Minggu Malam (14/12) Pasca penyampaian secara simbolis “Donasi Ikahi Peduli” dari Ketua MA didampingi oleh Ketua PP IKAHI kepada perwakilan IKAHI daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dinyanyikan lagu pop koplo Jawa yang akrab di dengar. Lagu ini sengaja dipilih untuk dinyanyikan dalam momentum ini untuk upaya mengalihkan getih kesedihan di tengah bencana dan musibah. Lirik Lagu “Koyo Jogja Istimewa” dibawakan dengan riang gembira oleh Paduan Suara diikuti oleh seluruh tamu anggota Ikahi yang hadir. Lirik Lagu yang berbunyi:
Mangan tempe rasane koyo mangan lawuh sate
Senajan sak anane
Sing penting karo kowe
Ngombe kembang tahu rasane koyo ngombe susu
Rausah mecucu tresno ku ro kowe ra bakal tak madu.
Lirik lagu tersebut seolah menegaskan bahwa walaupun makan tempe namun rasa yang dirasakan seperti makan daging sate hanya karena dimakan bersamamu. Hal ini seolah menyampaikan pesan walaupun saudara/i di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah mengalami musibah bencana namun keadaan yang demikian ini tidak akan dilupakan oleh saudara/i di tempat lain yang tidak terdampak. Walaupun makan tempe akan terasa sate, walaupun minum kembang tahu akan terasa seperti susu. Demikianlah pesan yang tersurat dalam lirik lagu tersebut.
Lirik lagu yang berbunyi:
Kowe siji siji ne aku bangga karo kowe
Gelem nompo opo anane tresno ku ra bakal mletre
Kowe ojo sumelang tresna ku ra bakal ilang
Ibarat koyo kuto ku jogja kowe cen istimewa
Lirik tersebut seolah menggambarkan IKAHI yang hanya satu dan membanggakan. Bersedia menerima keluh kesah anggotanya dan dicintai oleh anggotanya. PP IKAHI tidak perlu khawatir karena kecintaan anggotanya kepadanya tidak akan pernah hilang. Dinamika dalam organisasi adalah hal yang wajar dan biasa saja apalagi regenerasi Ketua PP IKAHI dan Struktur Pengurusnya adalah hal yang wajar silih berganti. Namun dibalik hal itu semua PP IKAHI ditangan siapapun harus tetap istimewa seperti pesan dalam lagu tersebut.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


