Baturaja, 5 Maret 2026 – Dalam rangka menyongsong target predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Pengadilan Agama (PA) Baturaja menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) pemenuhan evidence Zona Integritas pada Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Media Center PA Baturaja tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Baturaja, YM. Aman, S.Ag., S.E., S.H., M.H., M.M., yang juga Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas.
Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi progres pelaksanaan program pembangunan Zona Integritas serta memastikan pemenuhan dokumen evidence pada masing-masing Area Perubahan berjalan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

Agenda rapat diisi dengan pemaparan progress pembanguna ZI oleh perwakilan dari enam Area yang meliputi:
Area I (Manajemen Perubahan) menitikberatkan pada internalisasi mindset dan culture set aparatur melalui peran agen perubahan serta penyusunan rencana kerja yang terukur dan berkelanjutan.
Area II (Penataan Tata Laksana) berfokus pada pemutakhiran Standard Operating Procedure (SOP) berbasis teknologi informasi serta penguatan keterbukaan informasi publik.
Area III (Penataan Manajemen Sumber Daya Manusia) mencakup pemantauan disiplin pegawai, peningkatan kompetensi aparatur, serta pemutakhiran data kepegawaian melalui aplikasi SIKEP.
Area IV (Penguatan Akuntabilitas) menitikberatkan pada pencapaian target kinerja organisasi serta penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) secara tepat waktu dan akuntabel.
Area V (Penguatan Pengawasan) meliputi optimalisasi mekanisme pengaduan masyarakat, penanganan potensi benturan kepentingan, serta pemenuhan kewajiban pelaporan LHKPN dan LHKASN yang telah mencapai tingkat kepatuhan 100 persen.
Sementara itu, Area VI (Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik) difokuskan pada pengembangan inovasi layanan unggulan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat pencari keadilan di wilayah hukum PA Baturaja.
Setelah sesi pemaparan, Wakil Ketua PA Baturaja memberikan sejumlah catatan evaluatif serta arahan strategis terkait berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam proses pembangunan Zona Integritas. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh aparatur dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh tim pembangunan Zona Integritas di lingkungan PA Baturaja dapat terus memperkuat implementasi reformasi birokrasi secara berkelanjutan, sehingga target meraih predikat WBK dan WBBM dapat tercapai secara optimal.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


