Garut – Dalam upaya memperkuat integritas aparatur peradilan melalui pendekatan yang lebih holistik, Pengadilan Negeri Garut menyelenggarakan kegiatan bertema “Menjaga Kesehatan Jiwa dan Mental Aparatur Peradilan: Ikhtiar Penguatan Integritas di Pengadilan Negeri Garut” yang berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pengadilan Negeri Garut dengan RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Garut Bapak Andre Trisandy, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Garut, para Hakim, Panitera, Sekretaris, para Panitera Muda (Panmud), para Kepala Sub Bagian (Kasub), Jurusita, serta seluruh pegawai Pengadilan Negeri Garut. Dari pihak RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut turut hadir Direktur RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut, dr. Inge Andriani H, M.Si., M.K.M, Wakil Direktur dr. RM Willy Indrawilis, SpKJ., serta sejumlah dokter dan tenaga kesehatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Negeri Garut, Bapak Andre Trisandy, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kesehatan jiwa dan mental merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik di lingkungan peradilan.
“Kegiatan ini sangat penting bagi seluruh aparatur peradilan untuk tetap menjaga kesehatan jiwa dan mental, terlebih di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik. Kesehatan mental yang baik akan menjadi fondasi dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” ujar beliau.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa integritas tidak hanya dibangun melalui aturan dan pengawasan semata, tetapi juga melalui keseimbangan kondisi psikologis aparatur. Aparatur yang sehat secara mental akan lebih mampu mengendalikan diri, menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, serta menghindari berbagai bentuk penyimpangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut memberikan pemaparan mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa di lingkungan kerja, khususnya pada institusi yang memiliki tekanan kerja tinggi seperti peradilan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan stres kerja, manajemen emosi, deteksi dini gangguan kesehatan mental, serta strategi menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.
Direktur RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pengadilan Negeri Garut yang dinilai progresif dalam memperhatikan aspek kesehatan mental aparatur.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pengadilan Negeri Garut yang tidak hanya fokus pada peningkatan kinerja, tetapi juga memperhatikan kesehatan jiwa para pegawainya. Hal ini merupakan bagian penting dalam membangun sistem kerja yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi interaktif antara peserta dengan para dokter dan tenaga kesehatan, yang memberikan ruang bagi aparatur untuk berkonsultasi dan berdiskusi terkait permasalahan kesehatan mental yang mungkin dihadapi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dalam hal ini dilanjutkan juga pelatihan Bantuan Hidup Dasar jika ada insiden di ruang sidang atau kantor, pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan korban yang terancam jiwanya yang membutuhkan pertolongan cepat, cermat dan tepat tanpa bantuan obat-obatan dan peralatan.
Tindakan penyelamatan bantuan hidup dasar bisa dilakukan oleh satu orang penolong atau lebih secara simultan. Pengadilan Negeri Garut juga menyediakan ruang khusus penanganan kesehatan tersebut dan ada tenaga kesehatan yang piket dari RSUD Dr Slamet Kabupaten Garut telah kerjasama yang telah ditandatangani kedua belah pihak.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif, mencerminkan tingginya kesadaran aparatur peradilan akan pentingnya menjaga kesehatan jiwa sebagai bagian dari profesionalisme. Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pengadilan Negeri Garut dalam mendukung reformasi birokrasi yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga kesejahteraan aparatur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Negeri Garut dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan profesional dalam memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret bahwa penguatan integritas tidak hanya dibangun melalui regulasi dan penegakan disiplin, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang menempatkan kesehatan jiwa sebagai elemen penting dalam sistem peradilan yang modern dan berkeadilan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


