Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Pidana, Menegakkan Keadilan: Pedoman Hakim dalam Penjatuhan Pidana Menurut Pasal 54 KUHP Nasional

11 April 2026 • 19:37 WIB

Catatan dari Ruang Kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan

11 April 2026 • 19:00 WIB

Membedah Keadilan dan Equality Before The Law: Pendekatan Filsafat, Critical Legal Studies dan Analisis Etika

11 April 2026 • 18:12 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Catatan dari Ruang Kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan
Berita

Catatan dari Ruang Kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan

Cik BasirCik Basir11 April 2026 • 19:00 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

“Menyerap Keadilan: Stoikisme dan Altruisme untuk Hukum Indonesia”. Demikian tema dari materi terakhir yang disampaikan dalam Pendidikan Filsafat dan Keadilan bagi para hakim yang diselenggarakan Pusdiklat Teknis MA RI yang berakhir tadi malam.

Materi tersebut menjadi salah satu materi yang cukup antusias diikuti oleh 133 peserta aktif yang terdiri para hakim dari Peradilan Umum, Peradilan Agama, TUN, Dilmil serta hakim Ad Hoc. Dalam mempresentasikan materi tersebut, Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag, atau yang akrab disapa “Gus Faiz” sebagai narasumber utama, terlebih dahulu memaparkan tipikal hakim yang menurut beliau terdiri dari: hakim stoik, hakim Altruis, hakim legalistik dan hakim populis.

Stoikisme sendiri menurut “gus faiz” dalam paparannya merupakan aliran filsafat yang berakar dari pemikiran Zeno dari Citium di Yunani kuno, yang menekankan pengendalian diri, keteguhan batin, dan rasionalitas dalam menghadapi segala situasi. Inti dari ajaran stoikisme membedakan antara hal yang bisa dikendalikan dan tidak bisa dikendalikan, mengedepankan ketenangan (ataraxia) dan keteguhan (apatheia) dan bertindak berdasarkan akal sehat dan kebaikan (virtue), bukan emosi. Dengan demikian secara praktis stoikisme mengajarkan ketahanan mental dan integritas dalam menghadapi tekanan.

Sedangkan Altruisme merupakan sikap atau prinsip moral yang menekankan kepedulian terhadap penderitaan orang lain, bahkan terkadang dengan mengorbankan kepentingan pribadi. Adapun ciri utama dari altruisme yaitu: empati terhadap penderitaan orang lain, keinginan membantu orang lain tanpa pamrih dan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Sehingga secara praktis karakteristik orang Altruisme melahirkan kepekaan sosial dan keberpihakan pada keadilan substantif.

Selanjutnya Gus Fais dalam paparannya menjelaskan tentang stoikisme dan altruisme dalam konteks karakteristik hakim. Pada bagian ini beliau menjelaskan bahwa seorang hakim ideal sesungguhnya adalah titik temu antara keteguhan stoik dan kepekaan altruistik. Stoikisme dalam karakter hakim, hakim dituntut tidak terpengaruh tekanan (politik, ekonomi, opini publik), menjaga independensi dan imparsialitas serta mengendalikan emosi. Dalam konteks tersebut stoikisme membentuk hakim yang tegas, rasional, dan tidak goyah dalam menegakkan hukum.

Baca Juga  IKAHI Sampaikan Pandangan Strategis Terkait RUU HPI dalam RDPU bersama Pansus DPR RI

Lebih lanjut menurutnya, sikap stoik menjelma dalam kemampuan hakim untuk tidak mudah terpengaruh oleh tekanan eksternal: opini publik, intervensi kekuasaan, bahkan simpati berlebihan terhadap salah satu pihak. Seorang hakim yang stoik tidak berarti dingin atau tidak peduli, melainkan mampu menjaga jarak emosional agar penilaian tetap objektif. Ia menimbang perkara berdasarkan fakta dan hukum, bukan berdasarkan rasa suka atau tidak suka. Namun, stoikisme yang ekstrem berisiko melahirkan kekakuan. Hukum bisa diterapkan secara mekanistik tanpa mempertimbangkan dimensi kemanusiaan. Di sinilah kritik muncul: apakah hakim cukup hanya menjadi “mesin hukum” yang steril dari empati?

Sebaliknya, menurut Gus Faiz, altruisme dalam karakter hakim, hakim tidak menjadi “mesin hukum” yang kering nilai kemanusiaan. Di sini hakim dituntut harus memiliki empati terhadap para pencari keadilan, memahami konteks sosial dan penderitaan pihak yang berperkara serta menghadirkan keadilan substantif, bukan sekadar formal. Altruisme membentuk hakim yang peka, berperikemanusiaan, dan berorientasi pada keadilan sosial.

Altruisme juga menekankan kepedulian terhadap orang lain, terutama mereka yang lemah dan terpinggirkan. Hakim yang altruis berusaha melihat lebih dari sekadar teks hukum; ia membaca konteks sosial, latar belakang para pihak, dan dampak putusan terhadap kehidupan nyata. Dalam praktiknya, altruisme memungkinkan hakim menghadirkan keadilan substantif, bukan sekadar keadilan formal. Ia tidak hanya bertanya, “apa bunyi undang-undang?”, tetapi juga, “apa yang adil bagi manusia dalam situasi ini?”. Namun, menurut Gus Faiz, altruisme tanpa kendali dapat menyeret hakim ke dalam subjektivitas. Empati yang berlebihan berpotensi mengaburkan batas antara keadilan dan belas kasihan yang tidak proporsional. Hakim bisa tergelincir dari imparsialitas—nilai utama dalam peradilan.

Selanjutnya dalam ulasannya Gus Faiz, menjelaskan bahwa perpaduan kedua karakter tersebut melahirkan karakter hakim yang ideal yaitu: stoik dalam prinsip, tidak bisa ditekan, tidak mudah goyah, tetap teguh dalam segala keadaan. Sekaligus altruistic dalam Nurani, peka terhadap penderitaan dan rasa keadilan. Dengan demikian hakim yang baik bukan hanya kuat menghadapi tekanan, tetapi juga lembut dalam merasakan ketidakadilan. Jika stoikisme tanpa altruisme, hakim berpotensi menjadi kaku dan formalistik. Jika altruisme tanpa stoikisme, hakim bisa menjadi subjektif dan mudah terpengaruh. Oleh karena itu keseimbangan keduanya adalah fondasi integritas yang kokoh dan kemanusiaan yang hidup dalam setiap putusan hakim.

Baca Juga  Peradilan sebagai Benteng Terakhir dalam Mengawal Negara Hukum yang Masih “Jauh Panggang dari Api

Ketika stoikisme dan altruisme dipadukan, lahirlah suatu etos hukum yang seimbang: tegas namun berbelas kasih, rasional namun tetap berperikemanusiaan. Seorang hakim, tentu tidak hanya dituntut untuk objektif dalam menilai bukti dan menerapkan hukum (stoik), tetapi juga peka terhadap dampak putusannya terhadap kehidupan para pihak (altruistik). Dalam perkara-perkara tertentu, terutama yang bersentuhan dengan keadilan substantif, pendekatan ini dapat menjadi jembatan antara legalitas formal dan rasa keadilan yang hidup di masyarakat.

Dalam konteks Indonesia, yang memiliki keragaman sosial, budaya, dan ekonomi, pendekatan ini menjadi semakin relevan. Tantangan hukum tidak hanya berkaitan dengan kompleksitas perkara, tetapi juga dengan ketimpangan akses dan literasi hukum. Stoikisme menjaga integritas sistem dari dalam, sementara altruisme memastikan bahwa hukum tetap berpihak pada kemanusiaan.

Pada bagian closing statement gus faiz, mengingatkan bahwa karakter stoik dan altruis dalam diri seseorang tidak tumbuh begitu saja dibawa sejak lahir, melainkan dibentuk melalui berbagai latihan, pendidikan, dan pengalaman karena itu untuk menjadi hakim baik yang ideal yang diharapkan masyarakat, kepada para hakim agar jangan berhenti belajar, dan terus melakukan evaluasi diri.

Cik Basir
Kontributor
Cik Basir
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Etika Hakim Filsafat Hukum Hukum Indonesia Pendidikan Filsafat Pendidikan Hakim
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membedah Keadilan dan Equality Before The Law: Pendekatan Filsafat, Critical Legal Studies dan Analisis Etika

11 April 2026 • 18:12 WIB

PA. Baturaja Jadi Mitra Sekolah Integritas Berbasis Karakter, SMKN 1 OKU Kirim 6 Siswa PKL

11 April 2026 • 14:14 WIB

PN Pulang Pisau Gelar Public Campaign Zona Integritas di Pasar Patanak : Perkuat Kepercayaan Publik dengan Turun Langsung ke Masyarakat

11 April 2026 • 14:06 WIB
Demo
Top Posts

Etika Bermedia Sosial bagi Hakim: Antara Ekspresi Diri dan Marwah Peradilan

13 March 2026 • 20:03 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB

Beyond The Code: Filsafat Hukum dalam Penemuan Hukum (Rechtsvinding yang Progresif)

25 February 2026 • 14:35 WIB
Don't Miss

Menimbang Pidana, Menegakkan Keadilan: Pedoman Hakim dalam Penjatuhan Pidana Menurut Pasal 54 KUHP Nasional

By Sudiyo11 April 2026 • 19:37 WIB0

A. Pendahuluan Pemidanaan atau penjatuhan pidana bukanlah persoalan yang sederhana, sebagaimana halnya menentukan unsur-unsur tindak…

Catatan dari Ruang Kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan

11 April 2026 • 19:00 WIB

Membedah Keadilan dan Equality Before The Law: Pendekatan Filsafat, Critical Legal Studies dan Analisis Etika

11 April 2026 • 18:12 WIB

PA. Baturaja Jadi Mitra Sekolah Integritas Berbasis Karakter, SMKN 1 OKU Kirim 6 Siswa PKL

11 April 2026 • 14:14 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Pidana, Menegakkan Keadilan: Pedoman Hakim dalam Penjatuhan Pidana Menurut Pasal 54 KUHP Nasional
  • Catatan dari Ruang Kelas Pendidikan Filsafat dan Keadilan
  • Membedah Keadilan dan Equality Before The Law: Pendekatan Filsafat, Critical Legal Studies dan Analisis Etika
  • PA. Baturaja Jadi Mitra Sekolah Integritas Berbasis Karakter, SMKN 1 OKU Kirim 6 Siswa PKL
  • PN Pulang Pisau Gelar Public Campaign Zona Integritas di Pasar Patanak : Perkuat Kepercayaan Publik dengan Turun Langsung ke Masyarakat

Recent Comments

  1. rifampin on Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  2. furosemide for dogs on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  3. macrobid generic cost without insurance on Debu di Atas Map Hijau
  4. doxycycline for uti in dogs on Konsekuensi Hukum Penetapan Pengembalian Berkas oleh KPN dalam Proses MKR di Tingkat Penyidikan dan Penuntutan
  5. furosemide for dogs cost on Konsekuensi Hukum Penetapan Pengembalian Berkas oleh KPN dalam Proses MKR di Tingkat Penyidikan dan Penuntutan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Kolonel Dahlan Suherlan, S.H., M.H.
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.