Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hukum Humaniter Internasional dan Upaya Meredamkonflik Bersenjata Internasional

5 March 2026 • 19:00 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Mengawal Legislasi Demokratis: Prof. Andi Muhammad Asrun Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik

5 March 2026 • 15:27 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Edukasi Dibalik Penanaman Pohon Mangrove Di Pantai Tanjung Cemara
Artikel Features

Edukasi Dibalik Penanaman Pohon Mangrove Di Pantai Tanjung Cemara

Umar DaniUmar Dani17 November 2025 • 11:35 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Objek wisata bahari menyimpan ragam cerita, kali ini tidak sekedar pengalaman menikmati keindahan alam, namun lebih kepada mendalami sisi lain dari alam yang dijadikan objek rekreasi. Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan(BSDK) Mahkamah Agung secara terukur dan terencana mengadakan kegiatan evaluasi kinerja tahun 2025 di Pangandaran. Kegiatan tersebut dielaborasi dengan pengenalan lingkungan hidup dengan tema lestarikan alam selamatkan  masa depan. Aparatur BSDK disuguhkan pengalaman melihat dan merasakan secara langsung keadaan, keindahan dan keaslian alam serta dinamika di dalamnya.

Lokasi kunjungan adalah kawasan wisata strategis yang berada pada wilayah green belt Kabupaten Pangandaran. Siapapun yang berada disana akan merasakan hawa sejuk oleh rindangnya pohon pinus dan cemara laut yang berdiri teratur seakan ditata untuk menambah sisi eksotis sekaligus upaya mengaktualkan nama objek wisata yang disematkan kepadanya yaitu Pantai Tanjung Cemara Pangandaran.

Wilayah green belt secara alami tidak sebatas barisan rapi pohon cemara, ia sebenarnya merupakan habitat hutan mangrove atau bakau yaitu salah satu ekosistem paling produktif di dunia. Mangrove menyediakan habitat penting bagi ikan, kepiting, dan hewan lainnya, membantu melindungi garis pantai dari erosi dan kerusakan akibat badai, serta menyaring polutan dari air (National Wildlife Federation), Mangrove sering disebut sebagai ‘tempat pembibitan laut,’ karena banyak sekali ikan dan krustasea muda yang hidup di antara akarnya (NOAA Fisheries).

 Memahami arti penting mangrove dalam rangka menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir, Syamsul Arief selaku Kepala BSDK mengambil momentum bersejarah dengan mengadakan prosesi penanaman pohon mangrove di Pantai Tanjung Cemara Pangandaran yang dihadiri seluruh aparatur BSDK dan unsur pemerintah daerah setempat. Prosesi penanaman pohon mangrove bukan sekedar kegiatan seremonial semata, tujuan utamanya adalah memberi edukasi tentang pentingnya mengembalikan sisi alami kawasan pesisir. Wisata bahari tidak hanya kegiatan eksploitasi alam dengan pembangunan fasilitas dan budi daya pohon alternatif untuk menarik minat wisatawan, yang lebih penting bagaimana menjaga eksistensi ekosistem pesisir laut agar berfungsi sesuai fitrahnya.

Fasilitas dan alam merupakan two sides of the same coin, frasa ini digunakan untuk menggambarkan hubungan atau ketergantungan yang kuat antara keduanya. Fasilitas merupakan faktor pendukung kemajuan wisata seperti, transportasi, penginapan, dan bangunan atau alat untuk memanjakan pengunjung. Sedangkan objek wisata alamiah merupakan sumber daya alam dan keindahannya yang natural (keadaan alami).

Baca Juga  MUSIBAH BENCANA ALAM FENOMENA ALAMKAH ATAU TEGURAN

Dari sisi bisnis, persepsi wisatawan merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan suatu destinasi pariwisata. Fasilitas dan keindahan buatan sering dijadikan faktor utama, kadang kala abai terhadap fungsi alamiah alam. Dari sisi lingkungan hidup metoda ini tidak selalu cocok diterapkan pada wisata bahari khususnya kawasan pesisir. Fungsi hutan mangrove tidak dapat digantikan dengan bentuk bangunan atau jenis pohon apapun, pada titik ini menyadarkan kita bahwa manusia tidak akan pernah mampu menyimpangi kodrat tuhan.    

Sederet Pengalaman Berharga  

Banyak alternatif transportasi menuju Wisata Bahari Pangandaran, BSDK memilih kereta api sebagai moda transportasi dengan estimasi perjalanan 8 (delapan) jam dari Stasiun Gambir ke Stasiun Banjar. Setelah tiba di Stasiun Banjar, dilanjutkan dengan armada bis selama kurang lebih dua jam menuju tempat penginapan yang dekat dengan objek wisata Pantai Tanjung Cemara Pangandaran.

Cuaca yang cerah seakan memberi kesempatan untuk menikmati suasana dengan suguhan pemandangan yang indah sepanjang perjalanan. Terbesit dalam hati, apakah rangkaian acara evaluasi BSDK sengaja disajikan untuk membuka cakrawala aparatur BSDK tentang budaya lokal dan alam. Dari sisi kiri kanan tampak perbukitan, sawah dan sungai yang tidak lagi asri. Perbukitan kecil yang mengelilingi desa kebanyakan telah dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi. Hutan-hutan di atas bukit pohonnya sebagian telah ditebang, lereng bukit-bukit bebatuan ada yang dijadikan perumahan. Bukankah bukit-bukit itu merupakan kawasan lindung? Apakah ini merupakan gejala kerusakan alam?

Berharap kegelisahan ini merupakan kedangkalan pengetahuan tentang alam. Pegiat lingkungan dan fungsi pengawasan pemerintah akan berkerja jika terdapat pelanggaran. Untuk mengalihkan pikiran negatif tentang alam, sesekali diselingi canda dan tawa dengan rekan sambil meneguk kopi panas.

Kereta api berjalan berlahan dengan menyajikan suasana nyaman dan bersih, sesekali petugas datang menawarkan makanan dan menyediakan kantong sampah, kemudian kembali utuk mengambil sampah sisa makanan. Kereta api adalah salah satu perusahaan milik negara bersifat public service telah menerapkan standar internasional ISO 9001:2015, standar untuk sistem manajemen mutu yang berfokus pada kepuasan pelanggan, peningkatan kinerja, dan pencegahan risiko.

Daerah Wisata Dan Lahan Bisnis

Kabupaten Pangandaran, merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Jawa Barat. Daya tarik pantai menyajikan keunikan dan keindahan bentangan laut yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Pantai Tanjung Cemara salah satu objek wisata yang berkembang pesat di Kabupaten Pangandaran. Pembangunan fasilitas penginapan, kafe dan resto mulai menjamur, ini suatu petanda hidupnya perekonomian masyarakat efek dari wisata.

Baca Juga  Membedah Konsep Mistikekologi Di Antara Rumpun Mangrove Pangandaran

Di tengah meriahnya acara opening ceremony dan pengarahan penanaman pohon mangrove terdengar suara tegas Kepala Desa Sukaresik menyampaikan pesan dalam sambutannya mengenai adanya konflik lahan di lokasi Pantai Tanjung Cemara. Terkuak kegelisahan di raut muka kepala desa seakan butuh tanggapan dan dukungan mengenai status lahan di wilayah Pantai Tanjung Cemara yang menurutnya merupakan hak masyarakat desa, kenyataannya telah terbit sertipikat hak atas nama pihak lain.

Begitulah dinamika yang terdengar, ternyata dalam diam objek wisata Pantai Tanjung Cemara menyimpan sebuah konflik penguasaan lahan. Sambutan kepala desa tersebut sekaligus menyiratkan bahwa setiap lahan strategis dan ekonomis pasti menjadi incaran dan objek perebutan.

Kata-kata Kepala Desa Sukaresik berlalu begitu saja tanpa tanggapan, bantahan atau pembenaran karena forum yang disediakan bukan untuk diskusi. Setelah opening ceremony, panitia langsung menuju lokasi pinggiran pantai dan memberi pengarahan mengenai tata cara penanaman pohon mangrove.

Hikmah dan Edukasi

Awalnya terbesit pikiran, kenapa acara evaluasi kinerja tidak diadakan di tengah kota yang fasilitasnya dapat menghibur kepenatan rutinitas kerja. Intuisi seorang pemimpin bergerak lurus dengan pengalaman dan kehobiannya. Kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bahagian dari jiwa mountainer, termasuk visi menanam pohon mangrove di kawasan Pantai Tanjung Cemara Pangandaran.

Hutan mangrove kian terkikis memerlukan perhatian bersama. Kini, hutan seakan memanggil insan yang peduli untuk memperhatikan kelestarian hutan mangrove. Jangan saling tunggu, jangan saling perintah, saatnya kita bekreja nyata. Sepakat apa yang dikatakan John C. Maxwell “kita tidak bisa meminta orang melakukankannya sebelum kita sendiri melakukannya”, momen penanaman pohon mangrove yang dilakukan BSDK merupakan simbol gerakan pelestarian hutan mengrove khususnya di pesisir Pangandaran.

Perjalanan ke Pantai Tanjung Cemara Pangandaran memberi edukasi tentang kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian/tanggap terhadap lingkungan.

Umar Dani
Kontributor
Umar Dani
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

lingkungan
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Hukum Humaniter Internasional dan Upaya Meredamkonflik Bersenjata Internasional

5 March 2026 • 19:00 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Harmonisasi dan Rekonstruksi Pemidanaan: Menelaah Urgensi dan Tantangan Undang-Undang Penyesuaian Pidana

5 March 2026 • 12:45 WIB
Demo
Top Posts

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB

Penerapan Asas Equality Of Arms dalam Pembuktian Kebocoran Data Pribadi

24 February 2026 • 09:05 WIB
Don't Miss

Hukum Humaniter Internasional dan Upaya Meredamkonflik Bersenjata Internasional

By Eliyas Eko Setyo5 March 2026 • 19:00 WIB0

Masyarakat dunia dikejutkan oleh serangan agresi Amerika yang membabi buta ke Teheran ibu kota Iran…

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Mengawal Legislasi Demokratis: Prof. Andi Muhammad Asrun Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik

5 March 2026 • 15:27 WIB

Harmonisasi dan Rekonstruksi Pemidanaan: Menelaah Urgensi dan Tantangan Undang-Undang Penyesuaian Pidana

5 March 2026 • 12:45 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Hukum Humaniter Internasional dan Upaya Meredamkonflik Bersenjata Internasional
  • Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan
  • Mengawal Legislasi Demokratis: Prof. Andi Muhammad Asrun Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik
  • Harmonisasi dan Rekonstruksi Pemidanaan: Menelaah Urgensi dan Tantangan Undang-Undang Penyesuaian Pidana
  • PA Baturaja Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas (ZI)

Recent Comments

  1. hello world on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas, S.H., M.Kn.
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Letkol Chk Dendi Sutiyoso, S.S., S.H.
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.