Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Rumusan Kamar Mengisi Kekosongan Hukum Agar Keadilan Benar Secara Hukum, Pasti dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Berita Features

Rumusan Kamar Mengisi Kekosongan Hukum Agar Keadilan Benar Secara Hukum, Pasti dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK10 November 2025 • 23:30 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Penutupan Rapat Pleno Kamar MA ditutup Ketua MA, YM Sunarto Senin malam (10/11) di Convention Center Hotel Mercure Ancol dan dihadiri seluruh Pimpinan Mahkamah Agung, para Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc, pejabat eselon I dan II, serta para asisten Hakim Agung.

Sebagaimana Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 142/KMA/SK/IX/2011 Tahun 2011 telah diberlakukan kebijakan sistem kamar. Kebijakan ini dirancang agar Mahkamah Agung sebagai pemegang puncak kewenangan yudisial dapat memberikan bimbingan, arahan, dan pedoman yang jelas bagi pengadilan dalam menyelesaikan persoalan hukum yang timbul dimasyarakat.

Kewenangan tersebut menurut Ketua MA YM Sunarto pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya menjawab berbagai persoalan hukum yang dalam praktik peradilan sehari-hari belum mendapatkan pengaturan secara memadai dalam peraturan perundang-undangan. Dengan kata lain, rumusan kamar hadir untuk mengisi ruang-ruang ketidakjelasan yang tidak tertangani oleh regulasi yang ada. Sehingga rumusan kamar yang telah disepakati bukan sekadar hasil diskusi, tetapi harus menjadi pedoman yang dipatuhi secara konsisten dalam proses penanganan perkara.

Konsistensi penerapan rumusan kamar akan memastikan bahwa putusan yang dihasilkan di setiap tingkat peradilan memiliki arah yang sama, selaras, dan saling menguatkan. Dengan dipedomani secara baik, rumusan kamar ini diharapkan mampu memperkokoh pondasi kesatuan hukum nasional, mulai dari pengadilan tingkat pertama, pengadilan tingkat banding, hingga ke Mahkamah Agung.

“Rumusan Kamar mengisi kekosongan hukum agar keadilan yang ditegakkan benar secara hukum, ada kepastian dan bermanfaat bagi masyarakat”, Ucap YM Sunarto yang sebelumnya pernah menjabat Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial.

Adapun Rumusan Kamar yang dihasilkan Rapat Pleno akan dibawa ke dalam forum Rapat Pimpinan Mahkamah Agung untuk dilakukan penetapan. Setelah dinilai dan disetujui dalam forum pimpinan, rumusan tersebut akan diberlakukan secara resmi melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA). Dengan demikian hasil rapat akan memiliki kekuatan normatif sebagai pedoman bagi para Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, serta para hakim di seluruh pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding pada empat lingkungan peradilan di Indonesia.

Sementara itu pembahasan Kamar Kesekretariatan juga telah menyelesaikan penyusunan hasil rumusannya. Hasil rumusan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi atas pelaksanaan program kerja dan tindak lanjut dari rumusan tahun sebelumnya, tetapi juga memuat arahan dan rencana langkah kerja untuk satu tahun mendatang.

“Hal ini penting agar kesinambungan administrasi peradilan tetap terjaga dan mendukung efektivitas pelayanan lembaga peradilan kepada masyarakat pencari keadilan”, tambah YM Sunarto yang juga mantan Wakil Ketua MA bidang Yudisial

Dengan selesainya seluruh agenda rapat pleno kamar maka hasil yang telah dirumuskandapat menjadi landasan bagi peningkatan kualitas putusan dan pelayanan peradilan ke depan.

“Semoga apa yang telah kita ikhtiarkan bersama ini menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mewujudkan peradilan yang lebih berintegritas dan lebih responsif terhadap perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat. Serta semakin memberikan keadilan yang memberikan kemanfaatan dan kepastian hukum bagi seluruh warga negara”, tutup YM Sunarto yang terus bertekad meperjuangkan integritas, profesionalitas dan kesejahteraan seluruh apadatur peradilan tersebut.

Adapun beberapa Rumusan Kamar yang berkembang dalam rapat pleno yang akan dibawa ke dalam forum Rapat Pimpinan Mahkamah Agung untuk dinilai dan disetujui untuk ditetapkan dalam SEMA yakni diantaranya dalam Kamar Militer bahwa penjatuhan pidana tambahan pemecatan dari dinas militer tidak dijatuhkan kepada prajurit TNI yang terbukti melakukan tindak pidana Narkotika pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika apabila ditemukan fakta belum pernah dijatuhi pidana yang BHT atau belum pernah dijatuhi hukuman disiplin sebanyak 2 kali.

Dalam Kamar Pidana misalnya terdakwa yang akan mengajukan permohonan mendesak karena kemanusiaan untuk menghadiri anak menikah atau keluarga sakit atau meninggal dunia yang mana kewenangan penahanan ada pada pengadilan tingkat banding atau tingkat kasasi maka kewenangan pemberian ijin bagi terdakwa untuk keluar dari tahanan di berikan oleh Ketua Pengadilan Negeri yang menangani perkaranya ditingkat pertama.

Rumusan Kamar Agama terdiri dari rekonstruksi kaidah ultra petita hadhanah, penegasan penetapan wali untuk keperluan tertentu, penegasan diktum putusan batas gugatan pembatalan penetapan ahli waris, penegasan diktum atas gugatan waris yang tidak.memenuhi unsur waris dan kriteria perkara ekonomi syariah.

Ach. Jufri
Dr. Drs. Ach. Jufri, S.H., M.H. Sekretaris BSDK MA

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB
Demo
Top Posts

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

15 January 2026 • 08:06 WIB

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Don't Miss

Urgensi Penghapusan Pengadilan Khusus Dan Hakim Ad Hoc di Bawah Mahkamah Agung

By Muhammad Adiguna Bimasakti15 January 2026 • 08:06 WIB

Sistem peradilan di Indonesia pada awalnya dirancang sederhana, dengan seluruh jenis perkara ditangani oleh Pengadilan-Pengadilan…

CODE NAPOLÉON: RASIONALITAS KODIFIKASI DAN WARISAN BAGI TRADISI CIVIL LAW

14 January 2026 • 20:29 WIB

Acara Pemeriksaan Cepat menurut KUHAP Baru: Perkara Tipiring dan Lalu Lintas dalam Satu Tarikan Napas

13 January 2026 • 16:35 WIB

KMA Tegaskan Komitmen Penguatan Kepemimpinan Hakim Perempuan

13 January 2026 • 14:44 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire SuaraBSDK Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Abdul Ghani
  • Abiandri Fikri Akbar
  • Agus Digdo Nugroho
  • Ahmad Junaedi
  • Anderson Peruzzi Simanjuntak
Lihat semua →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.