Author: Khoiruddin Hasibuan
Jakarta — Kamis sore, 13 Agustus 2026, menjadi salah satu titik terpenting dalam perjalanan karier Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H. Komisi III DPR RI memberikan persetujuan kepadanya dalam seleksi Calon Hakim Agung Kamar Pidana. Setelah melewati rangkaian seleksi panjang di Komisi Yudisial dan uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Syamsul akhirnya berdiri di ambang puncak pengabdian seorang hakim: Mahkamah Agung. Sebelum sampai ke Senayan, KY telah menetapkan Syamsul bersama tiga kandidat lain untuk Kamar Pidana setelah melalui seleksi administrasi, kualitas, kesehatan, kepribadian, penelusuran rekam jejak, hingga wawancara terbuka. Komisi III kemudian menguji para kandidat pada 12–13 Agustus 2026 sebelum…
Pendahuluan Hukum waris sering dipahami sebagai bidang hukum yang paling kaku. Sejak berabad-abad lalu, bagian ahli waris telah ditentukan, hubungan kekerabatan telah diklasifikasikan, dan penghalang waris telah dirumuskan. Namun, di balik ketegasan itu, selalu muncul keadaan ketika penerapan aturan secara formal, justru menyisakan ketidakadilan. Ketika seorang cucu kehilangan ayahnya lebih dahulu daripada kakeknya. Ketika sang kakek meninggal, cucu tersebut tidak memperoleh bagian karena masih terdapat anak laki-laki pewaris yang kedudukannya lebih dekat. Pada kasus lain, seorang anak angkat telah merawat orang tua angkatnya selama puluhan tahun, tetapi tidak memperoleh warisan karena tidak memiliki hubungan darah. Dalam keadaan keluarga yang berbeda…
Pendahuluan Pemberitaan mengenai 121 hakim yang dinyatakan melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim, perlu dibaca secara lebih jernih. Bukan untuk melindungi hakim yang terbukti melakukan pelanggaran, melainkan agar pengawasan terhadap hakim, juga disampaikan kepada publik dengan data, terminologi, dan perbandingan yang etis. Pada 30 Juli 2026, detik.com dan juga media lainnya, memberitakan pernyataan Anggota Komisi Yudisial, Abhan, bahwa sepanjang Januari sampai Juni 2026, KY telah memberikan rekomendasi sanksi terhadap 121 hakim. Jumlah itu kemudian dibandingkan dengan 49 hakim pada periode yang sama tahun sebelumnya, dan disebut mengalami peningkatan 100 persen. Dari 121 hakim tersebut, rekomendasi yang diberikan terdiri atas…
Pendahuluan Dalam perkara perdata, perdamaian sering dipandang sebagai hasil terbaik. Sengketa berhenti, biaya berkurang, hubungan para pihak dapat dipulihkan, dan putusan tidak perlu dijatuhkan melalui proses panjang. Namun, persoalan menjadi rumit, ketika para pihak semula telah sepakat, menandatangani kesepakatan perdamaian, bahkan menyerahkannya kepada mediator, tetapi pada sidang berikutnya, salah satu pihak berubah pikiran. Apakah perdamaian dianggap gagal? Apakah perkara tetap harus dilanjutkan sebagai sengketa? Ataukah hakim tetap dapat menguatkan kesepakatan tersebut menjadi akta perdamaian? Masalah ini tidak dapat dijawab hanya dengan menanyakan apakah para pihak “masih mau berdamai”. Majelis hakim harus membedakan tiga hal yang sering tercampur, yaitu lahirnya perjanjian…
Soreang — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pengadilan Agama Soreang. Salah seorang hakim terbaiknya, Samsul Zakaria, S.Sy., M.H., berpulang ke rahmatullah pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, akibat sakit jantung. Kepergian almarhum terasa begitu mendadak. Tidak ada yang menyangka bahwa perjumpaan pada sore itu, menjadi perjumpaan terakhir. Sekitar satu jam sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum masih berada di lingkungan kantor Pengadilan Agama Soreang. Seperti kebiasaannya, setiap hendak pulang, ia masih menyempatkan diri bertegur sapa dengan petugas keamanan, dan orang-orang yang ditemuinya. Sapaan almarhun terlihat sederhana. Senyumnya juga seperti biasa. Namun, kini, sapaan dan senyum tersebut tinggal menjadi…
Jakarta, 15 Juli 2026 — Gagasan segar dan progresif, mewarnai Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Urgensi Perubahan Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial, mengenai pemeriksaan bersama serta mekanisme Majelis Kehormatan Hakim. FGD tersebut digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, selama dua hari, Rabu-Kamis, 15-16 Juli 2026, yang dihadiri oleh perwakilan anggota Ikatan Hakim Indonesia, seluruh Indonesia. Forum ini membahas urgensi perubahan dua regulasi penting, yang mengatur hubungan kelembagaan antara Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY), dalam proses penegakan kehormatan dan perilaku hakim. Dua regulasi yang menjadi fokus pembahasan adalah Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial…
Dialektika Kepastian dan Moralitas Perdebatan tentang pembagian waris Islam, hampir selalu kembali pada satu ayat yang amat terang: bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan. Dalam Kompilasi Hukum Islam, rumusan itu ditegaskan kembali dalam Pasal 176, dimana apabila anak perempuan bersama anak laki-laki, maka bagian anak laki-laki adalah dua berbanding satu dengan anak perempuan. Rumusan tersebut bukan sekadar konstruksi sosial Arab abad ketujuh, melainkan bagian dari sistem faraidh yang memiliki kepastian normatif tinggi. Namun persoalan hukum, sebenarnya tidak selalu selesai pada angka. Di ruang keluarga, angka sering bertemu dengan riwayat pengorbanan, sakit panjang orang tua, biaya pengobatan, perawatan…
Pendahuluan Dalam berbagai forum reformasi birokrasi, integritas hampir selalu ditempatkan sebagai kata kunci yang paling membosankan, sering diucapkan, menjadi bahan pembinaan yang selalu dianggap keren, dan paling jarang dibahas secara komprehensif. Semua orang sepakat bahwa integritas itu penting. Semua lembaga memasangnya dalam spanduk, slogan, dan rencana strategis. Namun, justru karena terlalu sering diucapkan, integritas menjadi bosan untuk didengarkan, dan sering kehilangan kedalamannya. Ia menjadi istilah yang terdengar mulia, tetapi semakin kabur pengertiannya, seiring dengan masih menjamurnya pelanggaran disiplin, penjilat masih menempati posisi empuk, dan oknum-oknum yang nirintegritas disekeliling lingkaran kekuasan, masih saja terpantau melakukan perbuatan nirintegritas. Di lingkungan peradilan, integritas…
Soreang – Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Agama (PA) Soreang, Jumat pagi 26 Juni 2026. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Ketua PA Soreang Dr. Rio Satria, S.H.I., M.E.Sy., bersama para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur PA Soreang. Dirjen Badilag tiba di PA Soreang sekitar pukul 09.15 WIB. Tanpa berlama-lama di ruang tamu, ia langsung berkeliling meninjau berbagai fasilitas pelayanan, yang diberikan kepada masyarakat. Didampingi Wakil Ketua PA Soreang, para hakim, pejabat kepaniteraan, dan kesekretariatan, Muchlis mengecek secara langsung ruang Pelayanan Terpadu Satu…
SOREANG — Budaya belajar tidak boleh berhenti hanya karena seseorang telah memiliki jabatan, pengalaman, atau masa kerja yang panjang. Pesan itulah yang mengemuka dalam apel pagi di Pengadilan Agama Soreang yang disampaikan oleh Hakim Senior Panji Ruhiyat Nugraha, S.H.I., M.A., Senin pagi, 08 Juni 2026. Dalam amanatnya, Panji mengajak seluruh aparatur Pengadilan Agama Soreang untuk terus membuka diri terhadap proses belajar dari tiga generasi yang berbeda, yakni generasi yang lalu, generasi sekarang, dan generasi yang akan datang. Menurutnya, ketiga generasi tersebut memiliki nilai, pengalaman, dan perspektif yang saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan dalam kehidupan organisasi. “Manusia yang berhenti belajar…

