Beberapa minggu ini Bumi Megamendung diguyur hujan cukup deras siang dan malam. Namun, pagi ini, Jum’at 30 Januari 2026 cuaca cukup bersahabat. Pagi pukul 06.30 Wib langit cukup cerah, sehingga keindahan puncak Pangrango dan gunung Salak nampak jelas dari lapangan tenis Bagir Manan Sportt Center. Pagi buta dengan bantuan penerangan lampu LED berkapasitas sekitar 2.400 W, para petenis BSDK sudah meramaikan lapangan dan memulai pertandingan Farewell Tennis. Iya, pagi itu BSDK Mahkamah Agung menghelat hajatan untuk mengantarkan 7 orang Hakim Tinggi Yustisial yang purna bakti dan promosi/mutasi.
Mereka Adalah:
- Bapak Satriyo Budiyono, S.H., M.Hum (purnabakti)
- Bapak Dr. Achmad Dimyati Rachmad Sulur, S.H., M.H., (purna bakti)
- Bapak Dr. I Made Sukadana, SH., M.H. (promosi menjadi WKPN Kupang)
- Bapak Dr. Drs. H. Sriyatin, S.H., M.Ag., M.H. (mutasi menjadi Hakim Tinggi Agama Surabaya)
- Bapak Dr. Muslikin, S.H., M.H. (Mutasi menjadi Hakim Tinggi Agama Banten)
- Ibu Kol. Dr. Koerniawaty Sjarif, S.H., M.H. (mutasi menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) III Surabaya).
- Bapak Dr. Drs. Nurul Huda, S.H., M.H. (Promosi menjadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Utara)
“Setiap perjumpaan selalu membawa cerita, dan setiap perpisahan menyimpan makna. Hari ini kita tidak sekadar mengantar sebuah langkah menuju fase baru, tetapi juga menutup satu bab perjalanan yang penuh kenangan, tawa, kerja keras, kebersamaan yang tulus dan tentunya kenangan yang tak terlupakan”, demikian kalimat pembuka sambutan dari Kepala BSDK, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H.
Pria yang gemar dan mahir dalam berbagai cabang olahraga tersebut sengaja menyempatkan untuk hadir bersama keluarga besar BSDK, meski sehari sebelumnya menemani YM Ketua Mahkamah Agung beserta Pimpinan dalam beberapa rangkaian kegiatan Dinas di Propinsi Lampung. “Saya mengucapkan terimakasih bepada Bapak/Ibu atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Saya yakin, tempat ini adalah tempat terbaik dan ternyaman bagi kita untuk bekerja, karena alam indah dan dibalut kehangatan dan kebersamaan menjadikan kita semua betah dan bahagia dalam melaksanakan tugas”.
Lebih lanjut Bapak Kepala Badan menyampaikan amanhanya, “Bagi rekan kita yang memasuki masa purnabakti, kami percaya bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan peralihan peran menuju kebijaksanaan. Pengalaman, keteladanan, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama ini akan tetap hidup—menjadi jejak yang membimbing generasi setelahnya. Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan integritas yang telah menjadi teladan bagi kami semua. Kepada Bapak/Ibu yang melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru, kami melepas dengan doa dan harapan terbaik. Perpindahan ini bukan tentang meninggalkan, tetapi tentang membawa serta semangat, nilai, dan kebersamaan yang telah kita bangun bersama. Kami yakin, di mana pun amanah itu diemban, kontribusi terbaik akan terus lahir, dan nama baik institusi akan tetap dijaga dengan penuh tanggung jawab.”
Sementara itu, Bapak Satrio Budiono, S.H., M.H., dalam sambutannya mewakili Bapak/Ibu yang purna dan pindah tugas, menyampaikan bahwa kebersamaan dan kehangatan di BSDK adalah faktor utama yang menjadikan nyaman dan bahagia selama bertugas, di samping tentunya alam indah, udara sejuk, dan berbagai fasilitas yang tersedia di BSDK. “Perhatian dan penerimaan tulus dari Bapak/Ibu dan rekan-rekan tidak akan pernah terlupakan. Ijinkan saya mewakili teman-teman menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar BSDK yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan saya. Bekerja bersama Bapak/Ibu dan teman-teman semua bukan hanya tentang menyelesaikan tugas dan tanggung jawab, tetapi tentang belajar arti kebersamaan, saling menguatkan, tumbuh bersama dalam satu tujuan, dan pengabdian tanpa batas”, demikian pungkas pria yang juga sebagai pelatih tennis di BSDK Tennis Academy mengakhiri sambutannya dengan nada bergetar dan menitikkan air mata.
Dalam kesempatan Farewell Tennis tersebut hadir pula dan ikut menyemarakkan pertandingan, beberapa Hakim Tinggi yang pernah bertugas di BSDK, yaitu Dr. H. Uyun Kamaluddin, S.H., M.H., Dr. Asra, S.H., M.H., dan Dr. H. Bambang Heriyanto, S.H., M.H. (Ketua PT TUN Makassar).
Perpisahan memang mengajarkan kita tentang kehilangan, tetapi juga tentang syukur. Syukur karena pernah dipertemukan, pernah bekerja bersama, dan pernah menjadi bagian dari cerita yang sama. Kenangan-kenangan itu akan selalu menemukan jalannya untuk kembali—dalam senyum, dalam cerita, dan dalam doa.
Selamat melangkah menuju fase baru kehidupan. Kami tidak benar-benar berpisah—kita hanya berjalan di jalur yang berbeda, dengan tujuan yang sama: terus memberi arti dan kebaikan. Salam CADAS!
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


