Sesungguhnya, sebelum terlanjur sampai mana-mana, penulis tidak meminta izin maupun persetujuan dari pembaca, namun hanya ungkapan apologia semata. Kalau-kalau tulisan ini memanglah terdapat kesamaan nama, peristiwa, locus dan tempus, mohon kiranya untuk dimaklumi sahaja, syukur-syukur dimaafkan. Ini kisah dapat dinilai oleh masing-masing pembaca. Boleh empat per empat wajar, delapan per sembilan wajar, atau malah tidak wajar sama sekali. Namun, menurut hemat penulis, selama sesuatu masih bisa manusia bayangkan, selama peristiwanya masih membumi, maka entah di belahan dunia manapun pasti hal serupa boleh jadi memang eksis atau akan eksis. Dahulu siapa yang menyangka jika saat ini komputer dapat berbicara dengan manusia…
और पढ़ें