Rapat Penyusunan dan Pembaharuan Kurikulum Silabus Pelatihan Yudisial Tahun 2026 resmi ditutup pada hari Rabu, 28 Januari 2026, setelah berlangsung intensif selama 3 (tiga) hari penuh di Grand Mercure Harmoni Jakarta. Kegiatan ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia peradilan melalui pembaruan kurikulum dan silabus (kursil) pelatihan yudisial yang relevan, komprehensif, dan berbasis kebutuhan praktik peradilan.
D.Y. Witanto, S.H., (Kapusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan BSDK MA RI) yang mewakili Kepala Badan Strategi dan Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA RI memimpin Acara Penutupan Rapat.
Diawali dengan laporan kegiatan oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusdiklat Teknis BSDK MA RI, I.G.L.N. Sidemen Putra, S.E., M.H., menyampaikan bahwa telah berhasil tersusun 8 (delapan) kursil pelatihan teknis yudisial dan pelatihan singkat dari 4 (empat) lingkungan peradilan. Kelompok Peradilan Umum merumuskan dan memperbarui kursil Pelatihan Sertifikasi Hukum Persaingan Usaha dan Pelatihan Sertifikasi Mediasi. Kelompok Peradilan Agama menyusun kursil baru Pelatihan Teknis Yudisial Gugatan Perlindungan Konsumen oleh OJK dalam Akad Syariah (Implementasi PERMA Nomor 4 Tahun 2025) dan Pelatihan Teknis Yudisial Niaga Syariah. Adapun kelompok Peradilan Militer telah menyusun kursil baru yaitu Pelatihan Singkat Prinsip dan Kerangka Hukum Penanganan dan Pengambilan Putusan Yudisial Tingkat Banding dan Pelatihan Teknis Yudisial Penyelesaian Permasalahan Teknis Administrasi Perkara di Peradilan Militer Bagi Panitera. Untuk Peradilan Tata Usaha Negara telah selesai menyusun kursil Pelatihan Teknis Yudisial Kewenangan Pengadilan Tinggi TUN sebagai pelatihan baru dan menyempurnakan kursil Pelatihan Singkat Eksekusi di Peradilan TUN.
Turut hadir dalam penutupan kegiatan peserta rapat yang berasal dari Hakim Yustisial dan Hakim Tinggi Yustisial empat lingkungan peradilan, pejabat struktural dan fungsional BSDK MA RI, serta akademisi dan praktisi hukum yang telah berkontribusi aktif sebagai narasumber selama pembahasan. Kehadiran seluruh pihak ini dinilai penting dalam memastikan kualitas, relevansi, dan keberlanjutan kurikulum pelatihan yang disusun.
Dalam sambutannya, Kapusdiklat Menpim BSDK MA RI, menyampaikan bahwa rapat ini sangat penting karena dinamika perubahan hukum sangat cepat. Perkembangan ini tentunya perlu diadaptasi dalam modul pembelajaran. Apresiasi diberikan atas kinerja yang sungguh-sungguh kepada seluruh peserta rapat dan narasumber dalam proses penyusunan kursil pelatihan. Pada akhirnya, Beliau berharap bahwa hasil penyusunan dan pembaruan kursil tersebut akan bermanfaat bagi masa depan generasi Mahkamah Agung.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


