Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB

Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 13:33 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026
Berita Liputan Khusus Laptah MA 2026

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK10 February 2026 • 15:18 WIB3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Jakarta — Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2025 memotret satu realitas penting di balik capaian kinerja peradilan: meningkatnya beban perkara yang ditopang oleh daya tahan hakim dan kebijakan kelembagaan yang adaptif. Angka-angka produktivitas yang tinggi tidak lahir dalam ruang hampa, melainkan melalui kerja intensif di bawah tekanan struktural yang terus membesar.

Sepanjang tahun 2025, Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya menangani lebih dari tiga juta perkara. Di tingkat Mahkamah Agung, beban perkara yang terus meningkat ditangani oleh 48 Hakim Agung dan 8 Hakim Ad Hoc. Meski demikian, rasio penyelesaian perkara mencapai 99,54 persen, sebuah capaian yang menunjukkan ketangguhan institusional sekaligus daya tahan personal para hakim.

Ketua Pengadilan Agama Singkawang, Nurhadi, menilai capaian tersebut sebagai prestasi luar biasa di tengah keterbatasan sumber daya. “Saya menyoroti penyelesaian perkara yang mencapai 99,54 persen, meskipun jumlah perkara terus meningkat dengan komposisi Hakim Agung yang terbatas. Ini merupakan capaian kinerja yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Menurut Nurhadi, ketangguhan Mahkamah Agung tidak hanya tercermin dari kemampuan menyelesaikan perkara, tetapi juga dari kapasitasnya merumuskan kebijakan di tengah beban kerja yang berat. Berbagai Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) dan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) tetap disusun untuk menyempurnakan regulasi yang belum lengkap, demi memperlancar penyelesaian perkara di semua tingkatan peradilan.

Ia juga menyoroti capaian Mahkamah Agung dalam pengelolaan keuangan negara. Dengan mengelola 930 satuan kerja dan tingkat penyerapan anggaran yang optimal, Mahkamah Agung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut.
“Ini capaian yang sangat luar biasa, karena Mahkamah Agung mampu mengatur dan mengelola keuangan yang telah ditransfer ke ratusan satuan kerja secara tertib dan akuntabel,” tambahnya.

Baca Juga  Ketua Mahkamah Agung RI: Transformasi Digital Harus Menjaga Martabat Manusia dan Keadilan Konstitusional

Dari perspektif lain, Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Arizal Anwar, menautkan persoalan beban perkara dengan fondasi nilai yang ditekankan Ketua Mahkamah Agung dalam pidatonya. Menurutnya, daya tahan peradilan tidak hanya ditentukan oleh jumlah perkara, tetapi oleh integritas dan independensi aparatur peradilan.

“Dengan integritas dan independensi, produk peradilan akan objektif dan transparan, sehingga menghadirkan kepastian hukum dan berpihak kepada masyarakat pencari keadilan,” ujarnya.
Pandangan ini menunjukkan bahwa tingginya beban perkara tidak boleh menggerus kualitas putusan. Justru dalam situasi tekanan kerja yang tinggi, integritas menjadi jangkar agar proses peradilan tetap berjalan dalam koridor keadilan substantif.

Laporan Tahunan 2025 memperlihatkan bahwa produktivitas peradilan Indonesia saat ini bertumpu pada kombinasi ketahanan sumber daya manusia, kepemimpinan kebijakan, dan dukungan sistem. Beban perkara yang besar dijawab bukan hanya dengan kerja keras, tetapi juga dengan pembaruan regulasi dan tata kelola yang lebih tertib.

Namun demikian, pesan implisit dari laporan ini juga jelas: daya tahan memiliki batas. Ke depan, penguatan kapasitas hakim, penataan beban kerja, dan keberlanjutan kebijakan kelembagaan menjadi prasyarat agar kinerja tinggi tidak dibayar dengan kelelahan struktural. Beban perkara dan daya tahan hakim akhirnya menjadi dua sisi dari mata uang yang sama. Di sanalah kualitas peradilan diuji—bukan hanya seberapa banyak perkara diselesaikan, tetapi seberapa kuat peradilan menjaga nilai di tengah tekanan. Produktivitas yang ditopang integritas akan menjaga peradilan tetap dipercaya.

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB

Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 13:33 WIB

Revolusi  Hijau di Ruang Sidang: Langkah  MA Menjaga Napas Bumi

10 February 2026 • 13:18 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

10 February 2026 • 16:42 WIB

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB

Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 13:33 WIB

Revolusi  Hijau di Ruang Sidang: Langkah  MA Menjaga Napas Bumi

10 February 2026 • 13:18 WIB
Don't Miss

Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah

By Redpel SuaraBSDK10 February 2026 • 16:42 WIB0

Jakarta — Pidato Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam Laporan Tahunan Tahun 2025 tidak berhenti…

Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 15:18 WIB

Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026

10 February 2026 • 13:33 WIB

Revolusi  Hijau di Ruang Sidang: Langkah  MA Menjaga Napas Bumi

10 February 2026 • 13:18 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membaca Arah Peradilan dari Suara Daerah
  • Beban Perkara dan Daya Tahan Hakim: Catatan Laptah MA 2026
  • Transformasi Digital dan Masa Depan Keadilan: Catatan Laptah MA 2026
  • Revolusi  Hijau di Ruang Sidang: Langkah  MA Menjaga Napas Bumi
  • Sidang Istimewa Mahkamah Agung Ri Tahun 2026 Sebagai Pertanggungjawaban Kinerja Ma Ri

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.