Author: Ahmad Junaedi

Avatar photo

Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Selasa, 24 Februari 2026, di ruang kelas Badan Strategi dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung menjadi ruang dialektika yang hidup. Pendidikan dan Pelatihan Teknik Yudisial Implementasi KUHAP Baru bagi Hakim Peradilan Militer seluruh Indonesia menghadirkan narasumber akademisi dan praktisi hukum acara pidana, Dr. Febby Mutiara Nelson, S.H., M.H. dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, saya, Mayor Laut (H) Ahmad Junaedi, S.H., M.H., berkesempatan mendampingi beliau sebagai moderator dan pendamping narasumber dalam penyampaian materi bertajuk “Tahapan Pra Ajudikasi dan Pemeriksaan Pendahuluan dalam KUHAP 2025.” Materi ini menjadi fondasi penting, sebab kualitas putusan hakim sangat ditentukan oleh…

Read More

Pada hari Senin, 23 Februari 2026, diruang kelas Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI di Megamendung, Bogor, menjadi saksi berlangsungnya salah satu sesi penting dalam rangkaian Pelatihan Teknis Yudisial Implementasi KUHAP Baru bagi Hakim Tingkat Pertama Peradilan Militer Seluruh Indonesia. Dalam sesi klasikal tersebut, materi “Peran dan Kewenangan Hakim dalam KUHAP 2025” disampaikan secara komprehensif oleh Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H. (Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia). Saya, Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H., berkesempatan mendampingi beliau dalam penyampaian materi kepada 38 (tiga puluh delapan) hakim tingkat pertama peradilan militer…

Read More

Senin, 23 Februari 2026 pukul 09.00 Wib menjadi momentum penting dalam upaya penguatan kapasitas dan profesionalisme aparatur peradilan di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Bertempat di Auditorium Badan Srajak Diklamt Kumdil Mahkamah Agung Megemendung Bogor ditengah bulan suci Ramadhan dalam suasana khidmat dan penuh semangat pembaruan hukum, Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Dr. H Syamsul Arief, S.H., M.H. secara resmi membuka dua program strategis pendidikan dan pelatihan, yakni: Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam menyiapkan hakim yang adaptif, progresif, dan berintegritas dalam menghadapi dinamika perkembangan…

Read More

Peringatan Hari Ulang Tahun Peradilan Tata Usaha Negara yang digelar pada hari Kamis, 12 Februari 2026, setelah acara dibuka oleh Tuada TUN YM Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H., acara dilanjut dengan berbagai kegiatan olah raga yang berlangsung dengan penuh semarak, antusiasme, dan gemuruh kebersamaan. Sejak awal acara, suasana telah dipenuhi sorak sorai, tepuk tangan, serta semangat luar biasa dari seluruh peserta dan pendukung yang hadir. Momentum ini benar-benar menjadi perayaan yang menyatukan seluruh keluarga besar Peradilan Tata Usaha Negara dalam nuansa kebahagiaan dan solidaritas. Salah satu pertandingan yang paling menyita perhatian adalah Bola Voli Putri, yang berlangsung sengit dan…

Read More

Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prinsip fundamental dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Artikel kebijakan (policy brief) ini bertujuan untuk mengkaji peran bantuan hukum dan lembaga pendamping dalam implementasi SPPA, khususnya dalam penerapan diversi dan keadilan restoratif berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2014. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan praktik empiris, tulisan ini menegaskan pentingnya peran aktif hakim dalam mengupayakan diversi pada setiap tahapan pemeriksaan perkara anak. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan praktis bagi hakim dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan peradilan pidana anak yang…

Read More

Kompleks BSDK Mahkamah Agung di Megamendung, Bogor, kembali menjadi ruang konsolidasi gagasan dan penguatan kapasitas aparatur peradilan. Rabu (11/2/2026), Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Badilmiltun) menyelenggarakan Bimbingan Teknis dan Rapat Kelompok Kerja (Pokja) yang diikuti para pimpinan, hakim, dan panitera dari seluruh satuan kerja. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badilmiltun Mahkamah Agung RI, Yuwono Agung Nugroho, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembaruan kapasitas sumber daya manusia di tengah perubahan besar sistem hukum nasional.Bimtek di lingkungan Peradilan Militer difokuskan pada implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun…

Read More

Pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia di Badan Strajak Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI menyelenggarakan kegiatan berupa: Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Badilmiltun MARI, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., dan dihadiri oleh: Kehadiran para pimpinan, hakim, dan panitera dari seluruh satuan kerja mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan profesionalitas aparatur peradilan. Dalam sambutannya, Dirjen Badilmiltun MARI menegaskan:“Perubahan besar dalam sistem hukum nasional melalui lahirnya UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU No. 20 Tahun…

Read More

Penguatan kualitas peradilan tidak pernah lahir secara instan. Ia dibangun melalui proses panjang, terencana, dan berkelanjutan salah satunya melalui pembaruan kurikulum pelatihan yudisial. Penyusunan dan pembaharuan kurikulum pelatihan yudisial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan strategis Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan badan peradilan yang agung sebagaimana tertuang dalam visi dan arah pembangunan peradilan. Kurikulum pelatihan diposisikan sebagai instrumen fundamental dalam membentuk aparatur peradilan yang profesional, berintegritas, berkompetensi tinggi, serta adaptif terhadap perkembangan hukum dan dinamika kebutuhan masyarakat pencari keadilan. Dalam kerangka tersebut, Mahkamah Agung melalui Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (Strajak Diklat…

Read More

Penyusunan dan pembaruan Kurikulum Silabus Pelatihan Teknis Yudisial merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan Mahkamah Agung Republik Indonesia, melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan, dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia peradilan. Kurikulum tidak hanya dipahami sebagai perangkat pembelajaran formal, tetapi sebagai fondasi strategis dalam membangun kapasitas yudisial yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika hukum serta kebutuhan keadilan masyarakat. Proses penyusunan dan pembaruan kurikulum ini dilaksanakan dengan pendekatan yang komprehensif dan partisipatif, melibatkan para pemangku kepentingan yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang hukum dan peradilan. Pendekatan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kurikulum yang dihasilkan tidak bersifat normatif…

Read More

NARASI FILM 12 ANGRY MEN (1957) Film 12 Angry Men (1957) karya Sidney Lumet Film 12 Angry Men (1957) menyajikan sebuah studi mendalam mengenai dinamika pengambilan keputusan dalam sistem peradilan pidana, khususnya pada proses deliberasi juri. Meskipun film ini berlatar sistem hukum Anglo-Saxon yang mengandalkan jury trial, nilai etik dan refleksi yudisial yang dikandungnya bersifat universal dan relevan dengan konteks profesi hakim, penegak hukum, maupun akademisi hukum di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di sebuah ruang sidang pengadilan New York pada tahun 1957, nasib seorang remaja 18 tahun yang dituduh membunuh ayahnya sendiri ditentukan oleh 12 (dua belas) orang asing yang…

Read More