Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MKR Berhasil, PN Pacitan Jatuhkan Hukuman Penjara Sesuai Masa Tahanan di HUT ke-81 MA

19 August 2026 • 19:44 WIB

SIMPATI : Hadiah BSDK untuk Transformasi Tata Kelola Digital Mahkamah Agung RI

19 August 2026 • 15:40 WIB

Judicial Training On Dispute Resolution In Japan

19 August 2026 • 14:28 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Kisah Hakim Bintang Laut (Part I) – Prologue

Kisah Hakim Bintang Laut (Part I) – Prologue

Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.20 February 2026 • 10:21 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Di ujung dunia yang dikelilingi oleh lautan tak berujung, di antara gelombang yang berbisik rahasia dari zaman kuno, tinggallah sebuah pulau kecil bernama Mantara Laut. Di sana, di bawah pohon beringin yang berusia ribuan tahun, duduk seorang manusia dengan mata yang seolah-olah menatap dasar laut. Namun, jangan salah ia bukan manusia biasa. Ia adalah pewaris dari nenek moyang yang pernah hidup bersama paus, berbicara dengan ikan pari, dan diberkati oleh bintang laut bercahaya yang muncul setiap malam di atas air.

Konon, ia bukan manusia biasa. Leluhurnya pernah hidup bersama paus raksasa di palung terdalam, berunding dengan ikan pari tentang arus musim, dan menyelamatkan karang-karang tua dari keserakahan kapal besi. Pada suatu malam ribuan tahun silam, seekor bintang laut bercahaya turun dari langit dan menyentuh dahi moyangnya. Sejak itu, garis keturunannya diberi satu amanah yakni menjaga keseimbangan antara manusia dan laut.

Dahulu ketika dunia masih baru dan laut belum dipetakan oleh manusia, lautan bukan hanya sumber kehidupan, tapi juga tempat hukum dan keseimbangan. Di bawah laut, terdapat Wilayah Laut Kuno  wilayah tak tersentuh oleh zaman yang dijaga oleh para Pembawa Hukum Laut, manusia-manusia yang dipilih karena hatinya bersih dan jiwa mereka penuh dengan rasa hormat terhadap alam.

Setiap malam, saat ombak mereda dan angin membawa aroma asin yang lembut, bintang laut bercahaya itu muncul kembali di permukaan air—seperti mata langit yang mengawasi. Dan setiap kali cahaya itu berpendar lebih terang dari biasanya, itu pertanda: ada ketidakadilan yang harus diadili.

Suatu senja, nelayan-nelayan Mantara Laut datang dengan wajah muram. Ikan-ikan menghilang dari perairan dangkal. Terumbu karang rusak. Air menjadi keruh seperti hati yang menyimpan dusta.

“Wahai Hakim Bintang Laut,” kata seorang nelayan tua dengan suara bergetar, “laut tidak lagi memberi kami kehidupan. Ada yang salah.”

Baca Juga  Menghadirkan Ilmu dan Hati Nurani dalam Putusan Pengadilan

Hakim Bintang Laut menutup mata. Ia meletakkan telapak tangannya di tanah, seakan mendengarkan denyut bumi. Dalam keheningan itu, terdengar bisikan samar – suara paus jauh di selatan, suara pari yang terluka, dan gemuruh kapal besar yang tak dikenal.

Ketika ia membuka mata, cahaya bintang laut di ufuk timur menyala merah kebiruan.

“Itu bukan murka laut,” ujarnya pelan. “Itu luka.”

Malam itu, untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun, Hakim Bintang Laut berdiri meninggalkan beringin purba. Jubahnya berkibar tertiup angin asin. Di tangannya muncul tongkat kayu laut yang telah lama tersembunyi di akar-akar pohon. “Besok,” katanya, “kita akan mencari siapa yang menimbang keuntungan lebih berat daripada kehidupan.”

Dan ombak pun berhenti berbisik—seolah laut sendiri menahan napas, menunggu pengadilan dimulai.

5 Years Later ….

(di dalam Kalender Mantara Laut 1 Tahun terhitung 3,3 Tahun sesuai dengan siklus Komet Encke), yang hanya membutuhkan waktu sekitar 3,3 tahun untuk menyelesaikan satu kali orbit mengelilingi Matahari)

Suatu hari di sebuah desa Kecil seorang putra dari desa nelayan kecil bernama Kalaan, bernama Tara Wisok seorang anak yang terpilih tapi oleh Warga desa kalaan dia dainggap dikutuk . Saat ia berusia 12 tahun, saat ombak menariknya ke tengah laut dalam malam bulan purnama ia dipanggil oleh nenek moyang laut: “Kau bukan anak dari tanah, melainkan keturunan bintang. Karena itu, kau yang akan jadi Hakim Bintang Laut.”

Namun, ada satu rahasia yang hanya diketahui oleh Hakim Bintang Laut: Kristal di dadanya bukan miliknya. Ia adalah penjaga. Kristal itu sebenarnya adalah jiwa dari sang Bintang Laut Raja, hewan mistis yang berbentuk seperti gurita raksasa dengan bintang di punggungnya, yang telah meninggal dalam perang melawan kemunafikan manusia ribuan tahun lalu. Kini, jiwanya hidup kembali dalam bentuk cahaya, dan hanya bisa dikuasai oleh yang berhati tak bersalah. Dan jika suatu hari jika cahaya di dadanya meletup dan menyerah pada kemarahan, kebencian, atau rasa ingin dikuasai… maka cahaya itu akan padam  dan seluruh laut akan kehilangan pengadilnya.

Baca Juga  Kemandirian Hakim yang Terkontrol Sebagai Upaya untuk Mewujudkan Peradilan dan Putusan yang Berkualitas

Sejak itu, ia membawa Cahaya Bintang Laut, sebuah kristal berwarna biru kehijauan yang tumbuh di dada seperti hati berdenyut. Kristal ini memberinya kekuatan untuk mendengar suara laut: ratapan ikan yang terluka, teriakan terumbu karang yang hampir mati, dan keluhan dari badai yang terus berubah karena manusia tak menghargai peraturan alam. Dan dia dianugerahi  pengetahuan Luar biasa mengenai Hukum Laut yang tidak tertulis diantaranya

  • Hakim Bintang Laut bukanlah seorang pengadil biasa. Ia tidak duduk di meja besar, tidak menggunakan pedang, tidak memakai mahkota. Ia memegang Kerang Hukum, sebuah kerang raksasa yang jika dibuka, akan menampilkan gambar-gambar dari semua keputusan yang pernah dikeluarkan oleh nenek moyangnya.
  • Setiap kali alam terganggu — nelayan yang menangkap ikan dengan jaring raksasa, kapal yang mencemari laut, atau manusia yang membunuh hiu dengan tanpa alasan — Hakim Bintang Laut akan turun ke permukaan laut. Ia akan menyebarkan cahaya dari dadanya, dan dari cahaya itu, muncul bayangan dari peradilan laut: ikan-ikan berbicara, terumbu karang mengadili, dan ombak membacakan hukuman.

Jika manusia berbuat zalim, maka hukumannya bukan penjara, tapi kutukan laut. Misalnya:

  • Nelayan yang berlebihan dalam menangkap ikan dan merusak Terumbu Karang akan berubah menjadi ikan kecil selama 7 tahun. Kapal pencemar akan tenggelam, namun tidak mati,  ia terus mengapung di laut, membawa sampahnya sebagai hukuman abadi.

Akhir dari Bagian 1… Bersambung

Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
Kontributor
Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
Hakim Pengadilan Negeri Serui

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

bintang laut hakim roman
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Sayap Patah dan Keadilan Yang Tersisa Bagi Elang

15 August 2026 • 14:32 WIB

Secangkir Cocopresso dari Seorang Yang Mulia

15 August 2026 • 12:22 WIB

Penutupan Sertifikasi Lingkungan Hidup Angkatan XXIII Tahun 2026

15 August 2026 • 09:13 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Sayap Patah dan Keadilan Yang Tersisa Bagi Elang

15 August 2026 • 14:32 WIB

Secangkir Cocopresso dari Seorang Yang Mulia

15 August 2026 • 12:22 WIB

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB
Don't Miss

MKR Berhasil, PN Pacitan Jatuhkan Hukuman Penjara Sesuai Masa Tahanan di HUT ke-81 MA

By Muhammad Irfan Syahputra19 August 2026 • 19:44 WIB0

Pacitan — Pengadilan Negeri (PN) Pacitan yang mengadili perkara pidana Nomor 28/Pid.B/2026/PN Pct telah menerapkan Mekanisme…

SIMPATI : Hadiah BSDK untuk Transformasi Tata Kelola Digital Mahkamah Agung RI

19 August 2026 • 15:40 WIB

Judicial Training On Dispute Resolution In Japan

19 August 2026 • 14:28 WIB

Pengadilan Negeri Namlea dan Pengadilan Agama Namlea menggelar upacara bendera bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia Dalam Semangat Solidaritas, Profesional Dan Transformasi Peradilan

19 August 2026 • 13:48 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • MKR Berhasil, PN Pacitan Jatuhkan Hukuman Penjara Sesuai Masa Tahanan di HUT ke-81 MA
  • SIMPATI : Hadiah BSDK untuk Transformasi Tata Kelola Digital Mahkamah Agung RI
  • Judicial Training On Dispute Resolution In Japan
  • Pengadilan Negeri Namlea dan Pengadilan Agama Namlea menggelar upacara bendera bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia Dalam Semangat Solidaritas, Profesional Dan Transformasi Peradilan
  • KMA: Peradilan yang Luhur Menjadi Fondasi Kemakmuran Rakyat

Recent Comments

  1. sobat pengadilan on Judicial Training On Dispute Resolution In Japan
  2. kumalasari on Mengakhiri Mediasi yang Efektif, Peserta Pelatihan Mediasi Dilatih Penyusunan Kesepakatan Perdamaian
  3. kumalasari on Ketika Perkawinan Tidak Tercatat : Isbat Nikah sebagai Jalan Menuju Perlindungan Hak Anak
  4. Kumalasari on PT Manado Beri Masukan atas Rancangan PERMA Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian
  5. Noezafri Amar on Peran dan Kedudukan Juru Bahasa Asing dalam Pemenuhan Hak Fair Trial bagi Terdakwa Warga Negara Asing Menurut KUHAP Baru
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.