अपडेट के लिए सब्सक्राइब करें
FooBar से कला, डिजाइन और व्यवसाय से जुड़ी नवीनतम रचनात्मक खबरें प्राप्त करें।
Author: Khoiruddin Hasibuan
Pada pagi yang hangat di Bhopal, India, tanggal 28 April 2026, menandai hari terakhir dari rangkaian short course yang diselenggarakan di National Judicial Academy. Hari tersebut, tidak sekadar menjadi penutup, melainkan titik kulminasi dari proses pembelajaran intensif yang diikuti oleh tiga puluh delegasi dari Mahkamah Agung. Para peserta tersebut, dengan pengalaman panjang dalam dunia peradilan, berkumpul dengan ekspektasi tinggi untuk sesi pertama yang mengangkat tema yang semakin relevan dalam lanskap hukum modern: cybercrime. Sesi ini menghadirkan dua nama yang tidak asing dalam dunia keamanan siber dan penegakan hukum digital di India, yakni Varun Kapoor dan Dr. Harold D’Costa. Kehadiran keduanya…
Perjalanan tiga puluh delegasi Mahkamah Agung Republik Indonesia ke Pengadilan Tinggi Madhya Pradesh di India, tidak dapat dipandang sebagai sekadar kunjungan kerja biasa. Kunjungan ini sesungguhnya merupakan sebuah momentum reflektif bagi sistem peradilan Indonesia, untuk menilai kembali arah transformasi digital yang sedang ditempuh. India, yang selama ini kerap dipersepsikan sebagai negara dengan kompleksitas sosial yang tinggi, kepadatan penduduk ekstrem, serta tantangan administratif yang besar, justru mampu menunjukkan capaian luar biasa dalam digitalisasi peradilan melalui program nasional yang dikenal sebagai e-Courts Mission Mode Project. Kesan pertama yang muncul dari pengalaman ini adalah sebuah paradoks yang menarik untuk dikaji, di tengah berbagai…
एनजेए में अपने तीसरे दिन, भारत के मुख्य न्यायाधीश ने एडीआर सामग्री प्रस्तुत करने के लिए प्रवेश किया।
Bhopal, India — Suasana National Judicial Academy (NJA) di Bhopal, India, pada Minggu, 26 April 2026, berubah menjadi arena pertukaran gagasan hukum kelas dunia. Sebanyak 30 hakim dari Indonesia yang tengah mengikuti short course internasional tidak hanya duduk sebagai peserta, tetapi tampil sebagai aktor penting dalam diskursus global tentang masa depan peradilan. Sejak pagi, atmosfer akademik terasa begitu intens. Para hakim Indonesia tampak serius mengikuti sesi pertama yang mengangkat tema Alternative Dispute Resolution (ADR) Mechanisms. Pada sesi ini tidak main-main, N. Kotiswar Singh, Hakim Agung India, turun gunung memberikan materi, dengan didampingi oleh Aniruddha Bose, Direktur National Judicial Academy, Bhopal,…
Berbagai Putusan Mahkamah Agung India menunjukkan bahwa perkembangan peran peradilan, tidak hanya berhenti pada fungsi adjudikatif, tetapi telah berkembang menjadi instrumen transformasi sosial yang aktif dan adaptif terhadap dinamika masyarakat. Dalam konteks ini, salah satu kontribusi paling signifikan dari Mahkamah Agung India adalah doktrin “basic structure of the Constitution,” yang lahir dari putusan perakara Kesavananda Bharati vs State of Kerala. Putusan tersebut telah menegaskan, bahwa meskipun parlemen memiliki kewenangan untuk mengubah konstitusi, perubahan tersebut tidak boleh merusak struktur dasar seperti supremasi konstitusi, demokrasi, pemisahan kekuasaan, dan perlindungan hak asasi manusia. Putusan terhadap perkara tersebut ternyata telah mampu menciptakan keseimbangan antara…
Dalam lanskap peradilan modern yang terus bergerak dinamis, kebutuhan akan peningkatan kapasitas aparatur peradilan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Kompleksitas perkara yang semakin beragam, perkembangan teknologi yang begitu cepat, serta tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas, menempatkan lembaga peradilan pada posisi yang harus adaptif sekaligus progresif. Dalam konteks inilah, keikutsertaan 30 delegasi hakim Indonesia dari seluruh lingkungan peradilan – baik peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara, maupun peradilan militer, termasuk hakim yustisial – dalam sebuah short course internasional menjadi sangat strategis dan relevan. Program yang diselenggarakan selama lima hari, mulai tanggal 24 April 2026 hingga 28…
Senja belum sepenuhnya turun ketika langkah-langkah itu mulai berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Waktu menunjukkan pukul 19.20 WIB, namun semangat tiga puluh delegasi hakim dari seluruh penjuru Indonesia, terasa jauh lebih terang daripada lampu-lampu bandara. Mereka datang dari empat lingkungan peradilan (peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara, dan peradilan militer), ditambah para hakim yustisial dari Mahkamah Agung serta Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan. Dalam satu barisan yang sama walaupun berbeda latar belakang, ternyata mampu melebur menjadi satu, yaitu semangat untuk terus belajar, memperluas cakrawala, dan menjemput masa depan peradilan yang lebih adaptif…
Sejak diresmikannya Bullion Bank pertama di Indonesia pada Februari 2025, lanskap keuangan nasional memasuki babak baru, dalam pengelolaan emas sebagai instrumen keuangan. Bullion Bank, yang secara global dikenal sebagai lembaga keuangan yang menangani transaksi emas fisik dan derivatif, diharapkan menjadi katalisator bagi penguatan cadangan devisa, perluasan inklusi keuangan, dan pengembangan industri logam mulia domestik. Namun, di balik potensi tersebut, muncul tantangan yuridis yang belum sepenuhnya terjawab, diantaranya berupa kekosongan hukum dan tumpang tindih regulasi, yang dapat memicu sengketa antara nasabah, lembaga keuangan, dan negara. Bullion Bank, atau bank emas atau juga disebut kegiatan usaha bulion, adalah lembaga keuangan yang mengelola…
Perlahan tapi pasti, lanskap perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan Indonesia, mengalami pergeseran yang tidak bisa lagi dipahami dengan kacamata lama. Sengketa tidak lagi berdiri sebagai peristiwa individual yang sporadis, melainkan menjelma menjadi fenomena kolektif yang tersebar, senyap, namun berdampak luas. Dalam satu dekade terakhir, pola kerugian konsumen menunjukkan gejala yang nyaris seragam, diantaranya jumlah korban yang besar, kerugian yang relatif kecil secara individual tetapi signifikan secara agregat, serta pelanggaran yang bersifat sistemik. Di titik inilah hukum diuji, bukan sekadar sebagai perangkat normatif, tetapi sebagai instrumen keadilan yang hidup. Gugatan perorangan menjadi tidak memadai. Mekanisme class action yang selama ini…
Ada sesuatu yang sunyi, namun paling hakiki dalam kehidupan manusia, ialah cinta. Ia tidak selalu berisik seperti puisi, tidak selalu tampak seperti pelukan, dan tidak selalu hadir dalam kata-kata yang indah. Tetapi, justru dalam diam itulah ia bekerja. Ia menggerakkan, menghidupkan, bahkan menentukan arah keberadaan manusia. Jika ditelusuri secara jujur, manusia lahir dari cinta, hidup dengan cinta, dan pada akhirnya, mati pun karena cinta. Namun ironisnya, justru dalam kehidupan sehari-hari, cinta sering kali menjadi konsep yang paling disempitkan, direduksi hanya pada relasi romantis, atau bahkan dianggap kelemahan, ketika dibawa ke dalam dunia kerja. Padahal, jika kita menelusuri lebih dalam, cinta…
Perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan, sering kali tidak dimulai dari perubahan regulasi, melainkan dari perubahan cara pandang terhadap kerja itu sendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, birokrasi Indonesia mulai memasuki fase baru yang menempatkan fleksibilitas kerja sebagai bagian dari reformasi manajemen aparatur sipil negara. Konsep Work From Anywhere (WFA) atau yang lebih luas dikenal sebagai Flexible Working Arrangement, muncul sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keseimbangan kerja aparatur negara. Namun ketika gagasan ini memasuki ruang institusi peradilan, respons yang muncul tidak selalu seragam. Di sejumlah satuan kerja pengadilan, kebijakan WFA dipandang dengan penuh kehati-hatian, bahkan tidak jarang…

