Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Selaraskah Aspek Hukum Dispensasi Kawin di Indonesia dengan Hukum Internasional?

October 7, 2026

Praperadilan dan Batas Kekuasaan

October 7, 2026

Dispensasi Kawin Sebagai Ultimum Remedium: Wewenang Dan Paradigma Hakim Peradilan Agama

October 7, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas

Menutup Pelatihan, Memulai Tanggung Jawab: Refleksi atas Penguatan Kapasitas Hakim Banding Militer dalam Mewujudkan Putusan yang Berintegritas

Ahmad JunaediBy Ahmad JunaediJuly 8, 2026 · 19:21 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer secara resmi ditutup oleh Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer pada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Hotel Mercure Kuta, Denpasar, Bali. Acara penutupan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para Hakim Yustisial, pejabat Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, panitia penyelenggara, serta 30 orang peserta yang merupakan Calon Hakim Tinggi Militer dari berbagai wilayah hukum di Indonesia.

Pelatihan yang diselenggarakan secara tatap muka selama tiga hari, mulai Senin, 6 Juli hingga Rabu, 8 Juli 2026, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam meningkatkan kompetensi hakim pada lingkungan Peradilan Militer, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip hukum, teknik pemeriksaan perkara pada tingkat banding, penyusunan pertimbangan hukum, serta pengambilan putusan yudisial yang profesional, berintegritas, dan selaras dengan perkembangan sistem hukum nasional. Selama pelatihan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang disampaikan oleh para narasumber dan widyaiswara berpengalaman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas intelektual sekaligus memperkuat karakter sebagai calon hakim tinggi militer.

Dalam perspektif kekuasaan kehakiman, peningkatan kompetensi hakim tidak dapat dipandang hanya sebagai pemenuhan kebutuhan administratif pendidikan dan pelatihan. Lebih dari itu, peningkatan kapasitas merupakan investasi kelembagaan yang akan menentukan kualitas putusan pengadilan pada masa mendatang. Putusan yang berkualitas lahir dari hakim yang memiliki kemampuan bernalar hukum secara sistematis, memahami perkembangan doktrin dan yurisprudensi, serta mampu memadukan nilai kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam setiap pertimbangan hukumnya. Oleh karena itu, pelatihan ini memiliki arti strategis dalam mempersiapkan hakim tinggi militer yang mampu menjawab tantangan dinamika hukum yang semakin kompleks.

Sebelum secara resmi menutup rangkaian kegiatan pelatihan, Koordinator Hakim Yustisial Peradilan Militer pada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., terlebih dahulu mengumumkan hasil evaluasi akhir peserta sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kedisiplinan, dan prestasi akademik selama mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran. Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan kehadiran, partisipasi aktif selama proses pembelajaran, hasil evaluasi akademik, serta kemampuan peserta dalam memahami dan mengimplementasikan materi yang diberikan.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ditetapkan lima peserta terbaik sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik selama pelatihan. Peringkat pertama diraih oleh Letkol Chk Agustono, S.H., M.H., peringkat kedua Letkol Chk Joko Triyanto S.H., M.H., peringkat ketiga Letkol Laut (H) Bagus Partha Wijaya, S.H., M.H., peringkat keempat Kolonel Chk Rhubi Iswandi Trinaron, S.H., M.H., dan peringkat kelima Kolonel Chk Rony Suryandoko, S.H., M.H.. Pengumuman tersebut disambut dengan apresiasi seluruh peserta sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat belajar dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama mengikuti pelatihan.

Baca Juga  Pimpinan Pengadilan sebagai “Prompt Engineer”
Peringkat 1
Peringkat 2
Peringkat 3
Peringkat 4
Peringkat 5

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukanlah tujuan akhir dari proses pendidikan dan pelatihan. Prestasi akademik hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan hukum, serta memperkuat integritas sebagai hakim. Menurut beliau, keberhasilan seorang hakim tidak hanya diukur dari nilai yang diperoleh selama pelatihan, melainkan dari kemampuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan, menjaga independensi, dan menghasilkan putusan yang berkualitas ketika menjalankan tugas yudisial di kemudian hari.

Selanjutnya, dalam amanat penutupan, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H. menyampaikan sejumlah pesan yang sarat makna sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa berakhirnya kegiatan pelatihan bukan berarti proses pembelajaran telah selesai. Justru setelah kembali ke satuan kerja masing-masing, para peserta akan menghadapi tantangan yang sesungguhnya, yakni menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh ke dalam praktik peradilan melalui penyelesaian perkara yang objektif, profesional, dan berkeadilan. Hakim akan berhadapan dengan persoalan-persoalan hukum yang jauh lebih kompleks dibandingkan dengan simulasi maupun teori yang dipelajari di ruang kelas.

Beliau kemudian menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi inti amanat penutupan. Pesan pertama adalah agar setiap hakim menjadikan putusan sebagai sebuah warisan intelektual dan moral, bukan sekadar produk administratif untuk menyelesaikan perkara. Jabatan seorang hakim pada akhirnya akan berakhir seiring masa pengabdian, namun putusan yang pernah dijatuhkan akan tetap hidup, dibaca, dikaji, bahkan menjadi rujukan bagi generasi hakim berikutnya. Oleh karena itu, setiap putusan harus dibangun di atas fakta persidangan yang objektif, argumentasi hukum yang kuat, serta keberanian mengambil kesimpulan berdasarkan hati nurani dan ketentuan hukum yang berlaku.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa kualitas seorang hakim pada hakikatnya tercermin melalui kualitas pertimbangan hukumnya. Putusan yang disusun secara cermat tidak hanya memberikan keadilan bagi para pihak, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan hukum melalui lahirnya yurisprudensi yang berkualitas. Dalam konteks Peradilan Militer, hal ini memiliki makna yang semakin penting karena setiap putusan tidak hanya menyangkut kepentingan individu prajurit, melainkan juga berkaitan erat dengan disiplin, profesionalisme, dan kehormatan institusi Tentara Nasional Indonesia.

Pesan kedua menempatkan hakim tinggi sebagai teladan bagi hakim-hakim pada tingkat pertama. Sebagai pejabat yang menjalankan fungsi pembinaan sekaligus pengawasan, hakim tinggi dituntut menunjukkan konsistensi antara ucapan dan tindakan. Keteladanan dibangun melalui integritas, keberanian menolak segala bentuk intervensi, kejujuran dalam musyawarah majelis hakim, serta komitmen untuk menjaga independensi kekuasaan kehakiman. Nilai-nilai tersebut akan menjadi pembelajaran yang jauh lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat ataupun arahan formal kepada hakim-hakim yang lebih muda.

Baca Juga  Peradilan Bermartabat, Negara Berdaulat,Mahkamah Agung Hadirkan Refleksi Akhir Tahun 2025

Pesan ketiga menekankan bahwa setiap perkara yang diperiksa pada lingkungan Peradilan Militer sesungguhnya mempertaruhkan kehormatan lembaga peradilan. Kepercayaan publik dibangun secara perlahan melalui putusan-putusan yang objektif, independen, dan berkeadilan. Sebaliknya, satu putusan yang lahir tanpa integritas berpotensi merusak kepercayaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Oleh sebab itu, tidak ada perkara yang terlalu kecil untuk ditangani secara sungguh-sungguh dan tidak ada perkara yang terlalu besar untuk diputus dengan keberanian berdasarkan hukum.

Beliau juga menegaskan bahwa menjatuhkan putusan yang adil terhadap prajurit yang terbukti bersalah bukanlah bentuk pengkhianatan terhadap institusi militer. Sebaliknya, keberanian menegakkan hukum secara objektif merupakan bentuk kecintaan tertinggi terhadap institusi, karena hanya lembaga yang mampu menegakkan hukum terhadap anggotanya sendiri yang akan memperoleh kehormatan dan kepercayaan masyarakat. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa profesionalisme peradilan militer dan kehormatan institusi TNI merupakan dua nilai yang saling menguatkan dalam kerangka negara hukum.

Di akhir amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia, seluruh narasumber, widyaiswara, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh kesungguhan. Beliau berharap seluruh ilmu yang diperoleh selama tiga hari pelatihan dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan amanah sebagai hakim tinggi militer yang profesional, berintegritas, dan mampu menjaga marwah lembaga peradilan. Di samping itu, beliau juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga keselamatan selama perjalanan kembali menuju satuan kerja masing-masing.

Rangkaian pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen Badan Strategi Kebijakan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam membangun sumber daya hakim yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan hukum. Penguatan kompetensi teknis harus senantiasa berjalan beriringan dengan penguatan integritas, etika profesi, dan kemampuan bernalar hukum agar setiap putusan benar-benar mencerminkan keadilan substantif yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan kekuasaan kehakiman.

Pada akhirnya, penutupan Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum dalam Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding di Lingkungan Pengadilan Militer bukan sekadar menandai berakhirnya agenda pembelajaran selama tiga hari. Momentum tersebut justru menjadi titik awal lahirnya komitmen baru bagi seluruh calon hakim tinggi militer untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga independensi, serta menegakkan hukum secara adil dan bermartabat. Sebab, sebagaimana ditekankan dalam amanat penutupan, kehormatan seorang hakim tidak ditentukan oleh jabatan yang disandang, melainkan oleh keberanian menjaga integritas dan menghasilkan putusan yang adil ketika menghadapi setiap perkara yang dipercayakan kepadanya.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita Hakim Banding integritas penutupan Peradilan Militer Refleksi
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Dari Akses, Eksekusi hingga HAM

October 7, 2026

Menembus Teks Perundang-Undangan: Paradigma Baru Hakim Peradilan Agama Menguji Dispensasi Kawin Melalui Kacamata Hukum Internasional

October 7, 2026

Menguatkan Nalar dan Nurani Hakim: Aspek Perlindungan Anak Menjadi Bahan Ajar Krusial pada Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin

October 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,528 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026
Don't Miss

Selaraskah Aspek Hukum Dispensasi Kawin di Indonesia dengan Hukum Internasional?

By Abdul Azis Ali RamdlaniOctober 7, 20260

Diklat Teknis Yudisial Dispensasi Kawin hingga hari ketiga ini, Rabu, 7 Oktober 2026, masih berlangsung…

Praperadilan dan Batas Kekuasaan

October 7, 2026

Dispensasi Kawin Sebagai Ultimum Remedium: Wewenang Dan Paradigma Hakim Peradilan Agama

October 7, 2026

Dari Akses, Eksekusi hingga HAM

October 7, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Selaraskah Aspek Hukum Dispensasi Kawin di Indonesia dengan Hukum Internasional?
  • Praperadilan dan Batas Kekuasaan
  • Dispensasi Kawin Sebagai Ultimum Remedium: Wewenang Dan Paradigma Hakim Peradilan Agama
  • Dari Akses, Eksekusi hingga HAM
  • Menembus Teks Perundang-Undangan: Paradigma Baru Hakim Peradilan Agama Menguji Dispensasi Kawin Melalui Kacamata Hukum Internasional

Recent Comments

  1. Mery Donna Tiur Pasaribu on Praperadilan dan Batas Kekuasaan
  2. indarka pp on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Anton Yikwa on Penganugerahan Lomba Layanan Pengadilan Tahun 2026: Membangun Budaya Kinerja dan Pelayanan Prima di Lingkungan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara
  4. Syihabuddin on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
  5. Tomas on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wisnu Indradi
  • Avatar photo Wiwid Ariyanto
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.