Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Prof. Komarudin hidayat: Membicarakan Kematian Membuat Hidup Lebih Produktif

Prof. Komarudin hidayat: Membicarakan Kematian Membuat Hidup Lebih Produktif

SyihabuddinBy SyihabuddinNovember 21, 2025 · 12:35 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Semua Ada Batasnya

Sesi filsafat kali ini membahas “kematian”, topik yang mungkin bagi kebanyakan orang absurd untuk dibicarakan, tetapi bersama Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, ratusan Hakim muda mendengarkan dan mendiskusikan dengan cukup antusias dan tajam menghunjam selama lebih dari 3 jam.

Mengawali paparan, Prof. Komar mengajukan pertanyaan menggelitik: “Kapan waktu belajar paling produktif?” Jawabannya adalah saat waktu belajar dibatasi, atau saat kita hanya punya sedikit waktu untuk menghadapi ujian. Melalui Sistem Kebut Semalam, kita lebih produktif dalam belajar. Dalam lari marathon, ada garis finish. Pada permainan sepakbola, ada batasan waktu. Garis finish dan waktu 2 x45 menit tersebut, membuat pelari beradu sprint dan pemain bola bekerja sama dan berjuang keras bagiamana bisa mencetak gol ke gawang lawan.

Demikian juga hidup ada batasnya. Orang menyebutnya dengan kematian. Kematian adalah misteri yang memunculkan banyak pertanyaan, diantaranya apakah hidup ini layak dijalani? Apa yang berharga dari hidup? Mengapa kematian ditakuti? Apakah ada kehidupan setelah kematian? Di sinilah kemudian muncul Filsafat Kematian, cabang filsafat yang mengkaji makna kematian dan dampaknya pada kehidupan manusia serta cara menghadapinya secara rasional dan bermakna. Pandangan umum menyatakan bahwa kematian adalah kepastian yang tidak pasti, yang mendorong kita untuk menghargai hidup, mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian, dan memotivasi kita untuk menjalani kehidupan yang autentik. 

Pandangan Pesimis terhadap Kehidupan

Namun, tidak sedikit orang memaknai hidup ini sebagai kesengsaraan, selalu bergelut dengan masalah dan berakhir dengan kematian yang menyedihkan, sehingga ada orang yang memandang bahwa Live is terrible joke, hidup adalah lelucon yang mengerikan. Kehidupan penuh penderitaan, sia-sia, dan absurditas. “Lelucon yang mengerikan” bisa diartikan sebagai ironi eksistensial –bahwa  hidup “diberi hadiah” eksistensi, tapi eksistensi itu sendiri terasa seperti siksaan atau simulasi tanpa maksud yang indah. Mengenang masa lalu memunculkan penderitaan dan penyesalan, dan sebaliknya menatap masa depan, terbayang keadaan udzur, kelemahan, hilang ketampanan/kecantikan, sirna segala kekayaan dan berbagai macam pernghormatan dan perghargaan.

Pandangan Hidup Masih Ada Harapan

Kelompok lain memandang bahwa hidup adalah kesempatan dan harapan untuk menikmati kebahagiaan. Lebih lanjut, Guru Besar UIN Syarif Hidaytullah ini menjelaskan pandangan terhadap kebahagiaan, yaitu mulai dari Physical happiness (kebahagiaan dengan terpenuhinya kebutuhan fisikn), estetical happiness (konsep yang mengacu pada perasaan senang, kepuasan, atau kenikmatan yang timbul dari pengalaman estetika, yaitu mengapresiasi keindahan), intellectual happiness (seperti kebahagiaan saat mengajar, membaca buku, dll), moral happiness (merasa bahagia saat bisa berbagi dan memberi manfaat pada orang lain), dan puncaknya adalah spiritual happiness (adanya harapan kebahagiaan dari kehidupan yang berdimensi spiritual, yaitu pada kehidupan setelah kehidupan, live after live).

Istilah Kematian

Baca Juga  Audiensi Pustrajak MA RI Membahas RUU Peradilan Tata Usaha Negara di Fakultas Hukum UNPAD

Prof. Komar memaparkan beberapa istilah tentang kematian, yaitu: (1) maut/mati: terminilogi yang menunjuk kepada berpisahnya ruh dengan jasad, sehingga jasad manusia yang mati disebut jenazah; (2) ‘ajal: ada batasnya, bahwa usia setiap manusia (ummat) ada batasnya, setelah sampai pada batasnya sampailah ‘ajalnya; (3) wafat: bermakna panen, disempurnakan. Orang yang wafat berarti sempurna. Orang yang telah lulus kuliah dan yudisium disebut wafat, telah memanen hasilnya dan telah sempurna pendidikannya; (4) raaji’un/berpulang: berpulang kepada Tuhannya. Orang yang berjumpa dengan kekasihnya tentu akan Bahagia, sebagaimana disitir  dalam QS. Al-Fajr ayat 27-28 yang artinya: “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya”.

Pemikiran Komarudin Hidayat tentang kematian mengubah perspektif dari ketakutan menjadi optimisme. Ia menganggap kematian sebagai “pulang” ke Allah, pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih indah, dan hari panen atas segala amal perbuatan selama hidup di dunia. Bagi orang beriman, kematian bukanlah akhir, melainkan proses mendekat kembali kepada Sang Pencipta yang merupakan asal dan tujuan akhir. 

Konsep utama tentang kematian

Penulis buku Psikologi Kematian ini, kemudian memaparkan beberapa konsep utama tentang kematian, yaitu Pertama: Kematian sebagai “pulang”: Kematian diibaratkan seperti pulang dari perantauan untuk kembali ke rumah orang tua atau mudik saat berlebaran. Karena itu, kematian dipandang sebagai peristiwa yang dinantikan, damai, dan menyejukkan bagi orang yang beriman.

Kedua: Kematian sebagai pintu gerbang: Kematian adalah pintu gerbang menuju kehidupan baru yang lebih berkualitas. Kematian dianggap sebagai momen untuk menyempurnakan perjalanan dan meneruskan ke kehidupan abadi. Ketiga: Kematian sebagai hari panen: Bagi para sufi, kematian adalah hari di mana semua hasil dari perbuatan di dunia akan dituai. Ini menjadi motivasi untuk melakukan kebaikan agar mendapatkan hasil yang melimpah di akhirat. Dunia adalah tempat berladang, dan akhirat merupakan tempat menuai hasilnya;

Ketiga: Mengubah ketakutan menjadi optimisme: Komarudin Hidayat berupaya mengubah cara pandang manusia dari ketakutan akan kematian menjadi optimisme. Ia melihat bahwa rasa takut seringkali datang dari ketidaktahuan tentang apa yang akan terjadi setelah kematian dan hanya melihat sisi negatifnya saja, berdasarkan bayangan, imanjinasi, atau keyakinan masing-masing; dan Keempat: Setiap hari adalah hari kelahiran dan kematian: Ia juga berpendapat bahwa jika manusia dapat menghayati makna kehidupan secara intens, maka setiap hari adalah hari kelahiran (saat bangun tidur) dan kematian (saat tidur yang tidak sadar). Ini menjadi momen untuk bersyukur dan bertaubat, sehingga dengan demikian kehidupan manusia diliputi oleh ketenangan, kedamaian, keindahan, kebahagiaan, dan sikap optimis.

Baca Juga  TIGA PANGGUNG, SATU SEMANGAT: BSDK BUKA DERETAN PELATIHAN STRATEGIS UNTUK CETAK HAKIM BERINTEGRITAS & BERHIKMAH

Kehidupan yang Optimis dan Produktif

Pada akhir diskusi, pria kelahiran Muntilan yang ditinggal ibunya sejak usia 9 tahun menyampaikan bahwa Tuhan mempunyai desain dan rencana dalam hidup kita. “Saya pernah merasakan hopeless, karena ditinggal orang tua tercinta, hingga saya  tidak betah tinggal di rumah dan akhirnya merantau ke Jakarta. Keadaan tersebut ternyata membahwa blessing in disgue. Saya melihat dari sisi lain, jadi tidak terpenjara dengan masalah. Pendidikan saya jadikan sebagai pelampiasan dan tangga menuju kesuksesan, sehingga saya bisa seperti saat ini.”

Lebih lanjut, Prof. Komar berpesan, hidup tidak berakhir dengan kematian. Live after live akan terwujud pada kehidupan paska kematian. Peristiwa mati hanya konstruksi saja, sejatinya hanya berpindah kehidupan. Ada Hakim yang Maha Adil yang akan memberikan keadilan yang hakiki. Reward and punishment pun akan diberikan. Rekaman amal kebajikan kita akan menjadi saksi. Oleh karenanya, apa saja yang dimiliki, investasikan dan pergunakan untuk kebaikan, menolong dan memberi manfaat untuk sesama. Pahit getir hidup dijalani, kita tumbuh dan berkembang karena ditempa oleh masalah. Pelaut ulung tidak lahir dari laut yang tenang. Jadikan problem sebagai guru dan teman yang akan menjadi batu bata yang menopang kesuksesan, dan jangan lupa jalan pulang.

Saat memberikan closing statemen, Pria yang hobi membaca dan menulis tersebut berpesan: “Sebagai wakil Tuhan, Hakim harus memiliki hati yang bersih, memperbanyak bacaan yang sehat dan menjauhkan dari konten hoaks. Kecerdasan intelektual penting, tetapi lebih penting lagi adalah ketajaman Nurani. Carilah rizki yang halal yang membawa kebaikan dan keberkahan. Hindarkan pendapatan yang tidak halal, karena itu akan menjerumuskan dan membawa mala petaka.” Bravo Hakim Indonesia! Salam Cadas!

Syihabuddin
Kontributor
Syihabuddin
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026

90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

October 31, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.