Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Author: Fariz Prasetyo Aji
Dalam perkara pengasuhan anak, prinsip kepentingan terbaik bagi anak (best interest of the child) hampir selalu hadir dalam pertimbangan putusan. Ia menjadi kaidah normatif yang diulang lintas putusan dan lintas tingkat peradilan. Namun kehadiran yang rutin ini kurang secara konsisten dioperasionalkan sebagai alat uji penalaran hukum dalam menilai fakta dan menentukan putusan. Tulisan ini berangkat dari satu pertanyaan, bagaimana seharusnya metodologi digunakan untuk mempertimbangkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, karena tanpa kerangka metodologi yang jelas, kepentingan terbaik anak berisiko direduksi menjadi preferensi subjektif hakim yang dibungkus bahasa normatif. Alih-alih melindungi anak, praktik semacam ini justru membuka ruang disparitas putusan, bias…
Dalam ruang sidang, hukum sering hadir sebagai teks yang harus diterapkan. Namun di balik pasal dan frasa yang tegas, terdapat dua pertanyaan yang menyertai setiap langkah Hakim: mengapa sebuah aturan ada? dan bagaimana aturan itu dapat dipahami dengan benar? Dua pertanyaan ini, dikenal sebagai causa essendi dan causa cognoscendi. Meskipun istilahnya berasal dari kosakata filsafat klasik, keduanya sesungguhnya berhubungan sangat erat dengan peran Hakim sebagai penjaga hukum. Ketika dibaca lebih dalam, kedua causa ini memperlihatkan bahwa tugas Hakim tidak semata mengakhiri perkara, tetapi juga menanggapi dan mengatasi problem yang melatarbelakanginya. Causa Essendi: Alasan Suatu Aturan Lahir Causa essendi merujuk pada…
Tidak ada yang lebih sepi daripada suara sungai yang naik perlahan sebelum menghantam pemukiman manusia. Setiap banjir selalu dimulai dengan bisikan curah hujan terlampau ekstrem, debit sungai meninggi, tanah yang tak lagi mampu menampung air, dan peringatan dini yang kita dengar tanpa benar-benar mendengarkan. Beberapa minggu terakhir, banjir melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ribuan rumah hanyut, ribuan warga mengungsi, dan puluhan bahkan ratusan nyawa hilang. Bukan karena kita tidak diberi tahu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem beberapa hari sebelumnya. Informasi sudah tersebar melalui kanal resmi, media sosial, dan koordinasi dengan pemerintah…

