Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

2 March 2026 • 08:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama

1 March 2026 • 21:32 WIB

Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong

1 March 2026 • 20:57 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Suara Hakim Akar Rumput di Tengah Hiruk Pikuk Munas IKAHI
Liputan Khusus Munas IKAHI 2025

Suara Hakim Akar Rumput di Tengah Hiruk Pikuk Munas IKAHI

Irvan MawardiIrvan Mawardi15 December 2025 • 12:03 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Catatan redaksi

Di tengah hiruk pikuk Musyawarah Nasional (Munas) XXI Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), perhatian publik kerap tertuju pada panggung besar: sidang pleno, pemilihan Ketua Umum, dan dinamika elite organisasi. Namun di balik itu semua, terdapat suara lain yang tak kalah penting—suara para hakim di daerah, hakim muda, dan mereka yang sehari-hari bekerja dalam senyap menjaga martabat peradilan.

Untuk memastikan suara itu tidak tenggelam, suarabsdk menghimpun pandangan empiris para hakim dari berbagai lingkungan peradilan dan wilayah. Mereka diminta menjawab enam pertanyaan mendasar tentang tantangan IKAHI, sosok Ketua Umum yang dibutuhkan, isu kesejahteraan dan perlindungan, perlunya terobosan baru, kolektivitas lintas peradilan, serta harapan khusus dari hakim muda.

Jawaban-jawaban ini bukan dikumpulkan untuk menggiring pilihan kandidat, melainkan untuk membaca kehendak kolektif: apa yang sesungguhnya dirasakan, diharapkan, dan dituntut oleh anggota IKAHI di lapangan.

Yoshito Siburian, Hakim Pengadilan Negeri Kayu Agung, membuka refleksi dengan menyoroti tantangan komunikasi organisasi. Menurutnya, cara komunikasi IKAHI masih perlu lebih terstruktur dan responsif. Di era teknologi informasi, kecepatan dan kejelasan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dasar.

Yoshito menilai program paling mendesak IKAHI adalah kesejahteraan, kinerja, dan keamanan hakim. Sosok Ketua Umum yang dibutuhkan, baginya, adalah pemimpin yang mau mendengar kritik dan bergerak cepat ketika ada situasi yang mengganggu peradilan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak cukup reaktif, tetapi harus proaktif.

Dalam isu kesejahteraan, Yoshito menawarkan gagasan konkret. Selain advokasi kebijakan formal, ia mendorong IKAHI memperjuangkan kerja sama dengan maskapai penerbangan, terutama bagi hakim yang berdomisili jauh dari tempat tugas—misalnya melalui skema subsidi tiket atau tunjangan mudik. Baginya, IKAHI harus menjadi rumah bersama tanpa ego sektoral, dan Ketua Umum harus memimpin langsung pergerakan perjuangan hakim.

Nada kritis terhadap tata kelola organisasi juga disampaikan Jusran Ipandi, Hakim Pengadilan Agama Tanjungpandan. Ia melihat tantangan terbesar IKAHI terletak pada kecepatan dan transparansi kegiatan. Anggota, kata Jusran, sering bertanya-tanya apa saja yang sedang dan telah dilakukan IKAHI.

Program mendesak menurut Jusran tetap berkisar pada kesejahteraan hakim, termasuk biaya mutasi yang seringkali membebani. Ia menilai isu kesejahteraan dan perlindungan sangat penting, tetapi mengingatkan bahwa sebelum melangkah ke terobosan besar, IKAHI perlu terlebih dahulu membenahi manajemen internalnya.

Baca Juga  IKAHI Serahkan Secara Simbolis Donasi Bencana Yang Terkumpul Kepada Perwakilan Ikahi Yang Terdampak Di 3Tiga Daerah Terpisah

Dalam soal kepemimpinan, Jusran berharap pengurus IKAHI berasal dari lintas peradilan dan terbuka terhadap kritik. Sebagai hakim muda, ia menegaskan satu hal penting: IKAHI memang erat kaitannya dengan Mahkamah Agung, tetapi IKAHI bukan Mahkamah Agung. Karena itu, organisasi profesi ini harus lebih sensitif terhadap kondisi riil hakim.

Dari wilayah timur Indonesia, Ghesa, Hakim Pengadilan Negeri Namlea, mengangkat tantangan yang lebih struktural dan ideologis. Menurutnya, IKAHI menghadapi ujian berat dalam menjaga marwah dan independensi kekuasaan kehakiman di tengah tekanan politik, publik, dan media sosial yang semakin masif.

Ghesa juga menyoroti kesenjangan kesejahteraan dan fasilitas antara pengadilan di pusat dan daerah terpencil. Ia memandang prioritas tiga tahun ke depan adalah advokasi revisi regulasi hak keuangan dan fasilitas hakim agar relevan dengan inflasi dan risiko kerja, serta standardisasi sistem keamanan fisik bagi hakim di wilayah rawan.

Isu perlindungan keluarga hakim juga menjadi perhatian Ghesa. Ia berharap asuransi kesehatan hakim mampu meng-cover istri dan anak. Sosok Ketua Umum yang dibutuhkan, baginya, adalah figur visioner yang berani “pasang badan”, memiliki kemampuan diplomasi politik, dan tetap egaliter—mau mendengar aspirasi hakim di pelosok.

Ghesa menegaskan bahwa kesejahteraan dan perlindungan bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar agar hakim dapat memutus perkara tanpa rasa takut atau tekanan ekonomi. Ia mendorong terobosan seperti koperasi nasional IKAHI, dana abadi bantuan darurat, hingga legal defense fund bagi hakim yang menghadapi kriminalisasi.

Pandangan normatif sekaligus sistemik disampaikan Khoiruddin Hasibuan, Hakim Pengadilan Agama Soreang. Menurutnya, tantangan terbesar IKAHI adalah memastikan kemandirian dan martabat hakim tetap terjaga di tengah tekanan politik, ekonomi, dan sosial yang kian kuat, sembari memperjuangkan kesejahteraan dan keamanan secara sistemik, bukan simbolik.

Khoiruddin mendorong IKAHI memperkuat posisi advokasinya dalam pembahasan RUU Jabatan Hakim dan RUU Contempt of Court. Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi: revitalisasi iuran, basis data anggota, dan sistem komunikasi internal agar IKAHI benar-benar hadir ketika anggota menghadapi masalah etik, hukum, atau keselamatan.

Bagi Khoiruddin, Ketua Umum ideal adalah sosok yang mampu berbicara keras untuk martabat hakim, tetapi juga cakap membangun dialog produktif dengan Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, pemerintah, DPR, dan publik. Dalam konteks hakim muda, ia berharap adanya mentoring yang setara, perlindungan nyata di lapangan, serta ruang partisipasi dan inovasi.

Baca Juga  Besok, PP IKAHI akan Lantik Pengurus Baru Masa Bakti 2025–2028

Ang Rijal Amin, Hakim Pengadilan Agama Tual, menambahkan dimensi lain: transparansi anggaran dan kerja sama lintas kamar peradilan. Ia mengusulkan IKAHI membuat kajian lintas disiplin yang melibatkan beberapa kamar untuk menjawab persoalan hukum konkret yang dihadapi hakim di lapangan.

Dari Papua, Fery R.R., Hakim PTUN Jayapura, menekankan perlunya membumikan IKAHI ke daerah agar hakim benar-benar merasakan fungsi organisasi. Ia mendorong kebijakan rekrutmen dan pola mutasi yang rasional, humanis, dan transparan, serta penguatan koordinasi pengurus daerah dan pusat.

Sementara itu, Heri Senoaji, Hakim PTUN Bandar Lampung, menyoroti tantangan ekspektasi publik di media sosial. Ia menilai IKAHI perlu lebih aktif mengonter isu-isu keliru tentang hakim dan hadir secara komunikatif. Ketua Umum yang dibutuhkan, menurutnya, harus luwes, merakyat, tidak antikritik, dan bukan sekadar “yes man”.

Dari Bali, Almas S. Bahiya, Hakim Pengadilan Agama Karangasem, menekankan tantangan adaptasi teknologi dan pentingnya membuka saluran komunikasi yang lebih terbuka. Ia mendorong program keamanan hakim, revitalisasi asuransi dan iuran, kerja sama transportasi, serta akses literatur hukum bagi seluruh hakim.

Sementara, Buang Yusuf, Hakim Yustisial Pustrajak menekankan pentingnya kaderisasi dalam organisasi IKAHI. Buang mengharapkan kepemimpinan IKAHI ke depan lebih didomanisi wajah baru yang lebih fresh, smart dan cekatan. Regenerasi pengurus IKAHI menjadi mutlak menurutnya.

Jika ditarik benang merah, suara-suara ini menunjukkan satu pesan kuat: para hakim tidak sedang mencari pemimpin simbolik. Mereka menginginkan IKAHI yang hadir, komunikatif, melindungi, dan bekerja nyata. Isu kesejahteraan, perlindungan, kolektivitas lintas peradilan, dan keberanian berinovasi muncul berulang kali sebagai kebutuhan mendesak.

Di tengah hiruk pikuk Munas, suara hakim akar rumput ini menjadi pengingat bahwa legitimasi kepemimpinan IKAHI tidak lahir dari seremoni, melainkan dari kemampuan menjawab harapan nyata anggotanya. Kepemimpinan yang terpilih kelak akan diuji bukan oleh pidato, tetapi oleh sejauh mana suara-suara ini diterjemahkan menjadi kebijakan yang adil dan membumi.

Irvan Mawardi
Kontributor
Irvan Mawardi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

ikahi
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

PP IKAHI gelar Donor Darah dalam rangka HUT IKAHI ke -73

5 February 2026 • 11:17 WIB

Urgensi Perpanjangan Usia Pensiun Hakim dalam Perspektif Komparatif dan Analisis Opsi RUU Jabatan Hakim

30 December 2025 • 22:33 WIB

Hakim Muda Progresif dalam Kepengurusan IKAHI 2025-2028

30 December 2025 • 14:51 WIB
Demo
Top Posts

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB

Penerapan Asas Equality Of Arms dalam Pembuktian Kebocoran Data Pribadi

24 February 2026 • 09:05 WIB

Pertanggung Jawaban Pidana dan Kesadaran Moral Pelaku: Analisis Konseptual Mens Rea dalam Perspektif Fikih Jinayat

24 February 2026 • 08:31 WIB
Don't Miss

Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

By Aman2 March 2026 • 08:24 WIB0

Prolog Artikel ini membedah problematika krusial dalam penegakan hukum terhadap pembelaan terpaksa (noodweer) di tengah…

Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama

1 March 2026 • 21:32 WIB

Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong

1 March 2026 • 20:57 WIB

Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik

1 March 2026 • 20:00 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim
  • Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  • Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  • Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  • Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas, S.H., M.Kn.
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Letkol Chk Dendi Sutiyoso, S.S., S.H.
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.