Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menuju Episentrum Hukum Global: Mahkamah Agung Perkuat Kepastian Hukum Lintas Negara

10 February 2026 • 19:43 WIB

Booth IKAHI: Wajah Humanis Profesi Hakim di Kampung Hukum

10 February 2026 • 19:28 WIB

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah
Berita Features

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK10 February 2026 • 16:42 WIB3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Jakarta — Pidato Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam Laporan Tahunan Tahun 2025 tidak berhenti sebagai pernyataan di Balairung. Pesannya menemukan gaung di daerah—diterjemahkan, ditafsirkan, dan diuji dalam realitas kerja pengadilan tingkat pertama. Dari berbagai penjuru, pimpinan pengadilan membaca satu arah yang sama: penguatan kinerja harus berjalan seiring dengan integritas, kapasitas, dan keberlanjutan sistem peradilan.

Dari Lumajang, Ketua Pengadilan Negeri Lumajang, Pranata Subhan, menyoroti capaian penyelesaian perkara yang konsisten tinggi selama enam tahun terakhir. Menurutnya, produktivitas yang menembus kisaran 96–99 persen di tengah lonjakan perkara merupakan prestasi yang patut diapresiasi—namun perlu ditopang kebijakan struktural. Ia mengingatkan pentingnya pemenuhan jumlah Hakim Agung sebagaimana diperintahkan undang-undang. Tanpa penataan sumber daya di tingkat puncak, kinerja heroik berisiko menjadi beban berkepanjangan. Catatan tentang Hakim Agung yang wafat saat menjalankan tugas, lanjutnya, patut menjadi pertimbangan serius dalam pengelolaan beban kerja. Pranata Subhan juga menekankan dimensi perlindungan kesehatan hakim. Program medical check-up (MCU) yang telah dijamin melalui asuransi perlu diimplementasikan konsisten sebagai bagian dari manajemen risiko. Bagi daerah, pesan ini terbaca jelas: daya tahan peradilan adalah prasyarat keberlanjutan kinerja.

Dari Jakarta Pusat, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, memandang pidato Ketua MA sebagai penegasan capaian yang komprehensif. Kinerja meningkat dibanding tahun sebelumnya, penegakan disiplin terhadap aparat yang melanggar berjalan, dan tata kelola anggaran kembali meraih WTP. Ia juga menyoroti dimensi lingkungan dan inklusivitas. Digitalisasi peradilan bukan hanya mempercepat layanan, tetapi turut menyelamatkan lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas. Di saat yang sama, kebijakan hukum yang mengakui hak penyandang disabilitas menunjukkan arah peradilan yang semakin berkeadaban.

Dari Denpasar, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Iman Luqmanul Hakim, menautkan akuntabilitas dengan transformasi digital. Baginya, peradilan modern tak dapat melepaskan diri dari teknologi, namun teknologi harus menjadi sarana—bukan tujuan. Dukungan penuh terhadap kebijakan pimpinan Mahkamah Agung disampaikan dengan satu harapan: agar pimpinan pengadilan tingkat pertama dan banding mampu menerjemahkan amanah itu dalam praktik sehari-hari. Visi “badan peradilan yang agung” hanya akan tercapai jika kebijakan pusat beresonansi hingga ruang sidang daerah.

Baca Juga  Revolusi Prosedural:  Tinjauan Das Sollen Peran Pengadilan sebagai Garda Terdepan Perlindungan Hak dalam KUHAP Baru

Sementara itu, dari Pangkalpinang, Ketua Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Jeni Nugraha Nulis, menyoroti peran krusial peradilan dalam menopang keuangan negara. Putusan PK Pajak yang mewajibkan pembayaran lebih dari Rp20 triliun dan USD 107 juta, serta denda dan uang pengganti perkara tipikor hingga Rp65 triliun, menunjukkan dimensi konkret keadilan.
Ditambah kontribusi PNBP yang signifikan, peradilan tampil bukan sekadar penegak hukum, melainkan institusi yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan rakyat. Dari sudut pandang daerah, ini adalah bukti bahwa putusan yang berkualitas memiliki dampak nyata bagi negara.

Keempat suara ini—meski datang dari konteks yang berbeda—bertemu pada satu simpul: kinerja tinggi harus ditopang integritas, kapasitas, dan sistem yang berkelanjutan. Produktivitas tanpa perlindungan SDM berisiko rapuh; teknologi tanpa nilai berpotensi menjauhkan keadilan; akuntabilitas tanpa transparansi kehilangan legitimasi.

Pidato Ketua Mahkamah Agung, dengan demikian, dibaca sebagai peta jalan. Ia memberi arah, namun juga membuka ruang koreksi dan penguatan. Daerah merespons bukan dengan pujian semata, melainkan dengan catatan yang membumi—tentang jumlah hakim, kesehatan, kebijakan, dan dampak nyata putusan.

Di sinilah makna Laporan Tahunan menemukan kedalaman: bukan hanya apa yang dilaporkan, tetapi bagaimana ia diterima dan dikerjakan. Resonansi daerah menjadi indikator bahwa pesan pusat hidup, dipahami, dan siap dijalankan.

Pada akhirnya, suara-suara ini menyepakati satu hal: peradilan yang dipercaya adalah peradilan yang bekerja keras, menjaga nilai, dan menyiapkan masa depan. Dari Balairung hingga daerah, arah telah ditunjukkan—tinggal konsistensi yang menentukan. Ketika kebijakan bertemu kerja lapangan, keadilan menemukan pijakannya.

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel berita
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menuju Episentrum Hukum Global: Mahkamah Agung Perkuat Kepastian Hukum Lintas Negara

10 February 2026 • 19:43 WIB

Booth IKAHI: Wajah Humanis Profesi Hakim di Kampung Hukum

10 February 2026 • 19:28 WIB

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Menuju Episentrum Hukum Global: Mahkamah Agung Perkuat Kepastian Hukum Lintas Negara

10 February 2026 • 19:43 WIB

Booth IKAHI: Wajah Humanis Profesi Hakim di Kampung Hukum

10 February 2026 • 19:28 WIB

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB
Don't Miss

Menuju Episentrum Hukum Global: Mahkamah Agung Perkuat Kepastian Hukum Lintas Negara

By Redpel SuaraBSDK10 February 2026 • 19:43 WIB0

Jakarta, Balairung Mahkamah Agung Laptah 2026 Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menegaskan peran strategisnya dalam…

Booth IKAHI: Wajah Humanis Profesi Hakim di Kampung Hukum

10 February 2026 • 19:28 WIB

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menuju Episentrum Hukum Global: Mahkamah Agung Perkuat Kepastian Hukum Lintas Negara
  • Booth IKAHI: Wajah Humanis Profesi Hakim di Kampung Hukum
  • Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah
  • Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026
  • Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.