Bertempat di Balairung Lantai 1 Mahkamah Agung, jajaran Pimpinan Mahkamah Agung yaitu Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Yang Mulia Wakil Ketua Mahkamah Agung, dan Yang Mulia Para Ketua Kamar Mahkamah Agung dari jajaran Eselon Satu Mahkamah Agung—mengadakan kegiatan pembinaan administrasi serta pengawasan kepada seluruh Sekretaris Pengadilan, baik tingkat banding maupun tingkat pertama, dari empat lingkungan peradilan di seluruh Indonesia.
Mahkamah Agung mengundang para Sekretaris Pengadilan karena peran mereka sangat penting sebagai supporting unit yang mendukung jalannya suatu pengadilan. Untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan administrasi yang mendukung fungsi kerja seorang sekretaris agar maksimal, diperlukan pembinaan dan pengawasan yang teratur serta berkesinambungan dari Pimpinan Mahkamah Agung.
Dalam sebuah institusi peradilan, keberhasilan mewujudkan visi dan misi tidak hanya bertumpu pada fungsi yudisial, tetapi juga sangat bergantung pada kekuatan manajerial dan administrasi. Di sinilah Sekretaris Pengadilan memegang peranan krusial, bertransformasi dari sekadar administrator menjadi penggerak perubahan utama yang memimpin modernisasi sistem peradilan.
Sekretaris pengadilan adalah pucuk pimpinan di lini manajemen non-yudisial. Perannya mencakup tiga fungsi utama yang secara langsung mempengaruhi kualitas layanan dan citra pengadilan: Fungsi dan peran utama sekretaris pengadilan yang cukup penting adalah yakni sebagai pengelola anggaran (Budget manager). Sekretaris pengadilan bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan akuntabilitas anggaran. Efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran adalah fondasi integritas institusi. Fungsi lain dari seorang sekretaris pengadilan adalah pengelola sumber daya manusia (HR leader) disatuan kerja dia bertugas, oleh karenanya tugas seorang sekretaris juga mengelola kepegawaian, pengembangan kompetensi, disiplin, dan kesejahteraan seluruh aparatur non-hakim. SDM yang profesional adalah kunci pelayanan prima. Tugas lain dari sekretaris pengadilan adalah sebagai administrator sarana dan prasarana (asset manager): Memastikan ketersediaan infrastruktur dan teknologi yang memadai untuk mendukung proses peradilan yang cepat, murah, dan sederhana.
Tiga pilar peran sekretaris pengadilan sebagai penggerak perubahan harusnya diupayakan oleh seorang sekretaris pengadilan. Peran Sekretaris sebagai penggerak perubahan dapat diklasifikasikan ke dalam tiga area fokus utama yakni transformasi digital dan efisiensi pelayanan sebagai suatu syarat agar transformasi digital dapat dijalankan maka dapat dikatakan sebagai berikut Pengadilan modern identik dengan digitalisasi. Sekretaris harus menjadi motor penggerak dalam adopsi teknologi dan salah satu adopsi teknologi tersebut adalah penerapan E-Court dan E-Litigasi, dan untuk itu maka sekretaris pengadilan harus dapat memastikan infrastruktur TI, pelatihan, dan dukungan teknis berjalan lancar agar sistem peradilan elektronik dapat berjalan optimal. Teknologi yang ada di pengadilan selain pengadministrasian dan persidangan elektronik juga menyangkut sistem manajemen kearsipan elektronik oleh karenanya sekretaris pengadilan perlu mengubah sistem kearsipan manual menjadi digital untuk efisiensi, keamanan data, dan kemudahan akses. Dan terkait penggunaan teknologi maka seorang sekretaris pengadilan dapat membantu melakukan penguatan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yakni dengan cara membantu merancang ulang alur layanan yang lebih ringkas, transparan, dan berorientasi pada pengguna (user-centric).
Sekretaris pengadilan sebagai penggerak perubahan harus dapat melakukan usaha untuk melakukan peningkatan integritas dan transparansi administrasi. Penguatan Integritas dalam suatu lembaga dimulai dari manajemen internal yang bersih dan akuntabel. Dalam Upaya melakukan usaha peningkatan integritas dapat diupayakan melalui implementasi Zona Integritas (ZI): untuk itu peran Sekretaris disini adalah membantu pimpinan pengadilan untuk memimpin upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui perbaikan sistem administrasi dan juga pelaksanaan akuntabilitas anggaran dengan cara membangun sistem pelaporan keuangan yang transparan dan dapat diaudit, memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran. Sekretaris pengadilan juga membantu pimpinan untuk melakukan pengendalian internal yakni dengan cara menerapkan kontrol internal yang ketat pada setiap prosedur administratif dan pengadaan barang/jasa untuk mencegah potensi kebocoran dan penyimpangan.
Sekretaris pengadilan juga dituntut untuk melakukan usaha pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif. Hal tersebut dikarenakan bahwa suatu perubahan tidak akan berhasil tanpa dukungan SDM yang memiliki mentalitas maju dan kompeten. Sekretaris pengadilan dapat membantu pimpinan pengadilan dalam bidang sdm dengan cara merancang program pelatihan inovatif yang mana kegiatan tersebut berfokus pada pelatihan digital skill, pelayanan prima, dan peningkatan integritas. Sekretaris pengadilan sebagai penggerak utama dan role model juga diharapkan dapat membantu pimpinan untuk membangun budaya kerja berorientasi kualitas yang dilakukan dengan cara mendorong budaya continuous improvement, di mana setiap pegawai didorong untuk mencari inovasi dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Tantangan dan kunci keberhasilan sekretaris pengadilan untuk menjadi penggerak perubahan bukanlah hal yang mudah. Sekretaris Pengadilan akan menghadapi tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dari internal, keterbatasan anggaran, dan kesenjangan kompetensi TI. Untuk itu diperlukan kiat atau kunci keberhasilan yang harus dipunyai oleh sekretaris pengadilan harus mempunyai kepemimpinan visioner yang mampu mengkomunikasikan visi perubahan secara jelas dan menginspirasi seluruh jajaran dan juga melakukan kolaborasi kuat yakni membangun sinergi yang harmonis antara fungsi yudisial (Hakim) dan non-yudisial (Staf Administrasi) serta melakukan upaya untuk menjaga konsistensi implementasi yakni dengan cara melakukan perubahan harus dilakukan secara bertahap, konsisten, dan dievaluasi secara berkala.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


