Selasa Pagi (30/12) Di hadapan Ketua Mahkamah Agung YM. Prof Dr. Sunarto, S.H., M.H., Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial YM. Dr. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. Para Ketua Muda Mahkamah Agung YM. Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H., YM I Gusti Agung Sumanatha, SH., MH., YM. Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H., YM. Dr. Yasardin, S.H., M.Hum. YM. Brigjen TNI (Purn) Hidayat Manao, S.H.,M.H. dan YM. Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H, selaku Juru Bicara Mahkamah Agung RI, para Pimpinan Pengadilan Militer Utama, Pengadilan Tingkat Banding di 4 Lingkungan Peradilan Umum, Agama, dan Tata Usaha Negara, serta 70 orang lebih insan media-jurnalis yang hadir, Sekretaris Mahkamah Agung Bapak Sugiyanto, S.H.,M.H. melaporkan 3 Agenda Apresiasi dan Refleksi Akhir Tahun.
Agenda pertama adalah Anugerah Mahkamah Agung. Anugerah Mahkamah Agung telah diprogramkan sejak tahun 2020 dan tahun 2025 ini adalah tahun kelima pelaksanaannya. Penilaian Anugerah Mahkamah Agung didsarkan atas pelaksanaan peradilan elektronik-khususnya pelaksanaan E-Litigasi, pelaksanaan E-Berpadu pada perkara pidana, pelaksanaan prosedur Gugatan Sederhana, mediasi di pengadilan, layanan eksekusi putusan perdata, serta Pembinaan oleh Pengadilan Tinggi. Anugerah diberikan kepada satuan kerja internal dan individual, sesuai dengan karakteristik anugerah.
Anugerah Mahkamah Agung tidak hanya disasarkan kepada Satuan Kerja Peradilan di Bawah Mahkamah Agung melainkan juga ditujukan kepada beberapa instansi eksternal, yaitu Pada kategori e-Berpadu, dan pada kategori Mediasi. Pada kategori E-Berpadu, selain diberikan penghargaan kepada pengadilan negeri atau mahkamah syar’iyah terbaik, penghargaan juga diberikan kepada satuan kerja kepolisian dan kejaksaan yang paling kontributif dalam pelaksanaan inisiatif E-Berpadu, sedangkan pada kategori Mediasi, anugerah juga diberikan kepada Pemerintah Daerah yang paling berkontribusi terhadap pelaksanaan Mediasi di Pengadilan.
Dalam penilaian untuk Satuan Kerja yang akan dianugerahkan Anugerah Mahkamah Agung, Tim Penilai Mahkamah Agung bekerjasama dengan Katadata. Kolaborasi tersebut bekerja secara sistematis dan terarah dengan menetapkan metode penilaian, indikator, bobot dan analisis akhir terhadap data yang diolah. Proses penelitian intensif dimulai sejak Agustus 2025 yang turut melibatkan pejabat di lingkungan Ditjen Badilum, Ditjen Badilag dan Ditjen Badilmiltun, Biro Perencanaan, Biro Hukum dan Humas, dan Kepaniteraan Mahkamah Agung dalam pengumpulan dan pengolahan data.
Agenda kedua adalah Pengumuman Lomba Foto Peradilan. Penyelenggaraan lomba foto peradilan ini ditujukan dengan harappan dapat meningkatkan promosi pembaruan peradilan dan capaiannya. Citra Positif peradilan akan dapat meningkat dengan pelibatan dan interaksi masyarakat umum dalam memotret kegiatan-kegiatan di pengadilan utamanya dalam kanal-kanal media sosial digital. Lomba Foto Peradilan dibuka untuk 3 kategori pendaftar, yaitu: warga peradilan, masyarakat umum-termasuk siswa SMU, dan juga oleh jurnalis foto.
Dilaporkan juga tingkat antusiasme dan partisipasi cukup tinggi, yaitu jumlah pendaftar yang mencapai total 811 peserta, jumlah ini meningkat 28% dibanding peserta tahun 2024, yang terdiri dari 123 jurnalis, 353 warga peradilan, dan 335 warga umum. Perlu dicatat bahwa pada kategori jurnalis, terjadi peningkatan jumlah sebanyak 5 kali lipat dari tahun lalu, apabila tahun lalu hanya tercatat 23 jurnalis yang berpartisipasi, maka tahun ini jumlah tersebut berlipat menjadi total 123 peserta. Tahun ini Mahkamah Agung RI bekerjasama dengan Detik.com, dan pengumpulan foto dilakukan pada periode 7 Oktober 2025 sampai 13 Desember 2025, yang kemudian dibarengi dengan seleksi administrasi yang dilakukan pada 17-13 Desember 2025 dan Keputusan akhir diambil pada Rapat Dewan Juri pada tanggal 19 Desember 2025 akhirnya menetapkan 9 pemenang (3 pemenang pada tiap kategori). Kemudian pada 22 sampai 28 Desember 2025 dilakukan periode pemilihan foto favorit berdasarkan jumlah likes pada akun media sosial Lomba Foto Peradilan 2025.
Agenda terakhir adalah refleksi Akhir tahun 2025 yang disampaikan langsung oleh YM Ketua MA Prof Sunarto. Refleksi Akhir Tahun ini memaparkan capaian-capaian Mahkamah Agung yang telah berhasil diraih di Mahkamah Agung, tantangan ke depan, serta bagaimana arah Mahkamah Agung untuk menghadapi tahun 2026.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


