Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan

14 May 2026 • 07:40 WIB

LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai

13 May 2026 • 21:50 WIB

Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama

13 May 2026 • 20:00 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Tipisnya Hidup dan Kematian dalam Perjalanan dari Jabalpur ke Bhopal: “Ketika Tasbih Mengalahkan Klakson”
Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Tipisnya Hidup dan Kematian dalam Perjalanan dari Jabalpur ke Bhopal: “Ketika Tasbih Mengalahkan Klakson”

Ganjar Prima AnggaraGanjar Prima Anggara28 April 2026 • 12:40 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Perjalanan dari Jabalpur kembali menuju Bhopal ternyata bukan sekadar perjalanan pulang. Ia menjadi babak lanjutan dari pengalaman darat yang sulit dilupakan oleh delegasi Mahkamah Agung Republik Indonesia selama mengikuti kegiatan di India. Jika perjalanan dari Bhopal ke Jabalpur sebelumnya telah terasa seperti “roller coaster” darat, maka perjalanan kembali dari Jabalpur ke Bhopal memberikan sensasi yang tidak kalah mendebarkan sebagaimana catatan sebelumnya dalam  tulisan kontributor BSDK dengan judul Catatan Perjalanan: Dari Bhopal ke Jabalpur, “Roller Coaster” Darat Menuju Madhya Pradesh High Court Suara BSDK Berita sebuah perjalanan yang membuat setiap orang semakin sering bertasbih, bertahmid, dan beristigfar dalam hati.

Sejak meninggalkan Jabalpur, rombongan kembali dihadapkan pada wajah jalan raya India yang penuh kejutan. Jalan yang tidak rata, kendaraan yang melaju cepat, klakson yang tidak henti-henti berbunyi, serta lalu lintas yang tampak bergerak dengan logikanya sendiri membuat perjalanan ini terasa seperti latihan panjang tentang kesabaran, keberanian, dan kepasrahan. Di beberapa titik, badan kendaraan berguncang keras ketika melewati permukaan jalan yang bergelombang. Kadang laju kendaraan tiba-tiba melambat, lalu kembali melesat, seolah-olah jalan raya adalah panggung besar tempat semua kendaraan berlomba menunjukkan keberanian.

Pemandangan yang paling membuat dada berdebar adalah ketika sepeda motor terlihat masuk ke jalur tol tanpa pengendara yang menggunakan helm. Situasi itu menjadi semakin dramatis ketika beberapa pengendara motor tampak melawan arah, bahkan ada yang membawa penumpang hingga empat orang. Bagi delegasi yang terbiasa dengan aturan lalu lintas di Indonesia, pemandangan tersebut jelas menimbulkan rasa waswas. Setiap kali kendaraan berpapasan terlalu dekat, setiap kali motor muncul dari arah yang tidak terduga, dan setiap kali mobil lain menyusul dengan manuver tajam, kalimat-kalimat zikir terasa menjadi refleks batin yang paling jujur.

Tidak hanya motor, kendaraan roda empat pun tidak kalah mengejutkan. Beberapa mobil melaju dengan gaya ugal-ugalan, menyusul dari sisi yang sulit diperkirakan, berpindah jalur dengan cepat, dan seolah-olah menjadikan klakson sebagai bahasa utama di jalan. Di India, klakson tampak bukan sekadar alat peringatan, melainkan bagian dari komunikasi sosial di jalan raya. Ia berbunyi hampir tanpa jeda: saat menyusul, saat memberi tanda, saat meminta ruang, bahkan mungkin saat sekadar memastikan bahwa kendaraan lain sadar akan keberadaannya.

Di tengah suasana itu, rombongan juga melihat salah satu karakter khas jalan raya di India: tidak adanya pembatas yang benar-benar tegas antara kawasan permukiman, kampung, dan jalan besar. Kondisi tersebut memungkinkan berbagai aktivitas masyarakat berada sangat dekat dengan arus kendaraan cepat. Bahkan, hewan seperti sapi dapat terlihat berjalan atau berada di sekitar jalan raya. Bagi masyarakat India, sapi memiliki kedudukan sosial dan kultural yang khas. Namun bagi delegasi yang sedang berada di dalam kendaraan dengan kecepatan tinggi, kehadiran sapi di sekitar jalan tol atau jalan besar tentu menambah daftar alasan untuk terus menyebut nama Allah.

Baca Juga  Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

Maka, perjalanan itu berubah menjadi ruang kontemplasi. Di satu sisi, mata melihat realitas lalu lintas yang penuh risiko. Di sisi lain, hati justru belajar membaca tanda-tanda kehidupan. Betapa tipis jarak antara aman dan bahaya. Betapa kecil manusia ketika berada di tengah jalan panjang, kendaraan cepat, cuaca panas, dan keadaan yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan. Pada saat seperti itu, manusia kembali menyadari bahwa keselamatan bukan hanya hasil dari keterampilan pengemudi atau kekuatan kendaraan, melainkan juga bagian dari rahmat Tuhan yang senantiasa menjaga hamba-Nya.

Sepanjang perjalanan, kalimat tasbih, tahmid, dan istigfar seperti menjadi teman paling setia. “Subhanallah” terucap ketika menyaksikan pemandangan yang mencengangkan. “Alhamdulillah” hadir setiap kali rombongan berhasil melewati titik-titik rawan dengan selamat. “Astaghfirullah” muncul ketika rasa takut menyelinap di antara guncangan kendaraan dan suara klakson yang tidak pernah benar-benar berhenti. Dalam perjalanan itu, zikir bukan lagi sekadar bacaan, melainkan respons spontan dari jiwa yang sedang menyaksikan rapuhnya kehidupan.

Namun, di balik seluruh ketegangan itu, perjalanan dari Jabalpur ke Bhopal tetap menyimpan makna yang indah. Para delegasi justru merasa bersyukur karena diberikan kesempatan melihat langsung berbagai kondisi kehidupan di belahan dunia lain. Perjalanan ini membuka mata bahwa setiap negara memiliki realitas sosial, budaya, infrastruktur, dan kebiasaan publik yang berbeda. Apa yang bagi satu bangsa tampak biasa, bagi bangsa lain dapat terasa sangat mengejutkan. Dari sanalah pembelajaran muncul: bahwa perjalanan dinas bukan hanya tentang agenda resmi, ruang sidang, kunjungan kelembagaan, atau pertukaran pengetahuan hukum, tetapi juga tentang membaca kehidupan manusia secara lebih luas.

Kesempatan melihat India dari dekat menjadi pengalaman yang sangat berharga. India bukan hanya hadir melalui gedung pengadilan, akademi yudisial, protokol resmi, atau sambutan hangat para pejabatnya. India juga hadir melalui jalan rayanya yang ramai, suara klaksonnya yang khas, masyarakatnya yang bergerak cepat, dan pemandangan sehari-hari yang tidak selalu mudah dipahami dari kejauhan. Dari semua itu, delegasi belajar bahwa dunia terlalu luas untuk dinilai hanya dari satu sudut pandang.

Baca Juga  Hakim Agung Syamsul Ma'arif Melepas Delegasi Hakim Indonesia ke India

Pengalaman ini mengingatkan pada firman Allah dalam Surah Al-Mulk ayat 15: “Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu kembali setelah dibangkitkan.” Ayat ini memberikan pesan mendalam bahwa perjalanan di muka bumi bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan sarana untuk mengenal kebesaran Allah, mengambil pelajaran dari ciptaan-Nya, dan menyadari bahwa seluruh gerak manusia pada akhirnya kembali kepada-Nya.

Dengan demikian, perjalanan Jabalpur–Bhopal bukan hanya kisah tentang jalan yang tidak rata, motor tanpa helm, kendaraan yang melawan arah, mobil yang ugal-ugalan, klakson yang terus berbunyi, atau sapi yang mungkin saja berjalan di tengah jalur cepat. Lebih dari itu, perjalanan ini adalah catatan kecil tentang bagaimana manusia belajar merendah di hadapan Tuhan. Dalam guncangan kendaraan, dalam ketidakpastian jalan, dan dalam rasa takut yang sesekali muncul, para delegasi justru menemukan ruang untuk memperbanyak syukur.

Akhirnya, ketika rombongan kembali tiba dengan selamat di National Judicial Academy, Bhopal, rasa lega itu sulit digambarkan dengan kata-kata. Bukan sekadar lega karena perjalanan panjang telah selesai, melainkan karena Allah masih memberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan. Perjalanan itu mungkin melelahkan, menegangkan, bahkan sesekali membuat jantung bekerja lebih cepat dari biasanya. Akan tetapi, ia juga menjadi pengalaman yang menarik, berharga, dan sulit dilupakan.

Di ujung perjalanan, hanya satu kalimat yang paling pantas diucapkan: alhamdulillah. Bersyukur telah diberi kesempatan datang ke India. Bersyukur dapat melihat langsung berbagai kondisi di dunia. Bersyukur dapat mengambil pelajaran dari setiap peristiwa. Dan yang paling utama, bersyukur karena seluruh delegasi dapat kembali dengan selamat ke National Judicial Academy, Bhopal, untuk terus melanjutkan ikhtiar belajar, bekerja, dan mengagungkan nama-Nya melalui setiap perjalanan ilmu dan pengabdian.

Ganjar Prima Anggara
Kontributor
Ganjar Prima Anggara
Hakim Yustisial, Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Catatan Perjalanan Hikmah Perjalanan India Experience Judicial Training Refleksi Perjalanan
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

Belajar Hukum di Negeri Bollywood: Catatan Unik Delegasi Hakim Indonesia dari Bhopal hingga Jabalpur

2 May 2026 • 06:58 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan

By Rizal Arif Fitria14 May 2026 • 07:40 WIB0

Hari ini, Rabu, 13 Mei 2026, melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) tentang peningkatan kesadaran dan…

LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai

13 May 2026 • 21:50 WIB

Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama

13 May 2026 • 20:00 WIB

Deliberasi Berbasis Substansi Pada Pengumpulan Data-Masukan Perubahan PP Tentang PNBP Mahkamah Agung RI

13 May 2026 • 19:04 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Mengadili Orang Lain, Menjaga Diri Sendiri: Catatan Mental dari Ruang Peradilan
  • LBH APIK Bali Ungkap Problem Besar Pascaperceraian: Putusan Ada, Keadilan Tak Sampai
  • Bukti Digital, Konsumen Syariah, dan Hakim Pengadilan Agama
  • Deliberasi Berbasis Substansi Pada Pengumpulan Data-Masukan Perubahan PP Tentang PNBP Mahkamah Agung RI
  • Bali dan Paradoks Perceraian: Banjar Mengikat, Mantan Suami WNA Menghilang, Perempuan Tetap Menanggung Hidup Pasca Perceraian

Recent Comments

  1. semaglutide dosage for weight loss in ml on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  2. dapoxetine vs cialis on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  3. dapoxetine in kuwait on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  4. mesalamine otc alternatives on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  5. revatio coupon on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.