Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

2 March 2026 • 08:24 WIB

Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama

1 March 2026 • 21:32 WIB

Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong

1 March 2026 • 20:57 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Grand Design Diklat Filsafat: Antara Mengarang Bebas, Berpikir Kritis & Fondasi Kesadaran
Artikel

Grand Design Diklat Filsafat: Antara Mengarang Bebas, Berpikir Kritis & Fondasi Kesadaran

Jimmy Maruli AlfianJimmy Maruli Alfian18 November 2025 • 11:43 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

“Berani mengarang bebas adalah sumber ilmu pengetahuan dan kesadaran. Dan filsafat akan menjadi fondasinya” Ujar  Tommy F.Awuy, seorang filsuf nyentrik di hadapan lebih dari 250 hakim Indonesia  saat mengikuti pendidikan dan pelatihan filsafat hukum yang ditaja oleh BSDK MA pada Senin, 17 November 2025.  Tommy, yang pernah aktif mengajar filsafat di Universitas Indonesia dan kini lebih banyak berdiam di Denpasar sembari mengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar meneruskan: “Tetapi yang menjadi catatan, mengarang bebas tersebut harus bisa diuji dengan data-data yang konstruktif dan prinsip-prinsip logika” Ungkai Tommy.

Kelas pembuka dalam diklat filsafat yang dimoderatori Jimmy Maruli Alfian, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran ini diniatkan untuk menggugah setiap pengambil keputusan untuk sadar akan perannya yang bebas sekaligus diikat oleh pedoman-pedoman untuk menghasilkan keputusan yang substantif. “Di antara kedua hal tersebut ada unsur-unsur humanistik yang harus dipertimbangkan agar kebahagiaan manusia dapat tercapai sebagaimana sinyalir Aristoteles”  Tegas Tommy.

Pria berambut perak yang kerap dipanggil “Prof” oleh para sahabatnya ini menegaskan bahwa “Apabila kedua hal tersebut dipertimbangkan dengan baik, maka hasilnya akan memunculkan keadilan substantif dari pengambil keputusan. Prinsip-prinsip-prinsip hukum positif harus jalan bareng dengan prinsip-prinsip humanis”. Kemudian Tommy juga menyitir Hans Kelsen, yang disebutnya sebagai Bapak hukum positif, bahwa pada masa itu kelahiran hukum positif sangat menegangkan karena begitu mengedepankan konstruksi hukum dan norma yang terstruktur. Posisinya agak meminggirkan  semua hal ihwal non yuridis seperti moralitas dan keadilan.

Tommy F. Awuy, pria kelahiran Manado yang telah menerbitkan banyak buku seri filsafat, seni rupa dan sastra antara lain yang berjudul Problem Filsafat Modern dan Dekonstruksi, Wacana Tragedi dan Dekonstruksi Kebudayaan, Logika falus, Sisi Indah Kehidupan ini mengurai lebih detil dalam situasi bertabrakannya hukum positif dan keadilan substantif dalam terminologi filsafat disebut sebagai irisan epistimologi dan logika, yaitu bagaimana setiap pertimbangan diambil dengan data-data yang kuat, nalar yang runtut sehingga menghasilkan putusan yang baik meskipun putusan itu bersifat tragedy. Tragedi bagi si penerima keputusan ataupun bagi si pengambil keputusan.

Baca Juga  Ketika Hak Jadi Milik Negara : Tragedi Maling Beras dan membaca riuh Ijazah Jokowi

Ketika Sang Filsfuf berambut perak ini belum juga sampai 18 menit memaparkan dalilnya,  moderator sempat memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya atau menggugat atau menyatakan tidak sependapat terhadap materi yang disampaikan oleh Tommy. “Pelatihan filsafat ini diniatkan sebagai silaturahmi pemikiran yang riang gembira dan tidak tegang jadi siapapun boleh langsung raise hand untuk mengajukan pendapatnya” Ujar Jimmy. Seketika itu pula para peserta diklat langsung berlomba mengangkat tangan untuk mengajukan pandangannya masing-masing,

Seperti yang disampaikan Bony Daniel, Hakim Pengadlan Negeri Serang yang juga seorang Filsuf Praktis memaparkan pendapatnya sekaligus.  “Seorang Hakim, yang setiap hari dipaksa berhadapan dengan chaos tetapi harus memegang teks  untuk menghasilkan putusan yang harmoni, lalu cara bernalar mana yang idealnya digunakan oleh hakim demi menjaga keteraturan secara keseluruhan?”

Lain Bony lain lagi Gery Michale Purba. Hakim Pengadilan Negeri Sabang yang menyatakan bahwa permasalahan mendasar hukum itu ialah problem conflict of story. Permasalahan konflik cerita dan fenomena. Antara versi seorang penjahat ataupun versi public. Antara Masyarakat, hukum, negara dan individu. Lalu bagaimana mengkonsolidasikan hal-hal tersebut?”

Merangkum 2 pertanyaan dari Para Hakim tersebut, Tommy mengatakan ada tools yang bisa dipakai untuk sampai pada putusan yang substantif pada keadilan. “Selain didukung data-data yang logis dan metodologis, bisa juga dipakai dalil yang pernah dikemukakan oleh Rene Descartes, Clear and distinct dalam teori “Aku berpikir maka aku ada”. Bila seorang hakim telah berpikir tentang fakta-fakta yang ia dapati, data-data yang terpilah lalu dipadankan dengan teori hukum yang ia kuasai, maka hakim akan sampai pada kesimpulan “putusan yang setimpal” Kata Tommy.

“Posisi seperti itu menjadi pelajaran penting bagi seorang hakim sang pengambil keputusan, apakah putusan itu diambil dari bawah sadar atau dengan kesadaran. Dan ini menarik secara psikologis, apabila melihatnya dalam bingkai keilmuan Sigmun Freud:  Hukum positif akan menuntun seorang hakim dengan ayat ini dan ayat itu tetapi di sisi lain ada godaan bawah sadar seorang hakim, memutus perkara karena emosi atau bentukan pendapat umum” Kata Tommy.

Baca Juga  Hukum Sebagai Ruang Konflik, Pengakuan, dan Kesepakatan Bersama

Bersahut-sahutan antara peserta diskusi, pemateri dan moderator, forum workshop  filsafat bagi hakim ini meyakini walau sempat disinyalir oleh Stephen Hawking bahwa filsafat tetap dibutuhkan akan memposisikan hakim dalam pemikiran yang kritis dan bebas, mendorong imajinasi untuk sampai pada  kesadaran dan  kebijakan. Tommy meyakini “Kesadaran bukan didominasi oleh akal pikiran semata tetapi juga dipengaruhi oleh semua potensi dalam diri manusia termasuk emosi dan indra. Pesilangan potensi-potensi diri itulah yang kemudian dinamakan kesadaran, consiusnes” Pungkas Bapak Postmodernisme Indonesia ini.

Jimmy Maruli Alfian
Kontributor
Jimmy Maruli Alfian
Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

filsafat
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

2 March 2026 • 08:24 WIB

Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik

1 March 2026 • 20:00 WIB

Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan

1 March 2026 • 18:56 WIB
Demo
Top Posts

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB

Penerapan Asas Equality Of Arms dalam Pembuktian Kebocoran Data Pribadi

24 February 2026 • 09:05 WIB

Pertanggung Jawaban Pidana dan Kesadaran Moral Pelaku: Analisis Konseptual Mens Rea dalam Perspektif Fikih Jinayat

24 February 2026 • 08:31 WIB
Don't Miss

Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim

By Aman2 March 2026 • 08:24 WIB0

Prolog Artikel ini membedah problematika krusial dalam penegakan hukum terhadap pembelaan terpaksa (noodweer) di tengah…

Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama

1 March 2026 • 21:32 WIB

Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong

1 March 2026 • 20:57 WIB

Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik

1 March 2026 • 20:00 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Dilema Noodweer dalam KUHP Nasional: Integrasi Doktrin Daf‘ al-Ṣa’il dan Reorientasi Legal Reasoning Hakim
  • Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  • Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  • Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  • Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas, S.H., M.Kn.
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Letkol Chk Dendi Sutiyoso, S.S., S.H.
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.