Author: Raden Heru Wibowo Sukaten

Pengantar Tulisan ini lahir sebagai bentuk keprihatinan sekaligus refleksi bersama atas fenomena yang belakangan semakin sering muncul di ruang publik, yakni sikap sebagian hakim yang secara terbuka menyampaikan keluhan dan tuntutan, baik melalui media massa, media sosial, maupun forum-forum diskusi publik, terkait kesejahteraan, fasilitas, dan kondisi penugasan. Fenomena ini terasa semakin problematik ketika keluhan tersebut disuarakan justru di tengah perhatian besar pemerintah yang telah menaikkan tunjangan hakim secara signifikan sebagai bentuk pengakuan atas peran strategis kekuasaan kehakiman. Menjadi hakim bukanlah kebetulan. Ia adalah pilihan hidup, pilihan sadar, rasional, dan penuh konsekuensi. Sejak awal kita tahu, bahwa profesi ini bukan jalan…

Read More