Registrar Tim Luxton, edited by Cecep Mustafa Pustrajak Kita sering tergoda mengukur keberhasilan mediasi dari satu hal yang paling kasat mata: apakah para pihak akhirnya menandatangani kesepakatan. Padahal, kalau mau jujur, inti keberhasilan mediasi tidak terletak pada selembar kertas perjanjian, melainkan pada perjalanan batin dan rasionalitas yang tumbuh di ruang-ruang perundingan itu sendiri. Mediasi yang baik justru sering melahirkan kesadaran baru — tentang posisi, risiko, dan realitas perkara — yang tidak akan pernah ditemukan dalam dinginnya ruang sidang.Banyak pihak datang ke meja mediasi seperti prajurit yang siap perang, bukan pencari solusi. Mereka membawa dendam, ego, dan keyakinan bahwa hakim nanti…
Read More