Author: Chandra

Avatar photo

Dokumentalis Hukum Pengadilan Agama Muara Bungo

I. Pundak Terakhir dan Harapan yang Runtuh Saya adalah anak kedua dari sepasang kekasih yang dihidupi oleh kesederhanaan tanah dan peluh. Ibu saya seorang penggembala kerbau, dan Ayah adalah pejuang hidup yang mengadu nasib di riuhnya pasar sayur. Keduanya tidak pernah mengenyam bangku pendidikan; bagi mereka, sekolah adalah kemewahan yang tak tersentuh. Harapan keluarga ini sebenarnya sempat berlayar bersama kakak lelaki saya yang merantau membelah lautan menjadi pelaut. Namun, kerasnya kehidupan di luar sana rupanya terlalu kejam. Kakak pulang dengan jiwa yang patah. Ia kini lebih banyak mengurung diri di rumah, enggan melangkah keluar karena batinnya yang teramat terpukul. Sejak…

Read More