Author: Rizal Arif Fitria

Avatar photo

Hakim Pengadilan Agama Rembang

Ada satu kalimat yang cukup akrab terdengar dalam percakapan antarsesama hakim. Kalimat itu sering diucapkan dengan nada syukur, bahkan tidak jarang disertai kebanggaan: “Alhamdulillah, selama menjadi hakim saya tidak pernah dissenting opinion.” Ada pula yang berkata, “Selama ini putusan saya tidak pernah di-DO.” Bagi sebagian hakim, ungkapan tersebut menjadi simbol bahwa selama bertugas tidak pernah terjadi persoalan dalam majelis, keharmonisan selalu terjaga, dan setiap putusan selalu mencapai mufakat. Seolah-olah, tidak pernah berbeda pendapat dengan hakim lain merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Ada pula yang mempertanyakan kenapa dalam suatu putusan terjadi dissenting opinion? pertanyaan yang dilontarkan bukan karena ingin tahu…

Read More

Hari ini, Rabu, 13 Mei 2026, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) tentang peningkatan kesadaran dan ketangguhan mental (mental health awareness) bagi hakim dan aparatur di lingkungan Peradilan Agama yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama disampaikan oleh Ary Ginanjar Agustian, muncul sebuah refleksi penting: bahwa di balik tugas menegakkan hukum, terdapat dimensi psikologis yang kerap luput dari perhatian. Materi yang disampaikan tidak hanya menyentuh aspek profesionalitas, tetapi juga membuka kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah kompleksitas pekerjaan peradilan. Ruang sidang bukan sekadar tempat menegakkan hukum, melainkan ruang tempat berbagai fragmen kehidupan manusia dipertemukan. Setiap hari, hakim dan…

Read More