Semangat kebersamaan, sinergitas, dan sportivitas mewarnai Turnamen Bola Voli Antar-Satuan Kerja di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) wilayah Jakarta, Serang, dan Bandung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Turnamen yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun) tersebut berlangsung Jumat, 2 Oktober 2026, di Lapangan Voli Senen, Jakarta Pusat. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Direktur Jenderal Badilmiltun Mahkamah Agung RI, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., dan dihadiri para pejabat struktural Ditjen Badilmiltun, pimpinan satuan kerja, serta para peserta dan pemain dari sepuluh satuan kerja yang turut ambil bagian.
Dalam sambutannya, Dirjen Badilmiltun menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk memperebutkan Tropy Bergilir dan uang pembinaan, tetapi lebih jauh menjadi sarana membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antarsatuan kerja. Sepuluh satuan kerja yang berpartisipasi terdiri atas Ditjen Badilmiltun A, Ditjen Badilmiltun B, Dilmiltama, Dilmilti II Jakarta, PTTUN Jakarta, Dilmil II-06 Jakarta, PTUN Jakarta, PTUN Serang, Dilmil II-07 Bandung, dan PTUN Bandung. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen perdana ini merupakan langkah awal untuk membangun tradisi positif melalui olahraga yang diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Pesan utama yang ditekankan Dirjen Badilmiltun dalam kesempatan tersebut adalah “Junjung Tinggi Sinergitas dan Sportivitas.” Pesan itu menjadi landasan penting dalam seluruh rangkaian pertandingan, karena olahraga tidak hanya berbicara mengenai menang dan kalah, tetapi juga tentang bagaimana setiap peserta mampu menghormati lawan, mematuhi aturan permainan, menerima keputusan wasit, serta menjaga pengendalian diri. Dirjen juga menegaskan agar seluruh peserta selalu menjaga integritas dan sportivitas, bertanding dengan penuh semangat, serta tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan. “Selamat berjuang, keluarkan kemampuan terbaik, tetapi tetap utamakan kesehatan dan keselamatan,” menjadi penekanan agar semangat kompetisi tetap berjalan dalam koridor kebersamaan dan tanggung jawab.
Lebih lanjut, Dirjen Badilmiltun mengingatkan bahwa setiap pertandingan membutuhkan mental yang kuat. Para pemain diminta bertanding dengan mental baja, tidak takut menghadapi lawan, menjaga kekompakan, dan tidak mudah menyerah sebelum pertandingan berakhir. Dalam konteks kelembagaan, nilai tersebut memiliki makna yang lebih luas. Disiplin yang dibangun melalui latihan, kerja sama dalam tim, kemampuan mengendalikan emosi, serta kesediaan mempercayai rekan satu tim merupakan nilai yang juga diperlukan dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Dengan demikian, lapangan olahraga bukan sekadar tempat berkompetisi, melainkan ruang pembelajaran karakter yang dapat memperkuat profesionalitas aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Turnamen tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar Peradilan Militer dan Peradilan TUN. Di tengah kesibukan menjalankan tugas peradilan yang sarat dengan tanggung jawab formal, pertandingan olahraga memberikan ruang interaksi yang lebih cair dan akrab. Pimpinan, pejabat, pegawai, dan pemain dapat bertemu dalam suasana yang penuh kegembiraan, memberikan dukungan, serta membangun komunikasi yang lebih dekat. Karena itu, kegiatan ini memiliki arti penting dalam memperkuat sinergitas antarsatuan kerja, bukan hanya melalui hubungan kedinasan, tetapi juga melalui ikatan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Badilmiltun.
Antusiasme peserta dan pendukung semakin terasa ketika pertandingan dimulai. Sorak-sorai dari masing-masing satuan kerja memenuhi Lapangan Voli Senen, mengiringi setiap servis, smash, blok, dan penyelamatan bola yang dilakukan para pemain. Sejak pertandingan awal hingga babak akhir, suasana berlangsung ramai dan penuh semangat. Persaingan semakin terasa pada pertandingan-pertandingan penentuan, ketika masing-masing tim berusaha memberikan penampilan terbaik. Namun, semangat kompetisi tersebut tetap berpijak pada pesan yang disampaikan Dirjen Badilmiltun bahwa kemenangan harus diraih melalui perjuangan yang jujur, disiplin, dan terhormat. Dalam suasana itulah, sinergitas dan sportivitas tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku selama pertandingan.
Turnamen perdana bola voli Antar-Satker Badilmiltun akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan tradisi olahraga yang mempererat solidaritas dan kebersamaan. Semangat “Junjung Tinggi Sinergitas dan Sportivitas”, disertai pesan untuk menjaga integritas, kesehatan, dan keselamatan, menjadi nilai yang diharapkan terus dibawa dari lapangan pertandingan ke ruang pengabdian. Bertanding untuk memberikan yang terbaik, berjuang dengan mental baja, menghormati lawan, dan tetap menjaga persaudaraan merupakan semangat yang menyatukan seluruh peserta. Turnamen perdana ini diharapkan menjadi embrio kegiatan tahunan yang semakin memperkokoh sinergitas keluarga besar Badilmiltun dalam menjalankan tugas peradilan dan pengabdian kepada institusi, bangsa, dan negara.





Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


