Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti

November 2, 2026

Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional

November 2, 2026

BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas

November 2, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » MUSIBAH BENCANA ALAM FENOMENA ALAMKAH ATAU TEGURAN

MUSIBAH BENCANA ALAM FENOMENA ALAMKAH ATAU TEGURAN

(Perspektif Kajian Tafsir Al-Qur’an )
Buang YusufBy Buang YusufDecember 7, 2025 · 08:48 WIB9 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pendahuluan

Kejadian bencana alam yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini mulai dari wilayah Aceh , Medan dan juga Sumatra Barat  merupakan suatu fakta kehidupan yang tidak dapat dihindari, kerap datang tiba-tiba, menimbulkan kerusakan bahkan kematian. Kerusakan alam yang dirasakan manusia tersebut, sering dikonotasikan dengan kehendak Allah SWT semata hingga memunculkan beragam tafsir dari ketidakpedulian manusia atas peringatan alam dan  keserakahan manusia mengeploaitasi sumber alam demi mengumpulkan pundi-pundi duniawi tanpa memikirkan dampaknya.

Sumber ajaran Islam yang paling otentik dan diakui oleh para ulama, adalah Alquran dan Sunnah Nabi saw. Bagi para ulama yang ingin menetapkan ajaran Islam, maka mereka harus memiliki pengetahuan yang benar tentang kedua sumber di atas. Untuk mengetahui kedua sumber tersebut harus dibekali dengan seperangkat ilmu yang berkenaan dengan itu. Dengan demikian Alquran merupakan pedoman hidup (way of life) umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Selanjutnya bagaimana Al-Qur’an mengungkap persoalan masalah musibah atau bencana alam  beserta derivasinya.

Pembahasan

Ibnu Manzūr dalam karyanya Lisān al-‘Arab menyebutkan istilah bencana dikenal dengan al-kaaritsah (الكارثة) yang berarti suatu keadaan yang diliputi kesulitan, al-baliyyah (البلية) dan ad-dahr (الدهر) yang berarti perkara yang tidak disukai oleh manusia, seperti kemalangan dan musibah.

Kata musibah sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, musibah diartikan dengan; (1) kejadian (peristiwa) menyedihkan yang menimpa; (2) malapetaka; bencana.

Alquran menyebut kata musibah dengan dua versi pertama kata Asaba sebanyak 77 kali sedangkan kata  musibah sebanyak 10 kali. Bila ditelaah lebih lanjut, bahwa musibah yang diturunkan Allah swt, sebagaimana informasi Alquran, setidaknya ada tiga konteks pemahaman, Yang pertama adalah bencana yang menimpa suatu kaum karena tidak taat pada perintah Allah, bencana ini sebagai azab atas perbuatan yang mereka lakukan agar senantiasa kembali ke jalan yang benar. Allah Swt berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 45,

فَكَاَيِّنْ مِّنْ قَرْيَةٍ اَهْلَكْنٰهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ فَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلٰى عُرُوْشِهَاۖ وَبِئْرٍ مُّعَطَّلَةٍ وَّقَصْرٍ مَّشِيْدٍ

“Maka betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan karena (penduduk)nya dalam keadaan zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (betapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (ti-dak ada penghuninya).”

Yang kedua adalah bencana yang menimpa kaum muslim yang beriman, bencana ini merupakan ujian bagi hamba-Nya atas keimanan yang dimiliki. Apakah kaum muslim tersebut dapat bersabar atau justru tidak menerima atas ujian yang menimpanya.Dalam QS. Al Hasyr: 19, Allah SWT berfirman,

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰىهُمْ اَنْفُسَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.”

Yang ketiga adalah bencana yang menimpa masyarakat muslim yang fasik, yang terkadang taat dan tekadang maksiat, bencana ini termasuk teguran dari Allah SWT agar senantiasa kaum tersebut bertaubat dan kembali ke jalan yang dirahmati Allah.

اَفَلَا يَتُوْبُوْنَ اِلَى اللّٰهِ وَيَسْتَغْفِرُوْنَهٗۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampunan kepada-Nya? Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Bila dilihat pada kontek kajian tulisan ini lebih condong kepada musibah atau bencana yang menimbulkan kesusahan, kerugian atau penderitan. Allah SWT berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 155 sebagai berikut:

Baca Juga  Belajar dari Putusan Kasasi Nomor 11179 K/Pid.Sus/2025: Menimbang Kerugian Ekologis dan Kerugian Ekonomis dalam Upaya Pemulihan Lingkungan Hidup


وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar.”

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, Allah SWT menimpakan cobaan kepada hamba-Nya berupa kesenangan, kesengsaraan yang berupa rasa takut dan rasa lapar, kehilangan harta, serta meninggalnya para sahabat, kerabat dan orang-orang yang dicintai. Tak hanya itu, ujian bisa ditimpakan pula dalam sektor ekonomi, yang dalam ayat di atas disebut dengan (وَالثَّمَرٰتِۗ) yakni kebun dan sawah tidak mengeluarkan hasil seperti biasanya. Ibnu Katsir juga menambahkan, manusia diperintahkan untuk bersabar dalam menghadapi ujian. Barang siapa bersabar maka diganjar pahala dari-Nya dan siapa saja berputus asa, maka Allah SWT akan menimpakan siksaan terhadapnya. Sebab datangnya bencana patut diketahui, datangnya bencana di muka bumi, dapat disebabkan faktor kejadian alam (seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan lain-lain) dan akibat ulah manusia (seperti banjir, cuaca ekstrem, kebakaran hutan,pembalakan liar dan lain sebagainya) tanpa memperhitungkan dampaknya dimasa yang akan datang.

Faktanya bencana atau musibah yang terjadi pada saat ini (Di Aceh, Medan dan Sumatra Barat)  sebagaian bencana hadir dikarenakan perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap alam. Sepertinya releven dengan  Firman Allah  dalam surat ar-Ruum ayat 41:


ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Bahkan dalam sebuah keterangan dan kutipan yang lain Baginda Rasulullah Saw pernah bersabda:

لا ضرر ولا ضرار

“ Jangan memberikan madara kepada diri sendiri dan jangan juga memadaratkan orang lain ataupun membahayakan orang lain”.

Banyaknya  penebangan pohon di mana-mana menjadikan bumi ini tidak stabil. Bahkan orang yang paling terlaknat adalah orang yang merusak lingkungan dan  bisa membahayakan orang lain. Penebangan pohon-pohon besar yang kita saksikan setelah terjadi bencana di wilayah Aceh khususnya dan juga di Sumatra Barat dan Sumatra Utara banyak menimbulkan bencana banjir bahkan longsor dan mengakibatkan korban kematian yang sangat memilukan infra struktur rusak rumah-rumah, tempat ibadah fasilitas sekolah , Rumah Sakit, Pondok Pesantren dan yang laiannya rusak berat bahkan ada yang rata ditelan  longsor, itu semua  bagian daripada dosa yang sangat  besar dan dosa yang terlaknat akibat ulah perbutan Manusia, hal ini  sesuai dengan Perkataan Imam Albaghawi dalam Tafsirnya .

ما يكون من ضرر في الارض بسبب أعمال الناس

“Bencana yang terjadi  di atas bumi ini,  itu semua akibat perbutan manusia”

Bahkan di dalam sebuah keterangan hadits, orang yang akan terlaknat adalah orang yang membuang kotoran di jalan ataupun orang yang mengganggu tempat teduhnya manusia

الذي يتخلى في طريق الناس أوظلهم

Jadi bukan hanya sekedar membuang kotoran saja dalam hal ini banyak sekali makna yang bisa kita tafsirkan termasuk mencemari lingkungan adalah termasuk dosa besar karena itu mengganggu kerusakan alam dan bisa mengganggu lingkungan manusia itu sendiri. Sesuai dengam Ucapan Rasulullah saw:

Baca Juga  Diantara Tugas, Jejak Karbon, Gas  Rumah Kaca dan Perubahan Iklim

اتلاف الزورع والحيوان  من انواع المعاصي

‘Merusak tanama-tanaman dan hewan-hewan adalah termasuk perbuatan maksiat”

Bahkan di dalam sebuah keterangan yang lain kita  tidak boleh ditebang pohon-pohonnya dan tidak boleh diganggu hewan-hewannya.

لا يعضد شجرها ولا ينفرصيدها

“Pohon tidak boleh ditebang dan hewan tidak boleh diburu”.

Hutan tidak boleh pohon-pohonnya ditebang karena hutan merupakan ekosistem alam untuk tempat tinggal banyak makhluk hidup di sana dan menghasilkan banyak ekosistem. ada satu kalimat yang perlu kita renungkan seperti yang dikatakan oleh

Ibn Katsir dalam Tafsinya:

 “Merusak tanaman, merusak pepohonan bahkan mengganggu hewan termasuk adalah jenis-jenis maksyiat yang tidak termaafkan”.

Karena merusak alam, kemudian terjadinya bencana akan memakan banyak korban dan korban yang mengalami itu ditanggung oleh orang yang melakukan dosa itu.      

Sebagai penutup dalam tulisan ini. Bagaimana menyikapi kejadian musibah atau bencana  yang terjadi akhir-akhir ini, Allah swt melalui firmannya dalam Al-Qurán memberikan solusi, sebagaimana yang disebutkan dalam surah al-Baqarah ayat 156-157:


اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ (١٥٦) اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ (١٥٧)

“(156) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). (157) Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Prof Quraish Shihab dalam tafsir al-Misbah menjelaskan, kalimat (اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ) merupakan kalimat yang tidak diajarkan Allah kecuali kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya. Barang siapa yang mengucapkan kalimat tersebut mana kala tertimpa musibah serta menghayati maknanya, maka dia akan mendapat keberkahan dari-Nya. Keberkahan yang didapat manusia tersebut dapat berupa pengampunan, pujian, menggantikan yang lebih baik daripada nikmat sebelumnya yang telah hilang, dan lain-lain. Semua keberkahan itu bersumber dari Allah SWT agar manusia mendapatkan rahmat dan petunjuk. Bukan saja petunjuk untuk mengatasi kesulitan, dan kesedihan, tetapi juga petujuk menuju jalan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kewajiban manusia sebagai khalifah di bumi adalah untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya dan menjaga apa yang telah Allah SWT berikan.

Daftar Pustaka

Ibn Manzhur, Lisan al-‘Arab, jilid 4, (T.tp: Dar al-Misriyah li al-Ta‟lif wa al- Tarjamah, 1968).

M.Quraish Shihab,Membumikan Alquran; Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat, (Bandung: Mizan, 1992).

                                                                                                  , Wawasan Al-Qur’an, Tafsir Maudu’i atas Pelbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 1996).

                                                                                                  , Tafsir Alquran Al-Karim, Tafsir atas Surat-Surat Pendek berdasarkan Urutan Turunnya Wahyu, (Bandung: Pustaka Hidayah, 1997).

                                                                                                      ,Tafsir al-Misbah, (Jakarta: Lentera, 2001).

 Imam Ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-Azhim, Beirut;

 Abu Muhammad Al-Baghawi, Tafsir  al-Munir Li -Maalim al-Tanzil, Beirut;

Tim Penterjemah Alquran Depag RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, (Semarang: Toha Putra, 1989). Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1988).

Buang Yusuf
Kontributor
Buang Yusuf
Hakim Tinggi Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

bencana lingkungan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional

November 2, 2026

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti

By AmanNovember 2, 20260

PALEMBANG — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang Drs. Nur Khazim, SH, MH secara resmi…

Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional

November 2, 2026

BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas

November 2, 2026

Kepedulian Sebagai Wujud Nyata Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Pengadilan Militer

November 1, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti
  • Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional
  • BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas
  • Kepedulian Sebagai Wujud Nyata Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Pengadilan Militer
  • MOVE!

Recent Comments

  1. Abdul Mustopa on MOVE!
  2. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  3. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  4. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  5. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.