Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Author: Anisa Yustikaningtiyas
Dalam sebuah forum pendidikan filsafat dan keadilan bagi para hakim dari berbagai lingkungan peradilan se-Indonesia, Rocky Gerung hadir sebagai pemateri dengan tema “Teori Kritis tentang Hukum”. Sesi ketigas belas dari Pendidikan filsafat dan keadilan ini yang semula bersifat satu arah justru berkembang menjadi diskusi yang hidup dan mendalam. Para hakim tidak hanya mendengar, melainkan turut mengajukan kegelisahan, pengalaman, dan gagasan kritis mereka. Penulis telah merangkum mengenai substansi diskusi dari tema yang telah ditentukan dalam forum pendidikan filsafat dan keadilan berikut ini. Norma Sosial di Atas Norma Hukum: Perlunya Demokrasi Deliberatif Salah satu persoalan yang mengemuka adalah gejala “no viral, no…
Pendahuluan Setelah panjang lebar membahas silogisme, logical fallacy, dan tarik-menarik antara civil law dan common law, Prof. Mahfud MD mengantar para hakim peserta forum menuju inti yang paling dalam yakni etika. Jika logika adalah alat, maka etika adalah fondasi. Jika logika membuat putusan benar secara nalar, maka etika membuat putusan diterima oleh hati Nurani baik hati nurani sang Hakim sendiri, maupun hati nurani Masyarakat pencari keadilan. Etika: Bukan Sekadar Aturan, Melainkan Sikap Batin Apakah etika itu? Prof. Mahfud merumuskannya dengan jernih bahwa etika adalah sikap batin sebagai ekspresi moral yang memberi arah dalam bersikap. Moral berbicara tentang benar dan salah,…
Serui-Pengadilan Negeri Serui menjatuhkan putusan terhadap perkara penganiayaan dengan terdakwa Herik Samber alias Herik dalam perkara Nomor 6/Pid.B/2026/PN Sru. Dalam putusan yang dibacakan pada Selasa, 10 Maret 2026, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan, namun menjatuhkan pidana pengawasan dengan mempertimbangkan perdamaian antara terdakwa dan korban. Perkara bermula dari peristiwa yang terjadi pada Minggu, 7 Desember 2025 sekitar pukul 00.30 WIT di area ruang tunggu Pelabuhan Dawai, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen. Pada saat itu, terdakwa bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul dan mengonsumsi minuman keras tradisional jenis “bobo”. Tidak lama kemudian, korban…
Jakarta, 13 Februari 2026 – Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI kembali menyelenggarakan Program Perisai Badilum juga menghadirkan Dr. Fachrizal Afandi, S.Psi., S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Mengangkat tema “Hukum Pembuktian dalam Perspektif KUHAP Baru”, Fachrizal memaparkan secara komprehensif transformasi fundamental sistem pembuktian dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dari sisi teoritis. Di awal paparannya, Fachrizal mengungkapkan bahwa KUHAP baru merupakan perubahan yang sangat mendasar. Sekitar enam puluh hingga tujuh puluh persen pengaturan di dalamnya merupakan ketentuan baru yang tidak terdapat dalam KUHAP lama Undang-Undang Nomor 8 Tahun…

