Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajah Baru Penerapan Hukuman Mati dalam KUHP 2023  

10 February 2026 • 08:19 WIB

Hakim Di Garda Depan Pembaruan Hukum: Kuhp Dan Kuhap Baru Sebagai Kompas Keadilan

10 February 2026 • 06:50 WIB

Di Meja Jamuan, Peradilan Indonesia Menyapa Dunia

9 February 2026 • 23:01 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Mahkamah Agung Menegaskan Zero Tolerance For Judicial Corruption
Berita

Mahkamah Agung Menegaskan Zero Tolerance For Judicial Corruption

Irvan MawardiIrvan Mawardi9 February 2026 • 12:59 WIB3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Mahkamah Agung kembali menegaskan sikap tanpa kompromi terhadap praktik korupsi yudisial menyusul operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap pimpinan dan aparatur Pengadilan Negeri Depok.

Demikian disampaikan Mahkamah Agung dalam press release yang disampaikan siang ini di hadapan awak media, di gedung Mahkamah Agung, 9 Februari 2026. Press release dipimpin oleh Wakil Ketua MA bidang Yudisial, Suharto didampingi Jubir MA/Tuaka Pengawasan, Yanto serta Plt. Panitera

MA sekaligus Jubir MA yang baru Heru Pramono (Hakim Agung Kamar Perdata). Hadir juga Kabua MA/Plt.Kabiro Humas MA, Soebandi. Sikap ini meneguhkan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi setiap bentuk penyimpangan integritas di lingkungan peradilan.

Ketua Mahkamah Agung secara terbuka menyatakan kekecewaan dan penyesalan mendalam atas peristiwa tersebut. Bagi Mahkamah Agung, korupsi yudisial bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan pengkhianatan terhadap keluhuran martabat hakim dan pencemaran marwah institusi peradilan.

Penegasan prinsip zero tolerance ini memiliki makna yang tidak ambigu. Mahkamah Agung menyatakan bahwa praktik pelayanan pengadilan yang bersifat transaksional—dalam bentuk apa pun dan dengan nilai sekecil apa pun—tidak dapat ditoleransi. Peradilan hanya dapat dipercaya jika dijalankan dengan integritas, bukan dengan kompromi moral.

Mahkamah Agung juga menegaskan dukungan penuh terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK. Proses hukum tetap berjalan dengan menjunjung asas praduga tidak bersalah, namun tanpa perlindungan institusional bagi siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Dalam perkara PN Depok, izin penahanan terhadap hakim telah diberikan secara cepat sebagai wujud komitmen tersebut.

Sikap tegas ini juga dibarengi dengan langkah administratif dan etik. Mahkamah Agung akan memberhentikan sementara hakim dan aparatur pengadilan yang terlibat, serta mengusulkan pemberhentian dengan tidak hormat apabila kelak terbukti bersalah melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Tidak ada perlakuan istimewa, tidak ada pembelaan institusional.

Baca Juga  Menakar Urgensi Zero Tolerance terhadap Korupsi Yudisial: Menyelamatkan Negara dari Runtuhnya Tiang Keadilan

Ketua Mahkamah Agung mengingatkan bahwa negara telah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan dan independensi hakim, termasuk melalui kebijakan kenaikan tunjangan. Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan pembenar bagi perilaku menyimpang. Korupsi yudisial dipandang sebagai bentuk keserakahan dan pengkhianatan atas amanah negara.

Mahkamah Agung juga menegaskan bahwa berbagai kebijakan pencegahan telah dan terus dilakukan, mulai dari penguatan sistem pengawasan, smart majelis, profiling ketat dalam promosi pimpinan pengadilan, hingga pembatasan interaksi langsung antara pencari keadilan dan aparatur pengadilan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Namun, Mahkamah Agung mengakui bahwa sistem hanya akan efektif jika ditopang oleh integritas personal.

Dalam konteks ini, Mahkamah Agung mengajak seluruh hakim dan aparatur peradilan untuk menjadikan peristiwa PN Depok sebagai peringatan keras. Intervensi paling berbahaya terhadap keadilan bukan selalu datang dari luar, melainkan dari dalam diri ketika godaan transaksional dibiarkan menggerogoti nurani.

Mahkamah Agung juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap perilaku hakim dan aparatur pengadilan. Kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui keterbukaan, keberanian bersikap, dan konsistensi dalam menegakkan prinsip integritas.

Penegasan zero tolerance for judicial corruption ini menandai satu garis tebal yang ditarik Mahkamah Agung: peradilan tidak boleh goyah oleh kompromi, tidak boleh lunak oleh belas kasihan yang keliru. Bagi hakim yang masih bermain dengan transaksi kotor, pilihannya hanya dua—berhenti, atau berhadapan dengan hukum.

Irvan Mawardi
Kontributor
Irvan Mawardi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

ott pndepok
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Hakim Di Garda Depan Pembaruan Hukum: Kuhp Dan Kuhap Baru Sebagai Kompas Keadilan

10 February 2026 • 06:50 WIB

Di Meja Jamuan, Peradilan Indonesia Menyapa Dunia

9 February 2026 • 23:01 WIB

Mahkamah Agung Gelar Talkshow Kampung Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

9 February 2026 • 20:26 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Wajah Baru Penerapan Hukuman Mati dalam KUHP 2023  

10 February 2026 • 08:19 WIB

Hakim Di Garda Depan Pembaruan Hukum: Kuhp Dan Kuhap Baru Sebagai Kompas Keadilan

10 February 2026 • 06:50 WIB

Di Meja Jamuan, Peradilan Indonesia Menyapa Dunia

9 February 2026 • 23:01 WIB

Mahkamah Agung Gelar Talkshow Kampung Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

9 February 2026 • 20:26 WIB
Don't Miss

Wajah Baru Penerapan Hukuman Mati dalam KUHP 2023  

By Eliyas Eko Setyo10 February 2026 • 08:19 WIB0

KUHP 2023 mulai diberlakukan di Indonesia salah satu yang menjadi sorotan penulis adalah perubahan dalam…

Hakim Di Garda Depan Pembaruan Hukum: Kuhp Dan Kuhap Baru Sebagai Kompas Keadilan

10 February 2026 • 06:50 WIB

Di Meja Jamuan, Peradilan Indonesia Menyapa Dunia

9 February 2026 • 23:01 WIB

Mahkamah Agung Gelar Talkshow Kampung Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

9 February 2026 • 20:26 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Wajah Baru Penerapan Hukuman Mati dalam KUHP 2023  
  • Hakim Di Garda Depan Pembaruan Hukum: Kuhp Dan Kuhap Baru Sebagai Kompas Keadilan
  • Di Meja Jamuan, Peradilan Indonesia Menyapa Dunia
  • Mahkamah Agung Gelar Talkshow Kampung Hukum Bahas Implementasi KUHP dan KUHAP Baru
  • Komisi Yudisial Hadir di Kampung Hukum: Edukasi Pengawasan Hakim yang Membumi

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.