Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia meresmikan fasilitas President Suite yang dimiliki Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) pada Kamis (15/1/2026), bertempat di Kampus BSDK, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Peresmian ini menandai selesainya pembangunan dan penataan sarana prasarana penunjang kegiatan Mahkamah Agung yang dirancang untuk mendukung aktivitas kelembagaan, pendidikan, serta pelatihan aparatur peradilan. Fasilitas President Suite tersebut merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur strategis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga peradilan di bawah Mahkamah Agung RI.
Kegiatan peresmian dihadiri oleh jajaran pimpinan Mahkamah Agung, antara lain Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, serta Sekretaris Mahkamah Agung. Turut hadir pula para Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II Mahkamah Agung, serta para Hakim Yustisial di lingkungan BSDK. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan mengenakan Pakaian Dinas Seragam Batik Mahkamah Agung (PDSBMA).

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung menegaskan bahwa BSDK merupakan candradimuka Mahkamah Agung, yakni pusat pembentukan dan penguatan sumber daya manusia peradilan yang unggul, berkelas, dan berorientasi pada masa depan. Oleh karena itu, pengembangan fasilitas di lingkungan BSDK dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun kualitas kepemimpinan dan kapasitas institusi peradilan.
Ketua Mahkamah Agung juga menekankan bahwa peresmian President Suite ini bukan dimaksudkan sebagai bentuk kemewahan, melainkan sebagai ikhtiar membangun hubungan dan komunikasi antar-lembaga negara yang dilandasi prinsip saling menghormati dan saling menghargai. Penyediaan fasilitas yang layak dipandang sebagai cerminan etika kelembagaan dalam menerima mitra kerja, badan negara lain, maupun tamu negara.
Ia mencontohkan pengalaman ketika pimpinan Mahkamah Agung Singapura hadir sebagai narasumber dalam kegiatan di BSDK. Menurutnya, tamu dari negara sahabat perlu disambut dan dilayani secara maksimal sebagai bentuk penghormatan, sekaligus representasi martabat Mahkamah Agung RI dalam pergaulan internasional.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Mahkamah Agung juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga selesainya pembangunan fasilitas ini. Ia berharap, keberadaan President Suite dan sarana penunjang lainnya dapat semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia Mahkamah Agung serta memperkuat peran BSDK sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kebijakan peradilan yang strategis.
Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pendukung di lingkungan BSDK, termasuk sarana olahraga. Agenda tersebut dirangkai dengan pertandingan persahabatan tenis meja antara pimpinan Mahkamah Agung RI dan pimpinan Komisi III DPR RI sebagai bagian dari penguatan kebersamaan, soliditas, dan semangat kebugaran aparatur negara.
Dengan bertambahnya fasilitas representatif di Kampus BSDK Megamendung, Mahkamah Agung terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi kelembagaan peradilan, tidak hanya melalui regulasi dan putusan, tetapi juga melalui dukungan infrastruktur yang memadai.
Pada akhirnya, peradilan yang agung tidak hanya dibangun oleh putusan, tetapi juga oleh kesungguhan merawat ruang tempat putusan itu dilahirkan. Dari ruang yang tertata, lahir kejernihan; dari kejernihan, tumbuh wibawa.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


