Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Ketua MA Sampaikan 4 Refleksi Dan 1 Pesan Dalam Pemberian Anugerah Abhinaya Upangga Wisesa Tahun 2025
Liputan Penganugerahan Abhinaya Upangga Wisesa

Ketua MA Sampaikan 4 Refleksi Dan 1 Pesan Dalam Pemberian Anugerah Abhinaya Upangga Wisesa Tahun 2025

Agus Digdo NugrohoAgus Digdo Nugroho17 December 2025 • 12:06 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Rabu Pagi (17/12) Bertempat di ruang rapat serba guna Lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Agung berikan sambutan pembukaan dalam rangkaian acara Penyerahan Penghargaan Kinerja dan Layanan Terbaik di Lingkungan Peradilan Umum, Sertifikat Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH), serta Piala Anugerah Abhinaya Upangga Wisesa Tahun 2025. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Satuan Kerja Peradilan Umum.

Piala Abhinaya Upangga Wisesa Tahun 2025. Piala ini diberikan kepada Pengadilan Tinggi yang mampu menunjukkan performa paling menonjol, baik melalui kemenangan lomba maupun perolehan Sertifikat AMPUH berpredikat unggul.  Secara filosofis, Piala Abhinaya Upangga Wisesa mengingatkan kita bahwa keunggulan dalam peradilan hanya dapat diwujudkan apabila gagasan cemerlang diwujudkan dalam tindakan nyata, dengan tetap menjunjung nilai-nilai keadilan.

Dalam rangkaian acara tersebut diluncurkan 4 aplikasi yang dikelola oleh Ditjen Badilum. 4 Aplikasi tersebut meliputi:

  1. Aplikasi PATUH (Persidangan Tepat Waktu dan Humanis);
  2. Aplikasi EMPHATI (Elektronik Monitoring Penanganan Keluhan, Saran dan Kritik);
  3. Aplikasi e-EKSAMINASI (Elektronik Eksaminasi); serta
  4.  Aplikasi e-BIMANTARA (Elektronik Biaya Mutasi Terintegrasi).

Kehadiran aplikasi-aplikasi tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai instrumen digital pendukung proses bisnis perkantoran, meningkatkan integrasi layanan, serta mendorong efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.

Dalam kesempatan tersebut YM. Prof Sunarto memberikan apresiasi dan selamat kepada seluruh penerima Penghargaan Penilaian Kinerja Badilum Tahun 2025. Di antara capaian tersebut, terlihat kontribusi luar biasa dari berbagai kategori penilaian, yaitu:

  1. Layanan bagi masyarakat tidak mampu, meliputi posbakum, sidang di luar gedung pengadilan, dan layanan prodeo, yang berhasil diraih oleh 9 satuan kerja;
  2. Keterbukaan Informasi Publik (KIP), diraih oleh 6 satuan kerja;
  3. Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), diraih oleh 3 satuan kerja;
  4. Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), diraih oleh 9 satuan kerja;
  5. Kinerja Administrasi Perkara dan Keuangan Perkara, diraih oleh 6 satuan kerja;
  6. Role Model Pimpinan, diraih oleh 21 orang;
  7. Hakim Tinggi Pengawas Daerah, diraih oleh 7 orang;
  8. Role Model Panitera, diraih oleh 12 orang;
  9. Role Model Sekretaris, diraih oleh 18 orang.
Baca Juga  Penayangan Perdana Film “Catatan di Balik Toga Merah” Digelar di Yogyakarta untuk Peringatan HAKORDIA 2025

Ucapan selamat juga disampaikan kepada seluruh satuan kerja yang telah berhasil memperoleh Sertifikat Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH) dengan predikat unggul Tahun 2025 yang diraih oleh 143 satuan kerja terdiri atas 30 Pengadilan Tinggi dan 109 Pengadilan Negeri. Sementara Pengadilan Tinggi yang meraih predikat utama sebanyak 4 satuan kerja. Ini merupakan tahun kedua pelaksanaan penilaian setelah program AMPUH diluncurkan pada tahun 2023, dan capaian ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun peradilan yang semakin unggul dari waktu ke waktu.

Seusai memberikan apresiasi dan ucapan Selamat, YM Ketua MA menyelipkan pesan refleksi bagi seluruh pimpinan pengadilan peradilan umum. Beberapa refleksi tentang makna penghargaan yang telah diraih oleh satuan kerja. Prestasi ini tentu membanggakan, tetapi lebih dari itu, penghargaan juga membawa pesan dan tanggung jawab yang harus dipahami bersama.

Pertama, penghargaan ini merupakan cermin dari kinerja kolektif seluruh hakim dan aparatur pengadilan. Hal tersebut menunjukkan bahwa apa yang dilakukan, mulai dari pelayanan di meja informasi, penanganan perkara, tata kelola administrasi, hingga penyusunan minutasi, telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Penghargaan ini adalah pengakuan bahwa dedikasi dan konsistensi Bapak/Ibu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, telah memberikan hasil nyata.

Kedua, kita harus memaknai penghargaan ini sebagai sumber motivasi, bukan sebagai garis akhir. Prestasi ini bukan tanda bahwa pekerjaan kita selesai, melainkan pengingat bahwa kualitas yang sudah baik harus terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Semakin tinggi apresiasi yang kita terima, semakin besar pula kewajiban kita untuk bekerja lebih profesional, lebih transparan, dan lebih responsif terhadap kebutuhan para pencari keadilan.

Ketiga, penghargaan ini juga menjadi amanah dan tanggung jawab moral. Masyarakat menilai kinerja pengadilan bukan hanya dari gedungnya, tetapi dari keadilan yang mereka rasakan. Karena itu, prestasi ini harus menjadi kompas yang mengarahkan kita untuk terus menjaga integritas, memperkuat komitmen anti korupsi, dan memastikan setiap layanan diberikan tanpa diskriminasi.

Baca Juga  Anugerah MA 2025 Jadi Instrumen Evaluasi Kinerja dan Akselerasi Pembaruan Peradilan

Keempat, penghargaan ini juga mengandung nilai evaluatif. Pencapaian ini memberi Bapak/Ibu kesempatan untuk meninjau kembali apa yang sudah baik dan apa yang masih dapat diperbaiki. Bapak/Ibu perlu berhati-hati untuk tidak terjebak dalam euforia, tetapi menjadikannya sebagai bahan pengembangan, baik dalam hal inovasi pelayanan, efisiensi proses peradilan, maupun penguatan budaya kerja yang berorientasi hasil.

Kelima, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga modal penting untuk membangun budaya organisasi yang positif. Budaya saling mendukung, disiplin kerja, semangat melayani, serta kebiasaan bekerja berdasar data dan standar, semuanya harus terus dipelihara. Penghargaan ini adalah bukti bahwa ketika Bapak/Ibu berjalan bersama, maka hasilnya dapat diakui secara nasional.

Dalam menghari sambutannya YM Ketua MA menitipkan pesan untuk direnungkan bersama:

“Setiap penghargaan yang lahir dari kerja bersama, tidak hanya menjadi energi untuk meningkatkan kualitas peradilan, tetapi juga amanah untuk senantiasa menjaga kepercayaan publik.”

Indarka PP
Agus Digdo Nugroho
Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita pengadilan penghargaan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB

Ketua MA Sampaikan “Representasi Dan Kepemimpinan Hakim Perempuan Adalah Bagian Dari Strategi Membangun Peradilan Yang Berwibawa” Dalam Pembukaan Kegiatan Orientasi Dan Pelatihan Mentoring Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia

13 January 2026 • 10:42 WIB

Pengadilan Negeri Karawang Mantapkan Kesiapan Implementasi KUHP dan KUHAP Baru melalui Bimtek Terpadu

12 January 2026 • 16:23 WIB
Demo
Top Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Don't Miss

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

By Muhammad Adiguna Bimasakti15 January 2026 • 08:06 WIB

Sistem peradilan di Indonesia pada awalnya dirancang sederhana, dengan seluruh jenis perkara ditangani oleh Pengadilan-Pengadilan…

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire SuaraBSDK Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Abdul Ghani
  • Abiandri Fikri Akbar
  • Agus Digdo Nugroho
  • Ahmad Junaedi
  • Anderson Peruzzi Simanjuntak
Lihat semua →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.