Buku “dahulu aku suci, dahulu aku sebersih kapas. Namun sekarang aku ternodai oleh mu (pena)“.
Pena “akan ku nodai dirimu (buku) dengan kata-kata indah. Akan ku buat dirimu (buku) menjadi Sejarah tak terlupakan”.
Penghapus “akan ku sucikan Kembali dirimu (buku) dari noda-noda buruk yang dibuat olehnya (pena). Aku tidak mengapa walau diriku akan terus tegerus habis“.
Buku bagi sebagaian orang, diriku merupakan jendela dunia. Mengapa demikian? Karena aku semua manusia bisa belajar mengetahui segala hal. Karena aku merupakan sumber ilmu pengetahuan yang memiliki nilai edukasi. Karena aku merupakan hiburan yang dapat memberikan ide-ide baru. Karena aku merupakan pencerahan yang dapat menginspirasi kehidupan manusia dengan membawa perubahan positif. Meskipun dalam kehidupan berkembang ini, aku tetap di hargai dan menjadi teman sejati manusia. Karena aku dapat melatih otak dengan berbagai ilmu pengetahuan, aku dapat mengurangi stres dengan cerita yang aku sampaikan, dan aku dapat menambah wawasan dengan Sejarah yang aku tinggalkan.
Pena memberikan coretan titik demi titik akan menjadi sebuah karya. Karena dari sebuah titik yang ku tinggalkan akan membuat cerita yang dapat diukir di dalam sebuah buku yang kosong. Karena coretan yang sudah memenuhi lembaran kertas demi kertas akan menjadikan sebuah karya tulisan yang dapat menginspirasi manusia. Aku dapat membuat bentuk atau gambar yang indah yang dapat dinikmati Bersama, dari goresan tak beraturan menjadi Impian yang sempurna. Berawal dari coretan yang ku tinggalkan, berkahir menjadi sebuah kenangan yang di jaga sejarahnya.
Penghapus aku memang tidak terlalu berperan. Tapi kehadiranku sangat dibutuhkan, agar tidak ada kesalahan yang ditinggalkan. Walau aku akan tergerus habis, tetapi aku puas akan hasil yang aku peroleh. Mungkin aku dilupakan, tetapi aku tidak bisa ditinggalkan karena hal negatif bisa dihilangkan dari sebuah karya yang seharusnya sempurna menjadi sempurna oleh ku. Walau berteman dengan salah, akan ku hapus salah itu demi menyelamatkan kalian dari kesesatan dan menjadi terarah dalam positif.
Kami merupakan alat yang saling berkesinambungan. Kami bersama memberikan sebuah harapan yang telah dicurahkan oleh sang penulis. Agar ia yang membaca dapat memahami apa isi positif yang telah disampaikan.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


