Author: Khoiruddin Hasibuan

Avatar photo

Hakim Pengadilan Agama Soreang

Jakarta, 15 Juli 2026 — Gagasan segar dan progresif, mewarnai Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Urgensi Perubahan Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial, mengenai pemeriksaan bersama serta mekanisme Majelis Kehormatan Hakim. FGD tersebut digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, selama dua hari, Rabu-Kamis, 15-16 Juli 2026, yang dihadiri oleh perwakilan anggota Ikatan Hakim Indonesia, seluruh Indonesia. Forum ini membahas urgensi perubahan dua regulasi penting, yang mengatur hubungan kelembagaan antara Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY), dalam proses penegakan kehormatan dan perilaku hakim. Dua regulasi yang menjadi fokus pembahasan adalah Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial…

Read More

Dialektika Kepastian dan Moralitas Perdebatan tentang pembagian waris Islam, hampir selalu kembali pada satu ayat yang amat terang: bagian anak laki-laki adalah dua kali bagian anak perempuan. Dalam Kompilasi Hukum Islam, rumusan itu ditegaskan kembali dalam Pasal 176, dimana apabila anak perempuan bersama anak laki-laki, maka bagian anak laki-laki adalah dua berbanding satu dengan anak perempuan. Rumusan tersebut bukan sekadar konstruksi sosial Arab abad ketujuh, melainkan bagian dari sistem faraidh yang memiliki kepastian normatif tinggi. Namun persoalan hukum, sebenarnya tidak selalu selesai pada angka. Di ruang keluarga, angka sering bertemu dengan riwayat pengorbanan, sakit panjang orang tua, biaya pengobatan, perawatan…

Read More

Pendahuluan Dalam berbagai forum reformasi birokrasi, integritas hampir selalu ditempatkan sebagai kata kunci yang paling membosankan, sering diucapkan, menjadi bahan pembinaan yang selalu dianggap keren, dan paling jarang dibahas secara komprehensif. Semua orang sepakat bahwa integritas itu penting. Semua lembaga memasangnya dalam spanduk, slogan, dan rencana strategis. Namun, justru karena terlalu sering diucapkan, integritas menjadi bosan untuk didengarkan, dan sering kehilangan kedalamannya. Ia menjadi istilah yang terdengar mulia, tetapi semakin kabur pengertiannya, seiring dengan masih menjamurnya pelanggaran disiplin, penjilat masih menempati posisi empuk, dan oknum-oknum yang nirintegritas disekeliling lingkaran kekuasan, masih saja terpantau melakukan perbuatan nirintegritas. Di lingkungan peradilan, integritas…

Read More

Soreang – Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Agama (PA) Soreang, Jumat pagi 26 Juni 2026. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Wakil Ketua PA Soreang Dr. Rio Satria, S.H.I., M.E.Sy., bersama para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur PA Soreang. Dirjen Badilag tiba di PA Soreang sekitar pukul 09.15 WIB. Tanpa berlama-lama di ruang tamu, ia langsung berkeliling meninjau berbagai fasilitas pelayanan, yang diberikan kepada masyarakat. Didampingi Wakil Ketua PA Soreang, para hakim, pejabat kepaniteraan, dan kesekretariatan, Muchlis mengecek secara langsung ruang Pelayanan Terpadu Satu…

Read More

SOREANG — Budaya belajar tidak boleh berhenti hanya karena seseorang telah memiliki jabatan, pengalaman, atau masa kerja yang panjang. Pesan itulah yang mengemuka dalam apel pagi di Pengadilan Agama Soreang yang disampaikan oleh Hakim Senior Panji Ruhiyat Nugraha, S.H.I., M.A., Senin pagi, 08 Juni 2026. Dalam amanatnya, Panji mengajak seluruh aparatur Pengadilan Agama Soreang untuk terus membuka diri terhadap proses belajar dari tiga generasi yang berbeda, yakni generasi yang lalu, generasi sekarang, dan generasi yang akan datang. Menurutnya, ketiga generasi tersebut memiliki nilai, pengalaman, dan perspektif yang saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan dalam kehidupan organisasi. “Manusia yang berhenti belajar…

Read More

Pendahuluan Gugatan yang diajukan Otoritas Jasa Keuangan untuk pelindungan konsumen, membuka babak baru dalam penegakan hukum ekonomi syariah. Selama ini, sengketa antara konsumen dan pelaku usaha jasa keuangan lebih sering dibayangkan sebagai perkara individual. Seorang nasabah menggugat bank, peserta asuransi menggugat perusahaan asuransi, atau debitur menggugat perusahaan pembiayaan. Namun, PERMA Nomor 4 Tahun 2025 dan POJK Nomor 38 Tahun 2025 menghadirkan konstruksi yang berbeda. OJK tidak datang sebagai konsumen, bukan pula sebagai kuasa dari konsumen, melainkan sebagai regulator yang oleh undang-undang diberi hak untuk mengajukan gugatan demi memulihkan harta kekayaan atau ganti kerugian konsumen. Dalam konteks Pelaku Usaha Jasa Keuangan…

Read More

Soreang — Pengadilan Agama Soreang menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Ketua serta pelantikan hakim pada Selasa, 2 Juni 2026. Acara berlangsung meriah dan penuh khidmat, dengan dihadiri ratusan tamu undangan dari berbagai unsur Mahkamah Agung Republik Indonesia, lingkungan peradilan agama, hingga para pimpinan pengadilan. Dalam pelantikan tersebut, Dr. Rio Satria, S.H.I., M.E.Sy. resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Soreang. Selain itu, empat hakim baru juga turut dilantik, yakni Muhammad Hasan, S.H., M.H., Muchammad Aqib Junaidi, S.H.I., M.H., Nadia Rufaidah, S.H. dan Tio Feby Ahmad, S.H.I., M.H. Pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi Pengadilan Agama Soreang,…

Read More

Pengadilan adalah tempat terakhir masyarakat mencari keadilan. Ketika seseorang merasa haknya dirampas, ketika negara dianggap sewenang-wenang, ketika sengketa tidak selesai di ruang musyawarah, ujungnya sengketa dibawa ke pengadilan. Di sana, masyarakat berharap hukum bekerja dengan kepala dingin, tidak tunduk pada uang, tidak takut pada kekuasaan, dan tidak pilih kasih kepada siapa pun. Karena itu, persoalan kepercayaan publik terhadap pengadilan bukan perkara kecil. Ia menyentuh jantung negara hukum. Pada survei Indikator Politik Indonesia Januari 2026, pengadilan memperoleh tingkat kepercayaan 74 persen. Angka ini tidak buruk. Mayoritas publik masih percaya. Tetapi posisi pengadilan masih berada di bawah Kejaksaan Agung yang mencapai 80…

Read More

Digitalisasi sektor keuangan telah membuat urusan uang menjadi lebih cepat, lebih dekat, dan lebih mudah disentuh. Orang bisa membuka rekening, mengajukan pembiayaan, membeli produk investasi, membayar cicilan, atau menandatangani akad melalui layar ponsel. Produk keuangan syariah pun ikut bergerak ke arah yang sama. Akad yang dahulu dibayangkan berlangsung di ruang kantor, dengan berkas fisik dan tanda tangan basah, kini semakin sering hadir dalam bentuk dokumen elektronik, notifikasi aplikasi, persetujuan digital, dan rekam jejak transaksi dalam sistem. Tetapi kemudahan itu membawa persoalan baru. Ketika transaksi keuangan masuk ke ruang digital, sengketanya pun ikut berubah bentuk. Kerugian konsumen tidak selalu muncul sebagai…

Read More

Ada sekelompok orang yang tampaknya sudah memesan tempat paling depan di surga. Pakaiannya rapi, penampilannya soleh, ucapannya fasih melafalkan ayat-ayat agama, dalilnya berlapis-lapis, suaranya lembut ketika menyebut “amanah”, “maslahat”, “taat aturan”, dan “demi organisasi”. Mereka rajin beribadah. Rajin membaca kitab suci. Rajin hadir di majelis keagamaan. Rajin mengutip ayat-ayat suci. Rajin menasihati orang lain agar ikhlas menerima keputusan. Bahkan, kalau perlu, mereka bisa menangis ketika bicara tentang agama dan akhirat. Sayangnya, air mata itu sering jatuh tepat di atas berkas promosi jabatan keluarga sendiri. Inilah kelompok manusia yang kalau membaca surah Al-Ghasyiyah ayat 2–7, merasa sedang membaca nasib orang lain.…

Read More