Jumat Pagi (12/12) di Silang Monas yang bercuaca mendung berawan tidak menyurutkan antusiasme peserta dalam menyimak Pembinaan Ketua MA. Bertempat di Balairung Mahkamah Agung RI berkumpul Para Sekretaris Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Peratama pada empat lingkungan Peradilan. Prof Dr. Sunarto, S.H., M.H. mempersilahkan YM. H. Suharto, S.H., M.H. untuk memperkenalkan satu persatu pejabat Eselon II yang datang. Satu persatu Bapak Wakil Ketua MA Bidang Yudisial memperkenalkan Kepala Biro diantaranya Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Kepala Biro Perlengkapan, Kepala Biro Sespim, Kepala Biro Keuangan, Sekretaris BSDK, Sekretaris Badilum, Sekretaris Badilag, Sekretaris Badimiltun, Sekretaris Bawas.
“Hari jumat dipilih karena dianggap keramat selain hari jumat juga Para Pimpinan tidak terlalu banyak kegiatan. ”Ke depan akan dibuat acara rutin pertemuan dengan Sekretaris dan para hakim ad hoc” Ujar YM. Suharto ketika usai memperkenalkan para Kepala Biro dan Sekretaris Badan Peradilan di hadapan peserta kegiatan.
Pasca memperkenalkan pejabat Eselon II yang hadir, Acara dikembalikan kepada Bapak Ketua MA. Dari Podium utama didampingi olah Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua Bidang Non Yudisial, serta Para Ketua Kamar Mahkamah Agung, Ketua Mahkamah Agung memberikan apresiasi atas capaian kinerja para sekretaris tersebut. Tercatat 4 apresiasi atas raihan prestasi sekretaris yang diapeesiasi oleh Ketua MA, 4 prestasi tersebut meliputi:
- Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam Instrumen Pengukuran Kualitas Data dan Percepatan Penyelesaian Disparitas Data Tahun 2024;
- Juara II Anugerah Reksa Bandha Tahun 2024 dari DJKN Kementerian Keuangan untuk kategori kualitas Pelaporan Barang Milik Negara; predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut dari BPK;
- Raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh beberapa unit kerja setiap tahunnya.
- Keberhasilan memperoleh penghargaan dari hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) oleh Kementerian PANRB.
Capaian-capaian tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, merupakan buah dari kesungguhan para Sekretaris Pengadilan. Untuk itu, sekali lagi, Saya menyampaikan apresiasi setulus-tulusnya, atas dedikasi yang telah diberikan, dalam mengangkat marwah peradilan di mata publik.
Dalam kesempatan itu, Bapak Ketua MA turut mengajak Peserta yang hadir untuk mengheningkan cipta tanda turut berduka atas bencana yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tidak hanya mengheningkan cipta, Bapak Ketua MA turut mengajak para peserta untuk turut aktif melakukan aksi nyata dengan memberikan donasi.
Dalam sambutannya ketika membuka acara pembinaan tersebut, Bapak Ketua MA turut menyoroti mengenai realisasi anggaran. Salah satu objek yang menjadi tugas Sekretaris Pengadilan adalah dukungan keuangan. Realisasi anggaran berdasarkan jenis belanja selama periode Januari sampai dengan 6 Desember 2025 berhasil direalisasikan Rp. 12.412.746.036.009 atau sebesar 94,43% dari total Pagu Rp. 13.145.186.448.009. Anggaran sebesar itu termasuk di dalamnya Belanja Pegawai, Belanja Barang, dan Belanja Modal. Data ini penting disampaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai efektivitas penggunaan anggaran, penyerapan anggaran, serta Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran pada setiap jenis belanja.
Apabila ditelaah lebih dalam, Belanja Modal masih memiliki sisa yang cukup tinggi yaitu 20,27%, hal ini dikarenakan satuan kerja masih on progress yang kontraknya rata-rata berakhir tanggal 30 Desember 2025, sementara Belanja Barang masih ada sisa anggaran sebesar 10,70%, sehingga diperlukan strategi agar penyerapan anggaran periode tahun 2025 ini bisa lebih besar, atau minimal sama dengan penyerapan anggaran tahun 2024. Untuk itu, Para Pejabat Unit Eselon I dimohon untuk melakukan langkah-langkah pemantauan dan evaluasi agar penyerapan anggaran dapat maksimal.
Kemudian mengenai Belanja Pegawai meskipun terdapat sisa 1,86%, hal ini akan terserap seiring dengan penyaluran tunjangan kinerja periode berjalan. Sedangkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran mencapai 97,09 dan Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran mencapai 65,75 karena satuan kerja belum melakukan validasi data setelah adanya optimalisasi anggaran (revisi).
Prof. Sunarto juga memberikan titik tekan bahwa Mahkamah Agung mencatatkan pertumbuhan realisasi anggaran secara year on year (YoY). Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan penggunaan anggaran pada beberapa komponen belanja dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, realisasi anggaran mengalami pertumbuhan sebesar 2,97%, dengan rincian realisasi belanja pegawai mengalami pertumbuhan sebesar 3,32%, realisasi belanja barang mengalami pertumbuhan sebesar 1,56%, dan realisasi belanja modal mengalami pertumbuhan sebesar 1,22%.

Prof. Sunarto juga menyoroti masih adanya pungutan biaya pungutan pelantikan Ketua Pengadilan atau Pelantikan Hakim. “Hal yang demikian ini saya minta sudahlah jangan lagi ada pungutan-pungutan seremonial semacam ini. Kalau perlu nasi bungkus saja cukup tidak perlu membebani anggaran sekretariat. Yang dilantik harusnya melakukan syukuran karena bahagia dilantik namun tidak menggunakan uang negara.”
Atas uraian sambutan yang berdurasi 34 Menit tersebut disambut dengan riuh tepuk tangan dari peserta-audiens yang hadir sesaat setelah sambutan pembukaan selesai disampaikan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


