Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

1 February 2026 • 17:20 WIB

Diskursus Putusan Bebas, Putusan Lepas, dan Upaya Hukumnya Menurut KUHAP Baru

1 February 2026 • 13:20 WIB

Dari Insentif ke Kebijaksanaan: Agenda Peradilan Pasca Kenaikan Gaji Hakim

1 February 2026 • 12:34 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Justice Bao Legenda Hidup Hakim Tiongkok yang Menginspirasi Integritas dan Keadilan
Features Sosok

Justice Bao Legenda Hidup Hakim Tiongkok yang Menginspirasi Integritas dan Keadilan

Eliyas Eko SetyoEliyas Eko Setyo27 January 2026 • 15:01 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Oleh : Eliyas Eko Setyo-Hakim PN Sampang

Bao Zheng, yang dikenal sebagai Bao Gong atau Seing kita mengenalnya saat menonton serial tv berjudul Justice Bao yang tayang pada tahun 1974 hingga 1975 yang diproduksi oleh CTSTV dengan total 350 episode yang diperankan oleh Yi Ming sebagai sosok Bao Zheng kemudian pada tahun 1993 sosok Judge Bao diperankan oleh Jin Chao-chun. Bao Zheng sendiri adalah nama yang dikenal luas di Tiongkok karena komitmennya yang teguh terhadap pendirian keadilan, serta integritas dan dedikasinya dalam menegakkan hukum yang selalu dijunjung tinggi. Legenda hidup ini sangat berpengaruh di Tiongkok hingga saat ini sebagai hakim yang menginspirasi.

Bao Zheng adalah seorang yang lahir di Hefei, ibu kota Provinsi Anhui, Bao dianggap sebagai salah satu orang bijak di Tiongkok kala itu. Orang-orang umumnya menyebutnya “Bao Si Keadilan”, berkat keahliannya dalam menangani kasus-kasus kriminal, keberaniannya dalam memberikan nasihat yang lugas, dan kebenciannya yang mendalam terhadap perbuatan jahat.

Ketenaran Bao Zheng sebagai penegak hukum yang tegas mulai dikenal ketika ia bertugas sebagai hakim di Kaifeng. Di sana Bao Zheng menangani kasus-kasus rumit dengan berani, Keadilan dan persamaan di mata hukum semakin ditegaskan dengan bercirikan topi lebar yang selalu dikenakan Bao Zheng. Topi tersebut seolah menjadi simbol bahwa di hadapannya semua orang sama tanpa memandang status sosial (equality before the law).

Dalam tugasnya Bao Zheng dibantu oleh 6 (enam) pemabantunya, yaitu kepala pengawal yang ahli beladiri Zhan Zhao, sekretaris penesehat yang pandai Gongsun Ce serta pengawal lainnya Wang Chao, Ma Han, Zhang Long dan Zhao Hu.

Selain itu Bao Zheng banyak membongkar kasus korupsi, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, bijaksana dalam menyelesaikan perselisihan, dan melindungi rakyat. Selama masa jabatannya, ia memegang beberapa posisi penting, termasuk sebagai menteri dan kanselir, serta memainkan peran penting dalam reformasi pemerintahan. Bao Zheng, Dalam satu kisah, ia tanpa ragu menghukum seorang pangeran yang melakukan korupsi untuk membangun menara gading yang mewah dengan uang rakyat. Bao Zheng merobohkan menara tersebut sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Dan satu hal lagi Bao Zheng memiliki tiga alat pancung dengan corak kepala hewan yang berbeda-beda, melambangkan status sosial pelanggar hukum. Rakyat biasa dihukum dengan alat pancung berkepala anjing, pejabat yang bersalah dihukum dengan alat pancung berkepala harimau. Bahkan, Bao Zheng tak segan menggunakan alat pancung berkepala naga untuk menghukum kaisar dan keluarganya jika terbukti bersalah.

Baca Juga  Ketua MA: Hakim Tipikor Bukan Mesin Penghukum, Melainkan Penjaga Keseimbangan Keadilan

Di dalam seriar TV terlihat Kecerdasan Bao Zheng juga terlihat dalam strateginya untuk menangkap pencuri lihai. Ia menyebarkan berita tentang seekor monyet pencuri yang meneror kota sehingga pencuri yang sebenarnya terpancing dan tertangkap basah. Sikapnya yang mendengarkan semua pihak secara cermat dan memberikan solusi yang adil membuatnya dihormati dan dicintai rakyat. Kisah-kisahnya menjadi teladan bagi seorang pemimpin untuk bersikap tegas, cerdas, dan bijaksana dalam menegakkan keadilan.

Di beberapa daerah Tiongkok kala itu, Bao Zheng dipuja sebagai dewa pelindung rakyat dan penegak hukum. Kuil-kuil didirikan untuk menghormatinya dan banyak orang yang berdoa kepadanya untuk mendapatkan keadilan. Integritas dan ketegasan Bao Zheng telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam Sejarah yang saat ini bukti nyatanya ada di Hefei Propinsi Anhui Tiongkok yang terletak di sebelah kuil Bao Gong di Kawasan hutan Henan dibangun pada tahun 1985 dalam bentuk pemakaman Bao Zheng.

Ketegasan, kebijaksanaan, dan integritasnya menjadi inspirasi bagi banyak orang khusunya para hakim dalam mengadili sebuah perkara hingga saat ini. Bao Gong tidak hanya mewakili komitmen Tiongkok terhadap nilai-nilai ketegasan hukum, tetapi juga menjadi simbol nilai-nilai tersebut bagi dunia. Bao Zheng meninggal pada usia 63 tahun, kematiannya ditangisi oleh rakyat yang kehilangan sosok pemimpin yang adil dan bijaksana Kisah dan semangat Bao akan terus menginspirasi yang diceritakan kembali lewat film, opera, buku, serial telivisi yang wajib ditonton sebagai tontonan yang mengedukasi akan sebuah Integritas dan Keadilan.(EES).

Referensi :

West, Stephen H.; Idema, Wilt L. (2010). Monks, Bandits, Lovers, and Immortals: Eleven Early Chinese Plays.

Eliyas Eko Setyo
Eliyas Eko Setyo
Hakim Pengadilan Negeri Sampang
Eliyas Eko Setyo
Kontributor
Eliyas Eko Setyo
Hakim Pengadilan Negeri Sampang

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:

Baca Juga  Melepas Hingga Dermaga Akhir ( Prosesi Purnabakti Ketua Pengadian Tinggi Agama Bandar Lampung)
SUARABSDKMARI

Bao Zheng Integritas Hakim Justice Bao keadilan Penegakan Hukum sosok
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

1 February 2026 • 17:20 WIB

Diskursus Putusan Bebas, Putusan Lepas, dan Upaya Hukumnya Menurut KUHAP Baru

1 February 2026 • 13:20 WIB

Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan

31 January 2026 • 22:30 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

1 February 2026 • 17:20 WIB

Diskursus Putusan Bebas, Putusan Lepas, dan Upaya Hukumnya Menurut KUHAP Baru

1 February 2026 • 13:20 WIB

Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan

31 January 2026 • 22:30 WIB

Judicial Pardon di Pengadilan Negeri Garut: Wajah Baru Keadilan Humanis dalam Penegakan Hukum Pidana

31 January 2026 • 12:34 WIB
Don't Miss

Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

By Syihabuddin1 February 2026 • 17:20 WIB0

Pengantar Saat ini Wakil Menteri Hukum, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., adalah sosok yang…

Diskursus Putusan Bebas, Putusan Lepas, dan Upaya Hukumnya Menurut KUHAP Baru

1 February 2026 • 13:20 WIB

Dari Insentif ke Kebijaksanaan: Agenda Peradilan Pasca Kenaikan Gaji Hakim

1 February 2026 • 12:34 WIB

Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan

31 January 2026 • 22:30 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025
  • Diskursus Putusan Bebas, Putusan Lepas, dan Upaya Hukumnya Menurut KUHAP Baru
  • Dari Insentif ke Kebijaksanaan: Agenda Peradilan Pasca Kenaikan Gaji Hakim
  • Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan
  • Judicial Pardon di Pengadilan Negeri Garut: Wajah Baru Keadilan Humanis dalam Penegakan Hukum Pidana

Recent Comments

No comments to show.
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com :  redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok
Filsafat Roman Satire Video
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Arraeya Arrineki Athallah
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Letkol Chk Ata Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Bustanul Arifin
  • Avatar photo Christopher Surya Salim
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dedy Wijaya Susanto
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Guse Prayudi
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo I Gede Adi Muliawan
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Mukhamad Athfal Rofi Udin
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo rahmanto Attahyat
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Raja Bonar Wansi Siregar
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.