Bogor – Integritas dalam dunia peradilan tidak cukup hanya dituangkan dalam seperangkat aturan. Nilai tersebut harus hadir dalam setiap sikap, keputusan, dan perilaku hakim, baik ketika menjalankan tugas maupun dalam kehidupan di luar kedinasan. Pesan inilah yang menjadi salah satu benang merah dalam penyampaian materi Dr. Nawawi Pomolango, S.H., M.H. pada Pelatihan Penguatan Integritas dan Antikorupsi Mahkamah Agung (PRISMA), Selasa, 22 September 2026, di Auditorium Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI. Pada kesempatan tersebut, Nawawi menyampaikan materi bertajuk “Kode Etik Hakim dan Konflik Kepentingan di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.” Tema ini membawa…
Read More