Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menjaga Amanah Waktu » Page 7
Features Satire

Menjaga Amanah Waktu

Kumpulan Cerpen Reflektif Aparatur Peradilan
Tri IndroyonoTri Indroyono7 January 2026 • 11:06 WIB29 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

#Segemen 6 – Berkas Terakhir Menjelang Magrib

Waktu magrib selalu datang dengan cara yang sama, perlahan namun pasti. Sinar matahari meredup, bayangan bangunan memanjang, dan suara adzan dari masjid sekitar mulai bersahutan, menembus dinding-dinding kantor yang mulai lengang.

Hari itu hampir selesai. Meja pelayanan sudah bersih, sebagian rekan kerja telah berkemas. Aku menatap jam dinding, bersiap menutup komputer, ketika seorang petugas keamanan menghampiri.

“Pak, ada satu berkas lagi. Katanya mendesak.”

Aku menarik napas panjang. Berkas terakhir menjelang magrib ungkapan itu selalu membawa dilema yang sama. Antara kelelahan dan tanggung jawab. Antara waktu pribadi dan amanah jabatan.

Berkas itu sederhana di mata prosedur, tetapi rumit di mata waktu. Jam kerja hampir usai, sementara adzan magrib tinggal hitungan menit. Aku berdiri di persimpangan kecil yang sering kali diabaikan orang: memilih cepat selesai atau memilih benar-benar tuntas.

Allah mengingatkan:

“Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisā’: 103).

Ayat itu mengetuk kesadaranku bahwa waktu bukan sekadar angka di jam dinding. Ia adalah amanah yang harus dijaga keseimbangannya antara hak Tuhan dan hak sesama manusia.

Aku membuka berkas itu perlahan. Di dalamnya ada wajah-wajah yang tidak hadir, tetapi terasa. Ada harapan yang diselipkan dalam lembaran kertas. Aku tahu, satu penundaan kecil bisa berarti kecemasan panjang bagi pemilik berkas.

Di luar, adzan magrib mulai berkumandang. Suaranya lembut, namun tegas. Seolah mengingatkan bahwa dunia tidak boleh membuatku lupa pada akhirat, dan sebaliknya.

Aku mengambil keputusan sederhana: menyelesaikan yang bisa diselesaikan tanpa melalaikan kewajiban. Aku memberi catatan yang jelas, memastikan tidak ada kesalahan, lalu menutup berkas itu dengan niat yang lurus melayani tanpa mengorbankan ibadah.

Baca Juga  Tangis Tuan Bupati

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik amal adalah yang dilakukan tepat pada waktunya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis itu tidak hanya tentang shalat, tetapi tentang disiplin menjaga prioritas. Bahwa ketepatan waktu adalah bentuk kejujuran pada amanah.

Aku menutup komputer dan bergegas menuju tempat wudu. Dalam langkah itu, aku merasakan ketenangan yang jarang hadir saat pekerjaan dibiarkan menggantung. Aku tahu, aku telah berusaha menempatkan segala sesuatu pada porsinya.

Seusai magrib, aku kembali sejenak ke meja pelayanan. Ruangan kini benar-benar sunyi. Berkas terakhir itu tergeletak rapi, siap diproses esok hari tanpa meninggalkan tanda kelalaian.

Aku menyadari, ujian aparatur tidak selalu datang dalam bentuk besar. Ia sering hadir di sela-sela waktu menjelang magrib, menjelang pulang, menjelang lelah. Di sanalah integritas diuji dengan cara yang paling halus.

Sebelum melangkah keluar kantor, aku menatap langit yang mulai gelap. Aku berdo’a dalam hati agar setiap keputusanku, sekecil apa pun, tetap berada dalam ridha-Nya.

Karena berkas terakhir menjelang magrib bukan sekadar soal pekerjaan. Ia adalah tentang menjaga keseimbangan hidup antara tugas dan ibadah, antara dunia dan akhirat, antara manusia dan Tuhan.

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
satire
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Demo
Top Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Don't Miss

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

By Muhammad Adiguna Bimasakti15 January 2026 • 08:06 WIB

Sistem peradilan di Indonesia pada awalnya dirancang sederhana, dengan seluruh jenis perkara ditangani oleh Pengadilan-Pengadilan…

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire SuaraBSDK Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Abdul Ghani
  • Abiandri Fikri Akbar
  • Agus Digdo Nugroho
  • Ahmad Junaedi
  • Anderson Peruzzi Simanjuntak
Lihat semua →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.