Author: Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun

Pagi di Tanjung Balai Karimun selalu datang bersama bau asin laut dan bunyi mesin kapal yang berangkat menuju negeri-negeri seberang. Dari pelabuhan, orang-orang bergerak membawa harapan dan kepentingannya masing-masing: buruh pelabuhan, pedagang, pelaut, pekerja galangan kapal, hingga mereka yang datang membawa sengketa dan persoalan hidup. Kabupaten Karimun tumbuh di persimpangan jalur perdagangan internasional. Di antara lalu-lalang kapal di Selat Malaka—salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia—hukum bekerja dalam diam, menjaga agar kehidupan tetap berjalan dalam batas yang adil. Di tengah denyut kota pelabuhan itu berdiri Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun. Bangunannya mungkin tidak semegah pengadilan-pengadilan di kota besar. Tidak menjulang…

Read More