Author: Anggi Permana

Avatar photo

Hakim Pengadilan Negeri Labuha

Dalam beberapa tahun terakhir, publik semakin akrab dengan satu ungkapan sinis: no viral, no justice. Sebuah kalimat pendek yang mencerminkan rasa frustasi masyarakat terhadap penegakan hukum. Seolah-olah keadilan baru akan bergerak ketika sebuah kasus menjadi viral di media sosial. Fenomena ini tentu tidak lahir dari ruang kosong. Ia muncul dari pengalaman publik yang berulang kali melihat perkara baru ditangani secara serius setelah mendapat sorotan luas. Dalam kondisi seperti ini, media sosial seolah menjadi “pengadilan awal” sebelum perkara benar-benar masuk ke ruang sidang. Namun, jika kita jujur, keadaan ini sesungguhnya bukanlah sesuatu yang sehat bagi sistem hukum. Penegakan hukum yang bergantung…

Read More