Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Final Kok Masih Bisa DiPertanyakan?

October 16, 2026

Yang Paling Sulit Diubah Pengadilan Bukan Putusan Melainkan Nama

October 16, 2026

Hakim Wajib Menjaga Keadilan, Negara Wajib Apa?

October 16, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Wakil Ketua MA Non Yudisial: Komisi Yudisial Harus Jadi Penyempurna Kekuasaan Kehakiman demi Independensi Peradilan

Wakil Ketua MA Non Yudisial: Komisi Yudisial Harus Jadi Penyempurna Kekuasaan Kehakiman demi Independensi Peradilan

Mohammad Khairul MuqorobinBy Mohammad Khairul MuqorobinOctober 15, 2026 · 21:27 WIB4 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Bali, 15 Oktober 2026 — Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial Dr. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. menegaskan independensi dan akuntabilitas dalam kekuasaan kehakiman bukan dua kutub yang saling meniadakan, melainkan harus dirancang saling menguatkan. Penegasan itu disampaikan dalam Seminar Internasional bertajuk “Menata Ulang Judicial Governance Indonesia: Menjadikan Komisi Yudisial sebagai Penyempurna Kekuasaan Kehakiman guna Mewujudkan Independensi Peradilan” di Bali, 15 Oktober 2026.

Menurutnya, tantangan utama bukan memilih independensi atau akuntabilitas, tetapi merancang institusi yang memungkinkan keduanya berjalan simultan. Dwiarso kemudian memaparkan tiga fondasi fundamental dalam tata kelola kekuasaan kehakiman. Pertama, independensi, yaitu proses mengadili harus terlindungi dari tekanan, intervensi, maupun kepentingan di luar hukum. Hakim harus memeriksa, mengadili, dan memutus perkara berdasarkan hukum, fakta, hati nurani, dan keadilan. Namun, ia menekankan independensi tidak boleh dipahami sebagai ruang steril dari pertanggungjawaban.

“Independensi tanpa akuntabilitas dapat menimbulkan persepsi tentang kekuasaan yang tidak terkendali. Sebaliknya, akuntabilitas yang tidak memahami batas independensi dapat berubah menjadi intervensi terhadap proses judicial,” ujarnya. Karena itu, konsep kedua, akuntabilitas, memastikan kewenangan besar dalam kekuasaan kehakiman dijalankan secara berintegritas, transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Konsep ketiga, governance, berbicara tentang bagaimana kewenangan dibagi, bagaimana mekanisme pengawasan dirancang, bagaimana keputusan administrasi dibuat, dan bagaimana mekanisme koreksi dilakukan tanpa masuk ke wilayah substansi putusan hakim. “Independensi dan akuntabilitas bukan dua kutub yang saling meniadakan, keduanya harus dirancang agar saling menguatkan,” tegasnya.

Dalam konteks reformasi, Dwiarso menjelaskan sebelum reformasi pengelolaan administrasi peradilan masih bergantung kuat pada cabang kekuasaan eksekutif. Hal itu menimbulkan persoalan dari perspektif independensi kelembagaan. Salah satu agenda reformasi adalah memisahkan pengelolaan peradilan dari ketergantungan terhadap eksekutif, yang kemudian melahirkan gagasan sistem satu atap atau one-roof system. Dalam sistem ini, organisasi, administrasi finansial, dan aspek teknis yudisial badan peradilan ditempatkan dalam satu lingkungan kekuasaan kehakiman di bawah MA.

Baca Juga  Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

Namun, ia mengingatkan reformasi struktur hanyalah titik awal. “Kualitas tata kelola justru ditentukan oleh apa yang terjadi setelah struktur tersebut dibangun: bagaimana kewenangan digunakan, bagaimana budaya organisasi berkembang, bagaimana pengawasan dilakukan, bagaimana integritas dijaga, serta bagaimana mekanisme akuntabilitas bekerja,” katanya. Setelah lebih dari dua dekade, evaluasi tidak boleh berhenti pada pertanyaan apakah struktur telah terbentuk, tetapi apakah struktur itu menghasilkan peradilan yang semakin independen, profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Dwiarso juga menegaskan sistem satu atap (one roof system) tidak boleh dipersempit sebagai sekadar pemindahan administrasi peradilan. Ia merupakan desain kelembagaan untuk melindungi otonomi peradilan dari ketergantungan terhadap cabang kekuasaan lain, dengan tiga aspek utama: organisasi, administrasi, dan finansial. Tujuan normatifnya adalah memperkuat independensi institusional sekaligus independensi individual hakim. “Hakim dapat menjalankan tugas judicialnya tanpa tekanan dari luar, tetapi pada saat yang sama kekuasaan tersebut harus dijalankan dalam kerangka tata kelola yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah tantangan yang belum selesai. Pertama, batas kewenangan antara MA dan Komisi Yudisial, khususnya pada wilayah yang bersinggungan dengan pengawasan dan penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KPPH) serta teknis yudisial. Kedua, risiko munculnya dikotomi seolah-olah independensi dan akuntabilitas saling mengancam. Ketiga, kebutuhan membangun tata kelola hakim yang sesuai dengan kedudukan hakim sebagai pejabat negara. Keempat, konsistensi tindak lanjut atas temuan, rekomendasi, dan pelanggaran etik. Kelima, kepercayaan publik yang lahir dari pengalaman nyata masyarakat ketika berhadapan dengan lembaga peradilan.

Dalam bagian lain, Dwiarso juga membahas judicial self-government. Menurutnya, konsep itu berarti kemampuan lembaga peradilan mengelola urusan internalnya secara mandiri tanpa dikendalikan kepentingan politik atau tekanan eksternal. Ada tiga elemen penting: otonomi, kompetensi, dan kontrol. “Self-governance bukan self-immunity. Kemandirian untuk mengelola bukan berarti kekebalan dari pemeriksaan dan pertanggungjawaban,” katanya. Semakin besar kewenangan suatu lembaga, semakin tinggi pula tuntutan terhadap integritas dan akuntabilitas.

Baca Juga  Zona Integritas dan Mimpi Mengakhiri “No Viral, No Justice”

Dwiarso lalu memaparkan lima agenda dalam memperkuat judicial governance. Pertama, kejelasan mandat melalui peta kewenangan dan protokol koordinasi yang lebih jelas antara MA dan Komisi Yudisial. Kedua, proses yang adil, dengan standar hak jawab dan kepastian tindak lanjut setiap pemeriksaan. Ketiga, pengawasan berbasis risiko, terutama risiko etik, konflik kepentingan, dan layanan transaksional. Keempat, data dan transparansi agar pertukaran informasi berlangsung sah, aman, relevan, dan dapat diaudit. Kelima, monitoring dan evaluasi perkara melalui indikator kinerja bersama dan mekanisme penyelesaian bila terjadi perbedaan perspektif atau kewenangan.

 “Lima agenda ini perlu membawa kita dari governance yang berbasis struktur menuju governance yang berbasis risiko, data, integritas, dan hasil,” pungkas Dwiarso. Paparan dalam seminar internasional di Bali itu menegaskan bahwa penataan ulang judicial governance Indonesia tidak cukup berhenti pada pembenahan struktur. Independensi peradilan, akuntabilitas, dan kepercayaan publik harus berjalan bersama, dengan Komisi Yudisial diposisikan sebagai penyempurna kekuasaan kehakiman, bukan sebagai ancaman bagi independensi hakim.

Mohammad Khairul Muqorobin
Kontributor
Mohammad Khairul Muqorobin
Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Akuntabilitas Peradilan Dwiarso Budi Santiarto independensi peradilan judicial governance Kekuasaan Kehakiman komisi yudisial Reformasi Peradilan Seminar Internasional tata kelola peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Langkah Besar Reformasi Peradilan: Mahkamah Agung Mantapkan Rencana Pembentukan Rumah Sakit Khusus hingga Regulasi Kecerdasan Buatan

October 15, 2026

Menata Prosedur, Mengawal Keadilan : Peserta Bimbingan Teknis Yudisial Panitera/Panitera Pengganti di Lingkungan Peradilan Agama Seluruh Indonesia Perdalam Administrasi Upaya Hukum

October 15, 2026

Kupas Tuntas Minutasi Berkas Perkara, Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H. Bekali Panitera/Panitera Pengganti Peradilan Agama di Pusdiklat Mahkamah Agung Republik Indonesia

October 15, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,616 Views
Don't Miss

Sudah Final Kok Masih Bisa DiPertanyakan?

By Redpel SuaraBSDKOctober 16, 20260

Kontributor Redpel SuaraBSDK Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI Baca Juga  BSDK Mengkaji Perbandingan Hukum Acara Peratun dengan Pengadilan Pajak di Manado

Yang Paling Sulit Diubah Pengadilan Bukan Putusan Melainkan Nama

October 16, 2026

Hakim Wajib Menjaga Keadilan, Negara Wajib Apa?

October 16, 2026

Wakil Ketua MA Non Yudisial: Komisi Yudisial Harus Jadi Penyempurna Kekuasaan Kehakiman demi Independensi Peradilan

October 15, 2026 · 21:27 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Sudah Final Kok Masih Bisa DiPertanyakan?
  • Yang Paling Sulit Diubah Pengadilan Bukan Putusan Melainkan Nama
  • Hakim Wajib Menjaga Keadilan, Negara Wajib Apa?
  • Wakil Ketua MA Non Yudisial: Komisi Yudisial Harus Jadi Penyempurna Kekuasaan Kehakiman demi Independensi Peradilan
  • Langkah Besar Reformasi Peradilan: Mahkamah Agung Mantapkan Rencana Pembentukan Rumah Sakit Khusus hingga Regulasi Kecerdasan Buatan

Recent Comments

  1. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  2. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  3. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
  4. H. Moh. Nasri on Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim Sebagai Pembelajaran Diklat Pertama di Hari Pertama
  5. H. Moh. Nasri on Bedah Kasus di Akhir Kursus: Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin Telah Sampai pada Intinya
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Imaniar, S.H., M.H.
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Robiatul Adawiyah, S.H., M.H.
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.