Jakarta — Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-XXI Tahun 2025 resmi ditutup oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Sunarto, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (15/12/2025). Penutupan Munas menandai berakhirnya rangkaian forum strategis hakim Indonesia yang berlangsung selama dua hari penuh dengan diskusi, musyawarah, dan suksesi kepemimpinan organisasi.
Dalam pengarahan penutupannya, Ketua Mahkamah Agung selaku Pelindung PP IKAHI menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI masa bakti 2025–2028 telah berlangsung secara bermartabat, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Hal tersebut, menurutnya, mencerminkan kedewasaan organisasi serta komitmen hakim Indonesia dalam menjaga marwah IKAHI sebagai wadah profesi yang berintegritas dan profesional.
Mahkamah Agung juga menekankan pentingnya persatuan pasca-Munas. Seluruh perbedaan pandangan dan dinamika pemilihan harus diakhiri, digantikan dengan semangat kebersamaan untuk mendukung kepengurusan baru. Ketua Mahkamah Agung menyatakan, Ketua Umum PP IKAHI terpilih merupakan pimpinan seluruh anggota IKAHI tanpa kecuali.
Menutup arahannya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa tantangan dunia peradilan ke depan semakin kompleks, terutama dalam menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan keadilan, serta memelihara kepercayaan publik. Karena itu, dukungan kolektif dari seluruh hakim menjadi kunci keberhasilan organisasi di masa mendatang.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


