Banyak yang mengira bahwa adil itu adalah konsepnya bagi rata,misalnya nih ya, emak mo ngasih uang jajan ke bocil Rp. 1.000, – (seribu rupiah), naah kakaknya yang udah SMA nih kalau mau dikasih juga seribu rupiah, adil ga tuuh?
Saat ini, tau ga bray yang lebih mahal dari outfitmu hari ini? Yess, that’s right, itu KEADILAN.
Keadilan itu bukan cuma tren yang lewat semalam, tapi lifestyle yang harus kita jaga selamanya. Justice isn’t just a word, it’s our soul.“
Bayangin nih bray, lagi enak enak jalan kaki pulang sekolah di Bogor, hujan deras, banjir genangan di mana-mana. Tiba-tiba, liat kakek pedagang Es gabus langganan anak anak gang senggol lagi kena razia Pak Pol gara-gara dicurigai jualannya berbahan baku spons. Kakeknya nangis tersedu sedu, bilang, “Pak, ini rezeki satu-satunya buat anak saya sekolah!” Polisi cuek bebek, bahkan nendang tu kakek dan suruh angkut gerobaknya. Badan kite nih bisa mematung dan bengong, hati ini berontak: “Ini keadilan apa namanya? Yang lemah malah dihajar?”
Nah, di situ jiwa mu bray seperti tersentak bangun. Bukan cuma diam scroll IG, maju, rekam video, tag medsos polisi setempat. Besoknya, polisi minta maaf, bahkan bantu modal jualan si kakek. Itu justice, bro! Bukan kata doang, tapi soul yang nyala di dada, yang bikin mas bray berani speak up meski takut kena omel ortu.
Justice itu adalah jiwa, nih ya bray contoh lebih konkritnya, Ketika ada diskriminasi Masyarakat tertentu di pelosok ga dapat pendidikan bagus karena jalan penghubung dari desanya terputus, tuh bocil bocil bergelantungan pake akar pohon untuk nyebrang sungai yang airnya deras, sederas hilangnya uang gajian kebanyakan hutang, jiwa mu yang masih lembut dan suci itu akan marah serasa tercabik-cabik, kenapa mereka ga dibangunkan jembatan yang layak, padahal kita tau, hanya sebuah jembatan,niscaya itu mudah dan murah bray bagi bangsa yang besar ini, dibandingkan jungkir baliknya memindahkan sebuah ibu kota negara.
‘Justice isn’t just a word, it’s our soul’, kita nih lagi nggak jualan kata-kata mutiara. Ini mah lagi ngomongin soal jati diri. Keadilan itu bukan cuma teks kaku di buku hukum yang di baca pas lagi menyelesaikan studi. Keadilan itu adalah detak jantung dari cara kita hidup bersama orang lain.
Kalau keadilan cuma sebatas kata-kata, dia bakal ilang pas kena badai kepentingan. Tapi kalau keadilan udah menjadi jiwa, dia bakal tetep nyala meski dunia lagi chaos. Dia jadi kompas yang bikin kita nggak gampang ‘fomo’ ikut-ikutan nindas yang lemah cuma demi kelihatan keren atau berkuasa.
Punya jiwa yang adil itu berarti kamu punya keberanian buat bilang ‘This is not right’ bahkan ketika semua orang bilang itu biasa aja. Itu soal kemauan yang nggak gampang goyah, yang teguh dan kekal,buat mastiin siapa pun, tanpa mandang background apapun dapat apa yang menjadi haknya
Dunia mungkin makin canggih, tapi tanpa rasa adil yang mendarah daging, kita cuma robot yang kehilangan kemanusiaan. Jadi, Jangan cuma ngejar prestige, tapi kejar justice. Karena ketika konsisten menempatkan hak ke tiap orang, di situlah kita bener-bener jadi manusia yang punya soul.
Mari kita renungkan satu ayat dari Alquran:
QS An-Nahl :90
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi (bantuan) kepada kerabat (yang membutuhkan), dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu supaya kamu dapat mengambil Pelajaran
Jiwa ini harus dipaksa untuk berjalan lurus diatas kebenaran,karena kalau tidak dia (soul) akan memaksa kita cenderung kepada “dunia” yang melalaikan,memberi nasihat kebaikan adalah salah satu cara Tazkiyatun nufus (Pembersihan jiwa)
Keadilan bukan cuma soal menang-kalah, tapi soal ngejaga jiwa kita tetep bersih.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


