Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tajuk Utama SuaraBSDK : Hak Digital Warga: Privasi, Jejak Siber, dan Masa Depan Perlindungan Hukum

4 February 2026 • 08:40 WIB

Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital

4 February 2026 • 08:20 WIB

Mengawal Marwah Peradilan: Agenda Pengawasan 2026

4 February 2026 • 08:16 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Memprediksi Risiko di Masa Depan
Artikel

Memprediksi Risiko di Masa Depan

Ahmad Syahrus SiktiAhmad Syahrus Sikti4 February 2026 • 08:03 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dekat-dekat ini, bukan? Apakah akan ada oknum peradilan yang terkena OTT lagi? Atau lembar tanda tangan yang dipalsukan? Atau keuangan perkara yang terselip? Ini semua adalah misteri risiko yang harus diselesaikan dengan ilmu pengetahuan.

Adapun bentuk risiko di lembaga peradilan meliputi risiko finansial, reputasi dan operasional. Risiko semacam ini harus dikelola secara presisi, proporsi dan repetisi demi menjaga track record lembaga peradilan sesuai khittah-nya.

Persoalannya adalah kita belum mampu memastikan waktu keterjadian risiko secara presisi. Kita belum tahu secara pasti kapan risiko-risiko itu akan terjadi; esok, lusa, minggu depan, bulan depan atau tahun depan. Ketidakmampuan kita “meramal” waktu keterjadian risiko secara presisi di masa depan dapat mengakibatkan wajah lembaga peradilan babak belur dihajar risiko secara tiba-tiba. Karena itu, tulisan ini ingin menawarkan ide tentang tuntutan dalam memprediksi risiko yang akan terjadi di waktu akan datang secara presisi dan akurat.

Risk Forecasting

Paket data historis, tren dan analisis statistik sangat membantu dalam memprediksi waktu keterjadian risiko di masa depan. Kemampuan memprediksi waktu keterjadian risiko akan membantu stakeholder dalam merumuskan kebijakan strategis, dari cara reaktif ke proaktif. Selain stakeholder terkait, para pimpinan satuan kerja harus mengetahui langkah antisipasi cepat yang harus diambil sebelum risiko itu berdampak destruktif.

Beberapa langkah membangun sistem risk forecasting yang presisi yaitu pertama, data historis penyelesaian perkara maupun administrasi kesekretariatan yang tersimpan apik merupakan tambang investasi untuk mengembangkan sistem prediksi risiko yang presisi. Kedua, pola-pola risiko yang terbaca dalam data historis sangat membantu kita dalam menyusun kertas kerja pengendalian risiko yang lebih proaktif terutama dengan instrumen analisis dan interpretasi statistik. Ketiga, tren risiko membantu untuk menentukan kata kunci indikator dan siklus keterjadian risiko. Keempat, analisis deret waktu terkait detik-detik keterjadian, tempat dan konteks dimana keterjadian risiko terjadi.

Baca Juga  “Rawat Terus Semangat Kerja Dan Kebersamaan Agar Cita Peradilan Agung Terwujud “ (Pesan Ketua MA dalam Mengawali Pembinaan)

Dalam menganalisis risiko, risk forecasting mengajarkan kita cara membaca kritis di balik angka-angka risiko (look behind the risk). Apakah risikonya memang berkurang atau kemampuan kita yang menurun dalam mendeteksi risiko. Jika terjadi penurunan pengaduan/keluhan, jangan buru-buru merayakannya sebagai keberhasilan, bisa jadi karena kritisisme kita yang defisit.

Waktu keterjadian risiko yang sudah “dipastikan” akan menghasilkan beberapa manfaat yaitu pertama, organisasi akan lebih siap mengendalikan dampak dari risiko yang akan terjadi. Kedua, organisasi lebih proaktif, mampu mengakurasi keterjadian risiko sehingga melahirkan kebijakan strategis yang lebih responsif.

Kedigdayaan Kecerdasan Buatan (AI)

AI mengubah paradigma manajemen risiko yaitu dari cara reaktif (menangani setelah terjadi) menjadi proaktif (mengantisipasi sebelum terjadi). AI akan mengenali pola risiko dari yang terlalu mudah hingga kompleks. Bahkan, AI mampu mengenali ribuan variabel risiko secara simultan yang tidak bisa dikerjakan oleh cara-cara tradisional. Lebih dahsyat lagi, AI dapat menjalankan milyaran simulasi “bagaimana jika” dalam tempo singkat sehingga output yang dihasilkan lebih akurat dan variatif. 

AI menghasilkan sistem deteksi dini (early warning system) yang akurat. Data dan pola baru akan menjadi indikator real-time dan tren makro agar siap menghadapi risiko yang tiba-tiba terjadi. Risiko yang dahulu tidak terdeteksi menjadi vulgar dihadapan AI sehingga AI menginfokan kepada kita akan terjadi risiko nyata dekat-dekat ini.

AI bukan cerita khurafat atau takhayul akan tetapi perangkat ilmu pengetahuan yang kokoh. AI bisa membantu kita meramalkan apa yang terjadi di masa akan datang tergantung dari data dan tren yang kita berikan kepadanya. Tentu saja, tingkat keyakinan kita kepada AI juga harus diimbangi dengan rangkaian validitas data yang disodorkan sehingga tidak menghasilkan ramalan keliru. 

Baca Juga  High Public Officials’ Remuneration Coupled with Zero Tolerance Enforcement

Selain peran AI, untuk memprediksi waktu keterjadian risiko yang presisi dibutuhkan sosok adi-manusia yang mampu mensinergikan antara kemampuan intuisi dan kecerdasan teknologi. Pihak pengawas, pembina dan pemimpin satuan kerja bertanggungjawab untuk mengembangkan sistem manajemen risiko yang presisi. Sinergitas data antar eselon I beserta data di satuan kerja menjadi “tambang emas” dalam merealisasikan proyek pembacaan risiko yang amat berguna bagi kelanjutan organisasi peradilan di masa depan.

Bayang-Bayang Korupthrust

Korupthrust masih membayangi wilayah peradilan. Semua pihak bertanggungjawab memitigasi dampak korupthrust yang merusak kepercayaan publik. Risiko ini mudah dikenal namun sulit diprediksi. Ini pekerjaan rumah bersama. Risiko korupthrust merupakan akibat dari pertemuan antara lemahnya zona integritas dan besarnya kesempatan. Risiko ini tidak perlu ditakuti namun perlu kewaspadaan.

Ada beberapa langkah antisipasi yang harus disiapkan yaitu pertama, melakukan sosialisasi dan skenario terburuk jika terjadi korupthrust secara tiba-tiba. Kedua, membangun sistem risk forecasting yang mampu mempredikasi risiko korupthrust secara presisi untuk memberikan peringatan dini (early warning). Ketiga, pimpinan satuan kerja beserta aparatur pengawasan saling memetakan profil satuan kerja dan profil individu yang berpotensi terjadinya risiko ini. Keempat, membangun sinergi intensif dengan lembaga terkait seperti KPK, KY, Ombudsman, PPATK dan lembaga masyarakat secara bersama untuk memitigasi potensi darurat korupsi.      

Ahmad Syahrus Sikti
Kontributor
Ahmad Syahrus Sikti
Hakim Yustisial Badan Pengawasan MA

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

AI early warning integritas manajemen risiko pencegahan korupsi pengawasan peradilan prediksi risiko risk forecasting tata kelola peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Tajuk Utama SuaraBSDK : Hak Digital Warga: Privasi, Jejak Siber, dan Masa Depan Perlindungan Hukum

4 February 2026 • 08:40 WIB

Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital

4 February 2026 • 08:20 WIB

Rendah Hati, Hati-Hati, dan Sepenuh Hati

3 February 2026 • 18:23 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Tajuk Utama SuaraBSDK : Hak Digital Warga: Privasi, Jejak Siber, dan Masa Depan Perlindungan Hukum

4 February 2026 • 08:40 WIB

Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital

4 February 2026 • 08:20 WIB

BPK Mulai Pemeriksaan Terinci Laporan Keuangan MA Tahun Anggaran 2025 di BSDK Kumdil

3 February 2026 • 22:06 WIB

Rendah Hati, Hati-Hati, dan Sepenuh Hati

3 February 2026 • 18:23 WIB
Don't Miss

Tajuk Utama SuaraBSDK : Hak Digital Warga: Privasi, Jejak Siber, dan Masa Depan Perlindungan Hukum

By Redaktur SuaraBSDK4 February 2026 • 08:40 WIB0

Serangan ransomware LockBit 3.0 terhadap Pusat Data Nasional pada 2024 yang lalu seyogyanya kita pahami…

Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital

4 February 2026 • 08:20 WIB

Mengawal Marwah Peradilan: Agenda Pengawasan 2026

4 February 2026 • 08:16 WIB

Memprediksi Risiko di Masa Depan

4 February 2026 • 08:03 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Tajuk Utama SuaraBSDK : Hak Digital Warga: Privasi, Jejak Siber, dan Masa Depan Perlindungan Hukum
  • Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital
  • Mengawal Marwah Peradilan: Agenda Pengawasan 2026
  • Memprediksi Risiko di Masa Depan
  • BPK Mulai Pemeriksaan Terinci Laporan Keuangan MA Tahun Anggaran 2025 di BSDK Kumdil

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.