Jakarta – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Yang Mulia Prof. Dr. H. Sunarto, menegaskan bahwa integritas merupakan identitas utama seorang hakim, bukan sekadar atribut tambahan. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-XXII Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Tahun 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (14/12/2025).
Menurut Ketua Mahkamah Agung, hakim merupakan inti (core) lembaga peradilan, sehingga kualitas integritas pribadi hakim akan sangat menentukan wibawa dan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan.
Dengan mengusung tema “Hakim Bermartabat, Peradilan Hebat”, Ketua Mahkamah Agung menekankan bahwa martabat hakim tercermin dari sikap, perilaku, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan fungsi peradilan, baik di dalam maupun di luar persidangan.
Ia mengingatkan agar seluruh rangkaian Munas dijalankan dengan menjunjung tinggi etika, musyawarah, dan suasana kondusif, sebagai cerminan nilai-nilai kehakiman yang luhur.
Ketua Mahkamah Agung juga mengajak seluruh hakim Indonesia untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui putusan yang adil, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan substantif.
Munas IKAHI 2025 diharapkan menjadi ruang refleksi kolektif bagi para hakim Indonesia dalam meneguhkan kembali nilai-nilai integritas dan kehormatan profesi.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


