Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Integritas Peradilan Dalam Angka: Ketua Mahkamah Agung Buka Data Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Zero Tolerance

10 February 2026 • 21:58 WIB

Bentuk Konkret Pengaruh Pelaksanaan Peradilan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

10 February 2026 • 21:12 WIB

Sistem Pengawasan “No Mercy” Untuk Melayakkan Kesejahteraan Finansial Hakim

10 February 2026 • 21:03 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Ketua Mahkamah Agung Ingatkan Bahaya Rakus Dalam Kekuasaan Kehakiman
Berita Liputan Khusus Laptah MA 2026

Ketua Mahkamah Agung Ingatkan Bahaya Rakus Dalam Kekuasaan Kehakiman

Muhammad Adiguna BimasaktiMuhammad Adiguna Bimasakti10 February 2026 • 20:44 WIB3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia menyampaikan peringatan keras bahwa peningkatan kesejahteraan hakim tidak otomatis berbanding lurus dengan penguatan integritas peradilan. Peringatan tersebut disampaikan dalam pidato Pembinaan kepada Ketua Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama dari empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia, di Ruang Balairung Gedung Tower Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa malam tanggal 10 Februari 2026. Dalam forum yang menjadi bagian dari rangkaian Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2025 itu, Ketua MA secara terbuka mengingatkan bahaya keserakahan dalam penyelenggaraan kekuasaan kehakiman yang dapat meruntuhkan kepercayaan publik.

Ketua MA menegaskan bahwa negara telah menunaikan kewajibannya dengan meningkatkan kesejahteraan para hakim sebagai bentuk penghormatan terhadap martabat jabatan. Namun, menurutnya, kesejahteraan tersebut justru harus menjadi pengingat atas besarnya tanggung jawab moral dan etik yang melekat. Ia menolak keras anggapan bahwa pelanggaran integritas masih dapat dibenarkan atas dasar kebutuhan. Dalam kondisi kesejahteraan yang telah dijamin negara, setiap penyimpangan dinilai lahir dari ketidakmampuan mengendalikan ambisi dan keserakahan, yang pada akhirnya mencederai sumpah jabatan hakim.

Dalam pidatonya, Ketua MA secara lugas menyatakan bahwa Mahkamah Agung menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap praktik peradilan transaksional. Tidak boleh ada ruang, sekecil apa pun, bagi pelayanan yang disertai kepentingan pribadi, imbalan materiil, maupun pertimbangan di luar hukum dan keadilan. Setiap putusan pengadilan, menurutnya, harus lahir dari kejernihan nurani dan ketundukan pada hukum. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas berbagai peristiwa yang dinilai telah merusak citra peradilan dan melemahkan legitimasi lembaga di mata masyarakat.

Ketua MA juga mengajak seluruh pimpinan dan aparatur peradilan untuk bercermin melalui berbagai indikator integritas. Ia menyebut Indeks Integritas Hakim Komisi Yudisial Tahun 2025 yang berada pada angka 8,05 sebagai capaian yang patut disyukuri, namun tidak boleh membuat lengah. Di saat yang sama, tingkat kepercayaan publik terhadap Mahkamah Agung dan pengadilan masih relatif baik. Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memberi ruang kepercayaan, namun ruang tersebut dapat dengan cepat tertutup apabila tidak dijaga dengan perilaku yang berintegritas.

Baca Juga  Ketika Putusan Pengadilan Menjaga Keuangan Negara

Alarm paling keras, menurut Ketua MA, justru datang dari Survei Penilaian Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi yang menunjukkan penurunan tajam indeks integritas Mahkamah Agung hingga angka 63,56 pada tahun 2025 dan masuk kategori rentan. Penurunan ini dinilai sebagai sinyal bahaya yang tidak boleh ditutup-tutupi. Ketua MA menegaskan bahwa persoalan integritas bukan lagi isu normatif atau administratif, melainkan persoalan mendasar yang menyangkut keberlangsungan kepercayaan publik terhadap kekuasaan kehakiman sebagai pilar negara hukum.

Dalam nada reflektif, Ketua MA juga menyinggung peristiwa operasi tangkap tangan terhadap pimpinan pengadilan yang baru-baru ini terjadi. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai pukulan yang sangat menyakitkan bagi dunia peradilan, terlebih karena terjadi di tengah upaya negara meningkatkan kesejahteraan hakim. Menurutnya, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa persoalan integritas tidak dapat diselesaikan hanya dengan kebijakan struktural, melainkan membutuhkan kesadaran personal dan pengendalian diri yang kuat dari setiap aparatur peradilan.

Selain perilaku substantif, Ketua MA turut menyoroti sikap dan tutur kata aparatur peradilan di ruang publik. Ia menyesalkan munculnya pernyataan bernada kontraproduktif yang justru memicu kegaduhan dan merusak wibawa lembaga. Hakim, menurutnya, adalah simbol kebijaksanaan yang seharusnya menghadirkan ketenangan dan keteladanan. Oleh karena itu, ia telah menginstruksikan pembinaan berjenjang agar setiap aparatur peradilan memahami bahwa kehormatan lembaga tidak hanya dijaga melalui putusan, tetapi juga melalui sikap dan komunikasi sehari-hari. Menutup pembinaannya, Ketua MA menegaskan bahwa masa depan peradilan tidak ditentukan oleh besarnya kewenangan atau kesejahteraan yang diterima, melainkan oleh kemampuan menjaga integritas dalam setiap keadaan. Ia mengingatkan bahwa marwah peradilan runtuh bukan karena kritik publik, tetapi karena pengkhianatan dari dalam. Dengan refleksi yang jujur dan pembenahan yang konsisten, Ketua MA berharap aparatur peradilan mampu menjawab kepercayaan masyarakat dan mewujudkan pengadilan yang benar-benar dipercaya serta berpihak pada keadilan.

Muhammad Adiguna Bimasakti
Kontributor
Muhammad Adiguna Bimasakti
Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:

Baca Juga  PIDATO LAPORAN TAHUNAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2025 : "PENGADILAN TERPERCAYA, RAKYAT SEJAHTERA"
SUARABSDKMARI

integritas Laporan Tahunan MA 2025
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Integritas Peradilan Dalam Angka: Ketua Mahkamah Agung Buka Data Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Zero Tolerance

10 February 2026 • 21:58 WIB

Bentuk Konkret Pengaruh Pelaksanaan Peradilan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

10 February 2026 • 21:12 WIB

Sistem Pengawasan “No Mercy” Untuk Melayakkan Kesejahteraan Finansial Hakim

10 February 2026 • 21:03 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Integritas Peradilan Dalam Angka: Ketua Mahkamah Agung Buka Data Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Zero Tolerance

10 February 2026 • 21:58 WIB

Bentuk Konkret Pengaruh Pelaksanaan Peradilan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

10 February 2026 • 21:12 WIB

Sistem Pengawasan “No Mercy” Untuk Melayakkan Kesejahteraan Finansial Hakim

10 February 2026 • 21:03 WIB

Alarm Integritas Menyala, Ketua Mahkamah Agung Minta Hakim Bercermin Dan Berbenah

10 February 2026 • 20:53 WIB
Don't Miss

Integritas Peradilan Dalam Angka: Ketua Mahkamah Agung Buka Data Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Zero Tolerance

By Khoiruddin Hasibuan and Sahram10 February 2026 • 21:58 WIB0

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia menegaskan bahwa integritas lembaga peradilan harus dibaca secara jujur melalui…

Bentuk Konkret Pengaruh Pelaksanaan Peradilan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

10 February 2026 • 21:12 WIB

Sistem Pengawasan “No Mercy” Untuk Melayakkan Kesejahteraan Finansial Hakim

10 February 2026 • 21:03 WIB

Alarm Integritas Menyala, Ketua Mahkamah Agung Minta Hakim Bercermin Dan Berbenah

10 February 2026 • 20:53 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Integritas Peradilan Dalam Angka: Ketua Mahkamah Agung Buka Data Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Zero Tolerance
  • Bentuk Konkret Pengaruh Pelaksanaan Peradilan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat
  • Sistem Pengawasan “No Mercy” Untuk Melayakkan Kesejahteraan Finansial Hakim
  • Alarm Integritas Menyala, Ketua Mahkamah Agung Minta Hakim Bercermin Dan Berbenah
  • Ketua MA Tegaskan Integritas Hakim Harga Mati!

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.