambatan eksekusi yang kompleks dan sering kali tak terduga di lapangan.

Selama sepekan, peserta menerima materi dari para narasumber dan difasilitasi langsung oleh para Hakim Tinggi/Hakim Yustisial Pusdiklat Teknis Peradilan, yaitu: Dr. H. Jarkasih, M.H. (Koordinator), Dr. H. Sriyatin, S.Ag., M.Ag., M.H.; Dr. Cik Basir, S.H., M.H.I.; Dr. Fitriyel Hanif, S.Ag., M.Ag.; Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., dan Dr. M. Natsir Asnawi, S.H.I., M.H.

Sesuai kurikulum pelatihan eksekusi perdata di Pengadilan Agama, pelatihan eksekusi ini mencakup 10 (sepuluh) materi, yaitu:

  1. Kapita Selekta Permasalahan Eksekusi;
  2. Pengertian, Asas, dan Sumber Hukum Eksekusi;
  3. Prosedur Awal Pelaksanaan Eksekusi;
  4. Eksekusi Riil;
  5. Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang dan Eksekusi Melakukan Suatu Perbuatan;
  6. Sita Eksekusi dan Lelang Eksekusi;
  7. Strategi Teknis Pelaksanaan Eksekusi ;
  8. Penundaan Eksekusi dan Eksekusi Non-Eksekutabel;
  9. Bedah Kasus;
  10. Diskusi Permasalahan Eksekusi

Selama pelatihan berlangsung, antusiasme peserta terlihat nyata dalam setiap sesi. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendengar pasif, tetapi secara aktif dan kritis menyampaikan berbagai pendapat serta pertanyaan substantif yang langsung ditujukan kepada para narasumber. Dinamika interaksi yang terbangun menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan para peserta terhadap solusi praktis dalam menghadapi tantangan eksekusi di lapangan.

Lebih dari sekadar dialog satu arah, pelatihan ini berhasil menciptakan ruang berbagi yang konstruktif di mana para peserta dengan sukarela membuka pengalaman lapangan mereka masing-masing. Berbagai studi kasus nyata tentang kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan eksekusi dibahas secara terbuka, mulai dari kendala teknis hingga hambatan non-teknis yang sering dihadapi. Pertukaran pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan bersama, tetapi juga membangun koleksi best practices yang dapat dijadikan referensi dalam menangani kasus-kasus eksekusi di masa depan.

Pada sesi diskusi kelompok, para peserta secara aktif mendalami dan mendiskusikan beragam permasalahan aktual eksekusi yang sering dihadapi di lapangan. Berangkat dari analisis mendalam terhadap akar masalah, setiap kelompok tidak hanya berhenti pada identifikasi persoalan, tetapi secara kolaboratif menyusun rancangan aksi penyelesaian yang konkret dan aplikatif. Lebih jauh lagi, para peserta juga menyusun grand design penanganan masalah eksekusi yang komprehensif, yang dirancang sebagai peta jalan strategis untuk memastikan pemenuhan hak-hak hukum semua pihak secara efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

M. Natsir Asnawi
M. Natsir Asnawi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB

Persiapan Pelatihan Dasar CPNS 2026: Fokus pada Blended Learning, Kedisiplinan, dan Inovasi Pembelajaran

13 January 2026 • 11:33 WIB

Ketua MA Sampaikan “Representasi Dan Kepemimpinan Hakim Perempuan Adalah Bagian Dari Strategi Membangun Peradilan Yang Berwibawa” Dalam Pembukaan Kegiatan Orientasi Dan Pelatihan Mentoring Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia

13 January 2026 • 10:42 WIB
Demo
Top Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Don't Miss

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

By Muhammad Adiguna Bimasakti15 January 2026 • 08:06 WIB

Sistem peradilan di Indonesia pada awalnya dirancang sederhana, dengan seluruh jenis perkara ditangani oleh Pengadilan-Pengadilan…

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire SuaraBSDK Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Abdul Ghani
  • Abiandri Fikri Akbar
  • Agus Digdo Nugroho
  • Ahmad Junaedi
  • Anderson Peruzzi Simanjuntak
Lihat semua →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.