Author: Syihabuddin

Avatar photo

Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Time Flies Tanpa terasa kita sudah berada di penghujung akhir 2025. Rasanya baru kemarin memasuki tahun di mana terdapat 1451 Hakim baru dikukuhkan oleh YM Ketua Mahkamah Agung di hadapan Presiden. Itu lah waktu, bergerak pelan, berjalan lambat, merangkak perlahan tapi pasti. Waktu akan terus berlalu dan berganti, tanpa ada yang dapat menghentikannya, kecuali Sang Pencipta Waktu itu sendiri. Demikianlah ketetapan Allah, sebagai salah satu tanda kebesaran-Nya. Pada umumnya pergantian masa atau waktu ditandai dengan berbagai peristiwa yang khas. Pergantian jam ditandai dengan dentingan bunyi lonceng atau bel. Pergantian siang ke malam ditandai keluarnya kelelawar dari sarangnya. Sebaliknya, kehadiran pagi…

Read More

Korea dan Budaya Pop Global Mendengar kata Korea, yang terlintas dalam benak sebagian besar kita mungkin kombinasi antara budaya pop global (K-Pop, K-Drama), teknologi maju (Samsung, LG), makanan lezat (Kimchi, BBQ), sejarah unik yang terbagi (Utara & Selatan), keindahan alam pegunungan dan empat musim, maupun masyarakatnya yang terkenal disiplin, modern, namun tetap memegang tradisi (seperti Hanbok dan etos kerja kuat). Sebagai bagian penting dari dinamika masyarakat, eksistensi hukum juga turut mewarnai corak budaya pop Korea. Beberapa Drakor menjadikan penegakan hukum sebagai latar dan sekaligus jalan cerita dan inti dari pesan yang ingin disampaikan. Sebut saja di antaranya serial Extraordinary Attorney…

Read More

Senin, 1 Desember 2025 bertempat di Ruang Thamrin Hotel Double Tree Jakarta Pusat, YM Wakil Ketua MA Bidang Yudisial Bapak H. Suharto, S.H., M.Hum., secara resmi membuka Tarining of Trainer Penanganan Perkara Tindak Pidana Terorisme. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 1 s/d 5 Desember 2025 ini diikuti oleh 21 Hakim, terdiri dari Hakim Yustisial BSDK, Anggota Pokja Penyusunan Raperma Pedoman Pemidanaan Tindak Pidana Terorisme dan Hakim PN serta PT yang telah mengikuti Pelatihan Penanganan Perkara Terorisme, terutama dari wilayah PT Jakarta. Pembukaan ToT dihadiri pula oleh YM Ketua Kamar Pidana selaku Ketua Pokja Terorisme, Dr. Prim Hariyadi, S.H., M.H., Wakil Ketua…

Read More

Semua Ada Batasnya Sesi filsafat kali ini membahas “kematian”, topik yang mungkin bagi kebanyakan orang absurd untuk dibicarakan, tetapi bersama Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, ratusan Hakim muda mendengarkan dan mendiskusikan dengan cukup antusias dan tajam menghunjam selama lebih dari 3 jam. Mengawali paparan, Prof. Komar mengajukan pertanyaan menggelitik: “Kapan waktu belajar paling produktif?” Jawabannya adalah saat waktu belajar dibatasi, atau saat kita hanya punya sedikit waktu untuk menghadapi ujian. Melalui Sistem Kebut Semalam, kita lebih produktif dalam belajar. Dalam lari marathon, ada garis finish. Pada permainan sepakbola, ada batasan waktu. Garis finish dan waktu 2 x45 menit tersebut, membuat pelari…

Read More

Ada yang menarik pada seri kuliah Filsafat Keadilan yang disampaikan oleh Syamsul Arief, Kepala BSDK MA pada siang tadi (Senin, 17/11/25). Kuliah Filsafat Online pertama bagi dunia peradilan Indonesia itu diberi judul : “Hakim Sebagai Subyek Sintesis : Dari Positivisme Hukum ke Kebijaksanaan”. Materi yang disampaikan Syamsul itu menggunakan pisau analisis Hegelian dalam membaca dialektika mazhab hukum kodrat sebagai tesis ke mazhab hukum positivisme sebagai antitesis dan memilih mazhab Critical Legal Studies (CLS) dan Economic and Law Richard Posner sebagai Sintesis. Syamsul menjelaskan bahwa mula-mula, hukum itu lahir dari nurani, bukan dari pasal. Tapi manusia kemudian jatuh cinta pada kekuasaan,…

Read More