BSDK MA Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Gedung Asrama
Tidak semua peran dalam pelayanan publik selalu berada di balik meja atau mimbar. Ada peran-peran sunyi yang bekerja sejak pagi, memastikan ruangan bersih, tempat tidur rapi, dan lingkungan tetap nyaman bagi siapa pun yang datang belajar dan mengabdi.
Sebuah gedung yang bersih, rapi, dan terkelola dengan baik sering kali luput dari sorotan. Padahal, di sanalah kenyamanan, rasa aman, dan martabat pelayanan publik dirawat setiap hari. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI (BSDK MA) menyelenggarakan Kegiatan Pengembangan Kompetensi Pengelolaan Gedung Asrama.

Kegiatan ini secara resmi dibuka pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 13.30 WIB, bertempat di Hotel Grand Mercure Harmoni, sebuah hotel berstandar internasional yang menjadi rujukan praktik terbaik pengelolaan fasilitas dan layanan.
Acara pembukaan diawali dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Sekretaris BSDK, Dr. Drs. Ach. Jufri, S.H., M.H. Dalam laporannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur pendukung—seperti pengelola gedung, asrama, dan layanan kebersihan—merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun pelayanan peradilan yang profesional dan berorientasi pada kenyamanan pengguna.
“Pengelolaan gedung dan asrama bukan sekadar soal kebersihan fisik, tetapi menyangkut standar layanan, etos kerja, dan tanggung jawab kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan representatif sebagai pusat pendidikan dan pelatihan aparatur peradilan,” ujar Sekretaris BSDK dalam laporannya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan manajemen Hotel Grand Mercure Harmoni, sehingga peserta tidak hanya menerima materi konseptual, tetapi juga praktik langsung berbasis best practices perhotelan, mulai dari housekeeping, pelayanan, hingga standar operasional pengelolaan fasilitas.
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala BSDK, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H. Dalam arahannya, Kepala BSDK menyampaikan pesan yang kuat dan membumi: bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai dan martabat, sepanjang dijalankan dengan profesionalisme, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.

Beliau menekankan bahwa pengalaman belajar di hotel berbintang bukan untuk memanjakan, melainkan untuk membuka wawasan dan membentuk standar baru dalam bekerja—standar yang menempatkan kebersihan, keramahan, inisiatif, dan integritas sebagai satu kesatuan.
“Lingkungan yang bersih dan terkelola dengan baik adalah wajah institusi. Dari sanalah kepercayaan tumbuh dan pelayanan publik bermutu dimulai,” tegas Kepala BSDK saat membuka kegiatan secara resmi.
Melalui kegiatan ini, BSDK berharap para peserta mampu membawa pulang bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga cara pandang baru tentang pentingnya peran mereka dalam ekosistem Mahkamah Agung. Asrama dan gedung yang terawat dengan baik pada akhirnya akan mendukung proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan aparatur peradilan secara berkelanjutan.
Karena pada akhirnya, pelayanan publik yang unggul selalu berawal dari hal-hal yang paling mendasar—dirawat dengan tangan-tangan terampil, hati yang tulus, dan komitmen untuk bekerja sebaik mungkin.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


